<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Widjajanto: IPL Perubahan Sepakbola Indonesia</title><description>CEO PT.Liga Prima Indonesia Sportindo, Widjajanto, mengatakan bahwa  kompetisi Indonesia Premier League (IPL) dibuat untuk sebuah perubahan  sepakbola di Indonesia.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2011/12/09/49/540445/widjajanto-ipl-perubahan-sepakbola-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2011/12/09/49/540445/widjajanto-ipl-perubahan-sepakbola-indonesia"/><item><title>Widjajanto: IPL Perubahan Sepakbola Indonesia</title><link>https://bola.okezone.com/read/2011/12/09/49/540445/widjajanto-ipl-perubahan-sepakbola-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2011/12/09/49/540445/widjajanto-ipl-perubahan-sepakbola-indonesia</guid><pubDate>Jum'at 09 Desember 2011 20:40 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Indra Nugraha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/09/49/540445/wJLC29l7NZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Logo IPL (foto:Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/09/49/540445/wJLC29l7NZ.jpg</image><title>Logo IPL (foto:Ist)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; CEO PT.Liga Prima Indonesia Sportindo, Widjajanto, mengatakan bahwa kompetisi Indonesia Premier League (IPL) dibuat untuk sebuah perubahan sepakbola di Indonesia.&amp;ldquo;IPL itu dibuat untuk sebuah perubahan sepakbola di Indonesia. Kita juga lebih mementingkan kualitas pertandingan kompetisi ini. Dan kita mengajarkan para klub untuk mandiri dan tidak mengandalkan kembali APBD,&amp;rdquo; jelasnya, saat berkujung ke MNC Plaza, Jumat (9/12/2011).Ia pun membantah pendapat beberapa pihak jika kompetisi IPL tidak berkualitas dan kalah bersaing dengan kompetisi Indonesia Super League (ISL).&amp;ldquo;Kita (IPL) baru enam bulan berjalan. Jadi jangan terlalu cepat membeli penilaian,&amp;rdquo; jelasnya.Widjajanto pun menilai jika kompetisi IPL ini diharapkan akan lebih &amp;lsquo;bersih&amp;rsquo; dibandingkan dengan kompetisi lainnya.&amp;ldquo;Memang kita tahu mereka (wasit) seperti apa, tapi kita yakin mereka akan bekerja secara adil. Bahkan, para klub meminta kita untuk memakai wasit-wasit asing dalam kompetisi ini, tapi mereka tidak ingin wasit dari Asia melainkan wasit-wasit Eropa,&amp;rdquo; ujarnya.Ia sangat menyayangkan dengan pemain-pemain yang tidak bisa membela timnas Indonesia karena bergabung dengan klub yang bermain di kompetisi ilegal.&amp;ldquo;Sebenarnya mereka adalah korban dari &amp;lsquo;rumah&amp;rsquo; (klub) mereka. Tapi, masih bisa untuk pindah ke klub yang bermain di liga yang legal. Meskipun mereka telah memiliki kontrak dengan klub sebelumnya, karena perjanjian mereka tidak diakui oleh FIFA,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; CEO PT.Liga Prima Indonesia Sportindo, Widjajanto, mengatakan bahwa kompetisi Indonesia Premier League (IPL) dibuat untuk sebuah perubahan sepakbola di Indonesia.&amp;ldquo;IPL itu dibuat untuk sebuah perubahan sepakbola di Indonesia. Kita juga lebih mementingkan kualitas pertandingan kompetisi ini. Dan kita mengajarkan para klub untuk mandiri dan tidak mengandalkan kembali APBD,&amp;rdquo; jelasnya, saat berkujung ke MNC Plaza, Jumat (9/12/2011).Ia pun membantah pendapat beberapa pihak jika kompetisi IPL tidak berkualitas dan kalah bersaing dengan kompetisi Indonesia Super League (ISL).&amp;ldquo;Kita (IPL) baru enam bulan berjalan. Jadi jangan terlalu cepat membeli penilaian,&amp;rdquo; jelasnya.Widjajanto pun menilai jika kompetisi IPL ini diharapkan akan lebih &amp;lsquo;bersih&amp;rsquo; dibandingkan dengan kompetisi lainnya.&amp;ldquo;Memang kita tahu mereka (wasit) seperti apa, tapi kita yakin mereka akan bekerja secara adil. Bahkan, para klub meminta kita untuk memakai wasit-wasit asing dalam kompetisi ini, tapi mereka tidak ingin wasit dari Asia melainkan wasit-wasit Eropa,&amp;rdquo; ujarnya.Ia sangat menyayangkan dengan pemain-pemain yang tidak bisa membela timnas Indonesia karena bergabung dengan klub yang bermain di kompetisi ilegal.&amp;ldquo;Sebenarnya mereka adalah korban dari &amp;lsquo;rumah&amp;rsquo; (klub) mereka. Tapi, masih bisa untuk pindah ke klub yang bermain di liga yang legal. Meskipun mereka telah memiliki kontrak dengan klub sebelumnya, karena perjanjian mereka tidak diakui oleh FIFA,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
