<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>FFA: Qatar Bisa Gagal Jadi Tuan Rumah 2022</title><description>Presiden Federasi Sepakbola Autralia (FFA), Frank Lowy mengatakan,  negara Qatar bisa saja gagal menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 nanti.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2011/12/01/51/536599/ffa-qatar-bisa-gagal-jadi-tuan-rumah-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2011/12/01/51/536599/ffa-qatar-bisa-gagal-jadi-tuan-rumah-2022"/><item><title>FFA: Qatar Bisa Gagal Jadi Tuan Rumah 2022</title><link>https://bola.okezone.com/read/2011/12/01/51/536599/ffa-qatar-bisa-gagal-jadi-tuan-rumah-2022</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2011/12/01/51/536599/ffa-qatar-bisa-gagal-jadi-tuan-rumah-2022</guid><pubDate>Kamis 01 Desember 2011 12:18 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Indra Nugraha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/01/51/536599/z0MW1rR6LI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Logo World Cup 2022 Qatar (ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/01/51/536599/z0MW1rR6LI.jpg</image><title>Logo World Cup 2022 Qatar (ist)</title></images><description>SYDNEY &amp;ndash; Presiden Federasi Sepakbola Autralia (FFA), Frank Lowy mengatakan, negara Qatar bisa saja gagal menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 nanti.Seperti diketahui Qatar berhasil mendapatkan hak menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022, mengalahkan negara lainnya seperti Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan dan Australia pada Desember tahun lalu. &amp;ldquo;Saya tak tahu apakaH anda ingat ketika saya kembali dari hari penentuan tersebut, dan saya mengatakan &amp;lsquo;ini bukanlah kata terakhir mengenai penunjukkan (tuan rumah) Piala Dunia,&amp;rdquo; jelasnya seperti yang dikutip AFP, Kamis (1/11/2011).&amp;ldquo;Oleh karena itu bukanlah kata terakhir, dan kata terakhir masih belum terdengar hingga sekarang, &amp;ldquo; tambahnya.Memang&amp;nbsp; proses penunjukkan Qatar untuk menjadi penyelenggara Piala Dunia 2022 tersebut, telah mendapatkan kritik secara global, karena diduga telah terjadi praktek korupsi dan penyuapan terhadap FIFA.&amp;ldquo;Jangan meminta saya untuk memperinci semuanya. Tapi, media di seluruh dunia sudah membicarakan hal tersebut, khususnya penunjukkan tuan rumah di 2022, keadaan komite eksekutif FIFA &amp;ndash; semua hal terkait,&amp;rdquo; ujarnya.&amp;ldquo;Yang jelas ini belum berkakhir, dan saya tidak tahu dengan pasti di mana itu akan memantul. Satu-satunya hal yang sathu adalah keputusan ini belum berkahir,&amp;rdquo; tandas Lowy.</description><content:encoded>SYDNEY &amp;ndash; Presiden Federasi Sepakbola Autralia (FFA), Frank Lowy mengatakan, negara Qatar bisa saja gagal menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 nanti.Seperti diketahui Qatar berhasil mendapatkan hak menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022, mengalahkan negara lainnya seperti Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan dan Australia pada Desember tahun lalu. &amp;ldquo;Saya tak tahu apakaH anda ingat ketika saya kembali dari hari penentuan tersebut, dan saya mengatakan &amp;lsquo;ini bukanlah kata terakhir mengenai penunjukkan (tuan rumah) Piala Dunia,&amp;rdquo; jelasnya seperti yang dikutip AFP, Kamis (1/11/2011).&amp;ldquo;Oleh karena itu bukanlah kata terakhir, dan kata terakhir masih belum terdengar hingga sekarang, &amp;ldquo; tambahnya.Memang&amp;nbsp; proses penunjukkan Qatar untuk menjadi penyelenggara Piala Dunia 2022 tersebut, telah mendapatkan kritik secara global, karena diduga telah terjadi praktek korupsi dan penyuapan terhadap FIFA.&amp;ldquo;Jangan meminta saya untuk memperinci semuanya. Tapi, media di seluruh dunia sudah membicarakan hal tersebut, khususnya penunjukkan tuan rumah di 2022, keadaan komite eksekutif FIFA &amp;ndash; semua hal terkait,&amp;rdquo; ujarnya.&amp;ldquo;Yang jelas ini belum berkakhir, dan saya tidak tahu dengan pasti di mana itu akan memantul. Satu-satunya hal yang sathu adalah keputusan ini belum berkahir,&amp;rdquo; tandas Lowy.</content:encoded></item></channel></rss>
