<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>El Nino Tuntut Respek dari Chelsea</title><description>Status pemenang Piala Dunia dan Eropa, ternyata tak berarti apa-apa bagi Fernando Torres di klubnya. Gagal menampilkan performa yang sebanding dengan harganya, Torres menjelma menjadi &amp;lsquo;kuncen&amp;rsquo; bangku cadangan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2011/12/22/45/546031/el-nino-tuntut-respek-dari-chelsea</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2011/12/22/45/546031/el-nino-tuntut-respek-dari-chelsea"/><item><title>El Nino Tuntut Respek dari Chelsea</title><link>https://bola.okezone.com/read/2011/12/22/45/546031/el-nino-tuntut-respek-dari-chelsea</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2011/12/22/45/546031/el-nino-tuntut-respek-dari-chelsea</guid><pubDate>Kamis 22 Desember 2011 19:07 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/22/45/546031/7lGowfDXlo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Fernando Jose Torres Sanz di bangku cadangan/ Reuters</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/22/45/546031/7lGowfDXlo.jpg</image><title>Foto: Fernando Jose Torres Sanz di bangku cadangan/ Reuters</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Status pemenang Piala Dunia dan Eropa, ternyata tak berarti apa-apa bagi Fernando Torres di klubnya. Gagal menampilkan performa yang sebanding dengan harganya, Torres menjelma menjadi &amp;lsquo;kuncen&amp;rsquo; bangku cadangan.
&amp;nbsp;
Torres tidak lagi menjadi pilihan utama pelatih Andre Villas-Boas (AVB) di lini depan The Blues. AVB lebih senang memainkan bomber muda, Daniel Sturridge, sang veteran Didier Drogba, atau minimal Salomon Kalou.
&amp;nbsp;
Alhasil, El Ni&amp;ntilde;o tak menjadi pilihan pertama&amp;hellip;atau kedua. Tentu dengan status banderol 50 juta poundsterling dan juga status sebagai salah satu pemain dari tim jawara dunia dan Eropa, Torres merasa tak ada respek terhadapnya.
&amp;nbsp;
Memang diakuinya, selama ini dirinya bermain buruk dalam keterpurukan. Tapi Torres butuh kesempatan untuk bisa comeback. Kini, Torres menuntut respek dari klub dan pelatih, karena merasa dianggap bukan siapa-siapa lagi di dalam skuad.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Performa saya memang tidak bagus selama ini, tapi saya juara dunia dan Eropa. Saya pantas mendapat respek lebih,&amp;rdquo; gumam Torres, sebagaimana dikutip Tribalfootball, Kamis (24/12/2011).
&amp;nbsp;
Kendati merasa berat, untuk terus menghuni bench, tapi bukan berarti Torres enggan mendukung perjuangan rekan-rekan lainnya di tengah lapangan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sulit, berat rasanya hanya duduk di bangku cadangan, tapi saya menghormati semua pemain yang terpilih untuk bermain. Saya akan selalu memberi dukungan sambil  berharap bisa kembali ke lapangan,&amp;rdquo; tutupnya.</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Status pemenang Piala Dunia dan Eropa, ternyata tak berarti apa-apa bagi Fernando Torres di klubnya. Gagal menampilkan performa yang sebanding dengan harganya, Torres menjelma menjadi &amp;lsquo;kuncen&amp;rsquo; bangku cadangan.
&amp;nbsp;
Torres tidak lagi menjadi pilihan utama pelatih Andre Villas-Boas (AVB) di lini depan The Blues. AVB lebih senang memainkan bomber muda, Daniel Sturridge, sang veteran Didier Drogba, atau minimal Salomon Kalou.
&amp;nbsp;
Alhasil, El Ni&amp;ntilde;o tak menjadi pilihan pertama&amp;hellip;atau kedua. Tentu dengan status banderol 50 juta poundsterling dan juga status sebagai salah satu pemain dari tim jawara dunia dan Eropa, Torres merasa tak ada respek terhadapnya.
&amp;nbsp;
Memang diakuinya, selama ini dirinya bermain buruk dalam keterpurukan. Tapi Torres butuh kesempatan untuk bisa comeback. Kini, Torres menuntut respek dari klub dan pelatih, karena merasa dianggap bukan siapa-siapa lagi di dalam skuad.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Performa saya memang tidak bagus selama ini, tapi saya juara dunia dan Eropa. Saya pantas mendapat respek lebih,&amp;rdquo; gumam Torres, sebagaimana dikutip Tribalfootball, Kamis (24/12/2011).
&amp;nbsp;
Kendati merasa berat, untuk terus menghuni bench, tapi bukan berarti Torres enggan mendukung perjuangan rekan-rekan lainnya di tengah lapangan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sulit, berat rasanya hanya duduk di bangku cadangan, tapi saya menghormati semua pemain yang terpilih untuk bermain. Saya akan selalu memberi dukungan sambil  berharap bisa kembali ke lapangan,&amp;rdquo; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
