<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Chamakh Bersedia Kembali ke Bordeaux</title><description>Terbenam di balik kebesaran Robin van Persie membuat karier Marouane Chamakh di Arsenal terancam berakhir prematur. Striker asal Maroko berusia 27 tahun itu pun ancang-ancang untuk kembali ke bekas klubnya, Bordeaux.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2011/12/25/45/546995/chamakh-bersedia-kembali-ke-bordeaux</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2011/12/25/45/546995/chamakh-bersedia-kembali-ke-bordeaux"/><item><title>Chamakh Bersedia Kembali ke Bordeaux</title><link>https://bola.okezone.com/read/2011/12/25/45/546995/chamakh-bersedia-kembali-ke-bordeaux</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2011/12/25/45/546995/chamakh-bersedia-kembali-ke-bordeaux</guid><pubDate>Minggu 25 Desember 2011 14:49 WIB</pubDate><dc:creator>Auzan Julikar Sutedjo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/25/45/546995/jUc5rDlNBp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Marouane Chamakh gerah jarang dimainkan Arsenal/Reuters</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/25/45/546995/jUc5rDlNBp.jpg</image><title>Marouane Chamakh gerah jarang dimainkan Arsenal/Reuters</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Terbenam di balik kebesaran Robin van Persie membuat karier Marouane Chamakh di Arsenal terancam berakhir prematur. Striker asal Maroko berusia 27 tahun itu pun ancang-ancang untuk kembali ke bekas klubnya, Bordeaux.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya akan menimbang situasi dan kondisinya. Jika saya pergi dari sini, saya akan pertimbangkan kemungkinan tersebut. Seperti selalu saya bilang, jika saya kembali ke Prancis, maka itu akan bersama Bordeaux,&amp;rdquo; kata Chamakh seperti dikutip dari Soccerway, Minggu (25/12/2011).
&amp;nbsp;
Chamakh pindah dari Bordeaux ke Arsenal pada musim panas 2010 lalu dengan bebas transfer alias gratis. Keberhasilannya mencetak 13 gol yang membawa Les Girondins juara Ligue 1 musim 2008-09 membuat Arsene Wenger kepincut memboyongnya ke Stadion Emirates. Di musim pertamanya, Chamakh sukses mencetak 11 gol dan delapan assist.
&amp;nbsp;
Namun, hanya dimainkan sebanyak enam kali dari 17 laga Arsenal di Premier League musim ini membuat pria setinggi 188 cm kelahiran Tonneins, Prancis tersebut tak bahagia.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya punya ide untuk menghabiskan musim ini bersama Arsenal. Tetapi ketika Mei atau Juni, saya akan lihat segala sesuatunya secara berbeda. Saya tak bisa terus- menerus berada dalam kondisi ini,&amp;rdquo; aku Chamakh.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya 27 tahun, saya seorang kompetitor, saya ingin bermain. Saya akan membuat keputusan di musim semi,&amp;rdquo; tutupnya.</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Terbenam di balik kebesaran Robin van Persie membuat karier Marouane Chamakh di Arsenal terancam berakhir prematur. Striker asal Maroko berusia 27 tahun itu pun ancang-ancang untuk kembali ke bekas klubnya, Bordeaux.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya akan menimbang situasi dan kondisinya. Jika saya pergi dari sini, saya akan pertimbangkan kemungkinan tersebut. Seperti selalu saya bilang, jika saya kembali ke Prancis, maka itu akan bersama Bordeaux,&amp;rdquo; kata Chamakh seperti dikutip dari Soccerway, Minggu (25/12/2011).
&amp;nbsp;
Chamakh pindah dari Bordeaux ke Arsenal pada musim panas 2010 lalu dengan bebas transfer alias gratis. Keberhasilannya mencetak 13 gol yang membawa Les Girondins juara Ligue 1 musim 2008-09 membuat Arsene Wenger kepincut memboyongnya ke Stadion Emirates. Di musim pertamanya, Chamakh sukses mencetak 11 gol dan delapan assist.
&amp;nbsp;
Namun, hanya dimainkan sebanyak enam kali dari 17 laga Arsenal di Premier League musim ini membuat pria setinggi 188 cm kelahiran Tonneins, Prancis tersebut tak bahagia.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya punya ide untuk menghabiskan musim ini bersama Arsenal. Tetapi ketika Mei atau Juni, saya akan lihat segala sesuatunya secara berbeda. Saya tak bisa terus- menerus berada dalam kondisi ini,&amp;rdquo; aku Chamakh.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya 27 tahun, saya seorang kompetitor, saya ingin bermain. Saya akan membuat keputusan di musim semi,&amp;rdquo; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
