<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PSM: Sikap Diego Patut Ditiru</title><description>Keputusan Diego Michiels mundur dari klub kontestan Indonesian Super League (ISL) Pelita Jaya, mendapat pujian. </description><link>https://bola.okezone.com/read/2012/01/03/51/551134/psm-sikap-diego-patut-ditiru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2012/01/03/51/551134/psm-sikap-diego-patut-ditiru"/><item><title>PSM: Sikap Diego Patut Ditiru</title><link>https://bola.okezone.com/read/2012/01/03/51/551134/psm-sikap-diego-patut-ditiru</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2012/01/03/51/551134/psm-sikap-diego-patut-ditiru</guid><pubDate>Selasa 03 Januari 2012 18:49 WIB</pubDate><dc:creator>Muh Syahrullah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/03/51/551134/TMCDreLFsY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Diego Michiels(foto:Heru Haryono/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/03/51/551134/TMCDreLFsY.jpg</image><title>Diego Michiels(foto:Heru Haryono/okezone)</title></images><description>MAKASSAR &amp;ndash; Keputusan Diego Michiels mundur dari klub kontestan Indonesian Super League (ISL) Pelita Jaya, mendapat pujian. Sikap pemain naturalisasi dari Belanda tersebut dinilai patut dicontoh pemain-pemain lain yang kini masih membela klub-klub di kompetisi ilegal.
&amp;nbsp;
General Manager (GM) Klub PSM Makassar Husain Abdullah mengatakan hendaknya keputusan Diego jadi pelajaran bagi pemain lain serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kompetisi ISL di mana langkah mereka telah menyesatkan pengurus klub, terutama pemain dan suporter klub.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Karena itu, mereka harus legowo mengembalikan sepakbola nasional ke jalan yang benar. Jangan menyendera klub dan pemainnya dengan berbagai iming-iming dan dalih yang menyesatkan sehingga mereka tidak berdaya meski tahu tindakan mereka itu tidak benar,&amp;rdquo; tambahnya.
&amp;nbsp;
Menurutnya, Diego telah memberi contoh bahwa dirinya lebih memikirkan masa depan sepakbolanya ketimbang terus berada dalam sebuah kompetisi yang tidak punya dasar hukum karena tidak akan pernah diakui oleh FIFA dan AFC.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Diego sadar bahwa Pelita Jaya berlaga di kompetisi yang tidak diakui oleh federasinya sehingga tidak dibolehkan masuk bursa transfer dan juga tidak diperkenankan bermain di tim nasional Indonesia,&amp;rdquo; ungkapnya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Jadi, sikap Diego itu hendaknya diikuti oleh pemain-pemain lain yang kini masih berlaga di ISL dan hendaknya PSSI serta klub-klub IPL bisa menerima kehadiran atau menampung pemain-pemain yang kini menjadi korban kompetisi ISL, terutama pemain muda di Persisam dan Mitra Kukar,&amp;rdquo; harapnya.
&amp;nbsp;
Kompetisi Indonesian Premier League (IPL) yang kini digulirkan secara resmi oleh PSSI juga mendapat pengakuan dari FIFA dan AFC. Pengakuan tersebut dikarenakan sesuai hasil asistensi dari AFC di mana semua tim yang berlaga telah melalui proses verfikasi langsung dengan berlandaskan lima aspek yakni legal, finansial, infrastuktur, sporting dan administrasi.
&amp;nbsp;
Husain juga menyarankan kepada PSSI agar memberikan dana beasiswa kepada para pemain Timnas senior seperti Bambang Pamungkas, Firman Utina dan Ponaryo Astaman untuk disekolahkan sebagai pelatih di Italia, Spanyol atau Inggris.</description><content:encoded>MAKASSAR &amp;ndash; Keputusan Diego Michiels mundur dari klub kontestan Indonesian Super League (ISL) Pelita Jaya, mendapat pujian. Sikap pemain naturalisasi dari Belanda tersebut dinilai patut dicontoh pemain-pemain lain yang kini masih membela klub-klub di kompetisi ilegal.
&amp;nbsp;
General Manager (GM) Klub PSM Makassar Husain Abdullah mengatakan hendaknya keputusan Diego jadi pelajaran bagi pemain lain serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kompetisi ISL di mana langkah mereka telah menyesatkan pengurus klub, terutama pemain dan suporter klub.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Karena itu, mereka harus legowo mengembalikan sepakbola nasional ke jalan yang benar. Jangan menyendera klub dan pemainnya dengan berbagai iming-iming dan dalih yang menyesatkan sehingga mereka tidak berdaya meski tahu tindakan mereka itu tidak benar,&amp;rdquo; tambahnya.
&amp;nbsp;
Menurutnya, Diego telah memberi contoh bahwa dirinya lebih memikirkan masa depan sepakbolanya ketimbang terus berada dalam sebuah kompetisi yang tidak punya dasar hukum karena tidak akan pernah diakui oleh FIFA dan AFC.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Diego sadar bahwa Pelita Jaya berlaga di kompetisi yang tidak diakui oleh federasinya sehingga tidak dibolehkan masuk bursa transfer dan juga tidak diperkenankan bermain di tim nasional Indonesia,&amp;rdquo; ungkapnya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Jadi, sikap Diego itu hendaknya diikuti oleh pemain-pemain lain yang kini masih berlaga di ISL dan hendaknya PSSI serta klub-klub IPL bisa menerima kehadiran atau menampung pemain-pemain yang kini menjadi korban kompetisi ISL, terutama pemain muda di Persisam dan Mitra Kukar,&amp;rdquo; harapnya.
&amp;nbsp;
Kompetisi Indonesian Premier League (IPL) yang kini digulirkan secara resmi oleh PSSI juga mendapat pengakuan dari FIFA dan AFC. Pengakuan tersebut dikarenakan sesuai hasil asistensi dari AFC di mana semua tim yang berlaga telah melalui proses verfikasi langsung dengan berlandaskan lima aspek yakni legal, finansial, infrastuktur, sporting dan administrasi.
&amp;nbsp;
Husain juga menyarankan kepada PSSI agar memberikan dana beasiswa kepada para pemain Timnas senior seperti Bambang Pamungkas, Firman Utina dan Ponaryo Astaman untuk disekolahkan sebagai pelatih di Italia, Spanyol atau Inggris.</content:encoded></item></channel></rss>
