<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lille Terlalu Hormati Inter</title><description>Arsitek Lille Rudi Garcia tak bisa menahan kekecewaannya setelah takluk 0-1 dari Inter Milan. Garcia mengaku Lille seharusnya layak mendapatkan poin.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2011/10/19/261/517442/lille-terlalu-hormati-inter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2011/10/19/261/517442/lille-terlalu-hormati-inter"/><item><title>Lille Terlalu Hormati Inter</title><link>https://bola.okezone.com/read/2011/10/19/261/517442/lille-terlalu-hormati-inter</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2011/10/19/261/517442/lille-terlalu-hormati-inter</guid><pubDate>Rabu 19 Oktober 2011 13:34 WIB</pubDate><dc:creator>Dewi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/10/19/261/517442/q8OgsClM2b.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Rudi Garcia/Getty Images</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/10/19/261/517442/q8OgsClM2b.jpg</image><title>Foto: Rudi Garcia/Getty Images</title></images><description>LILLE &amp;ndash; Arsitek Lille Rudi Garcia tak bisa menahan kekecewaannya setelah takluk 0-1 dari Inter Milan. Garcia mengaku Lille seharusnya layak mendapatkan poin.
&amp;nbsp;
Gol tunggal Giampaolo Pazzini ke gawang Lille membawa Inter meraih poin tiga dan menjaga peluang lolos ke fase knock-out karena kini berada di urutan teratas klasemen Grup B.
&amp;nbsp;
Garcia mengungkapkan kekecewannya dengan permainan tim di babak pertama, meski di paruh kedua Lille tampil lebih baik. &amp;ldquo;Kami terlalu respek di babak pertama dan Inter berhasil membongkar pertahanan,&amp;rdquo; kata Garcia selepas laga.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sayangnya, tim saya tidak mendapatkan hasil dari kerja keras mereka di babak kedua karena Inter bertahan sangat baik,&amp;rdquo; lanjutnya, seperti dilansir Goal, Rabu (19/10/2011).
&amp;nbsp;
Pelatih usia 47 tahun ini juga mengapresiasi kualitas dan kemampuan Inter tampil impresif di Eropa, meski performa di Serie A sedang kritis.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami bermain melawan tim yang koheren, solid dan berpengalaman. Kami kalah dari tim level atas yang memiliki tim hebat, meski kini berjibaku di kompetisi domestik,&amp;rdquo; pujinya.
&amp;nbsp;
Meski demikian, Garcia menganggap seharusnya Lille mendapat hasil imbang dari Inter. &amp;ldquo;Mereka melakukannya dengan baik di Eropa, menang di Moskow dan kami tahu ini akan jadi laga sulit. Tapi, imbang seharusnya lebih adil,&amp;rdquo; tandas pelatih asal Prancis.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sekarang kami ada di posisi terbawah, tapi tak ada kata menyerah di Milan atau Moskow,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>LILLE &amp;ndash; Arsitek Lille Rudi Garcia tak bisa menahan kekecewaannya setelah takluk 0-1 dari Inter Milan. Garcia mengaku Lille seharusnya layak mendapatkan poin.
&amp;nbsp;
Gol tunggal Giampaolo Pazzini ke gawang Lille membawa Inter meraih poin tiga dan menjaga peluang lolos ke fase knock-out karena kini berada di urutan teratas klasemen Grup B.
&amp;nbsp;
Garcia mengungkapkan kekecewannya dengan permainan tim di babak pertama, meski di paruh kedua Lille tampil lebih baik. &amp;ldquo;Kami terlalu respek di babak pertama dan Inter berhasil membongkar pertahanan,&amp;rdquo; kata Garcia selepas laga.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sayangnya, tim saya tidak mendapatkan hasil dari kerja keras mereka di babak kedua karena Inter bertahan sangat baik,&amp;rdquo; lanjutnya, seperti dilansir Goal, Rabu (19/10/2011).
&amp;nbsp;
Pelatih usia 47 tahun ini juga mengapresiasi kualitas dan kemampuan Inter tampil impresif di Eropa, meski performa di Serie A sedang kritis.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami bermain melawan tim yang koheren, solid dan berpengalaman. Kami kalah dari tim level atas yang memiliki tim hebat, meski kini berjibaku di kompetisi domestik,&amp;rdquo; pujinya.
&amp;nbsp;
Meski demikian, Garcia menganggap seharusnya Lille mendapat hasil imbang dari Inter. &amp;ldquo;Mereka melakukannya dengan baik di Eropa, menang di Moskow dan kami tahu ini akan jadi laga sulit. Tapi, imbang seharusnya lebih adil,&amp;rdquo; tandas pelatih asal Prancis.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sekarang kami ada di posisi terbawah, tapi tak ada kata menyerah di Milan atau Moskow,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
