<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tanpa Tekanan, Love Inginkan Hengkang</title><description>Striker Brasil, Vagner Love telah mengakui bahwa dirinya pernah dihubung-hubungkan dengan dua klub Eropa, FC Porto dan Paris Saint Germain. Bahkan dirinya nyaris bergabung dengan salah satu klub tersebut.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2011/09/28/50/507874/tanpa-tekanan-love-inginkan-hengkang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2011/09/28/50/507874/tanpa-tekanan-love-inginkan-hengkang"/><item><title>Tanpa Tekanan, Love Inginkan Hengkang</title><link>https://bola.okezone.com/read/2011/09/28/50/507874/tanpa-tekanan-love-inginkan-hengkang</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2011/09/28/50/507874/tanpa-tekanan-love-inginkan-hengkang</guid><pubDate>Rabu 28 September 2011 07:02 WIB</pubDate><dc:creator>A. Firdaus</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/09/28/50/507874/E8txwAQys2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Vagner Love (foto:Getty Images)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/09/28/50/507874/E8txwAQys2.jpg</image><title>Vagner Love (foto:Getty Images)</title></images><description>MOSKOW-&amp;nbsp; Striker Brasil, Vagner Love telah mengakui bahwa dirinya pernah dihubung-hubungkan dengan dua klub Eropa, FC Porto dan Paris Saint Germain. Bahkan dirinya nyaris bergabung dengan salah satu klub tersebut.
&amp;nbsp;
Klub yang dibela Love, CSKA Moskow padahal sudah setuju apabila pemainnya hijrah di salah satu klub tersebut pada jendela transfer musim panas lalu. Tapi besarnya cinta Vagner terhadap klub Moskow tersebut, mengubur impian para klub yang akan meminangnya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Musim panas lalu saya telah menerima proposal dari Porto yang dianggap terlalu rendah bagi CSKA,&amp;rdquo; ungkap Love, seperti dilansir Soccer News, Rabu (28/9/2011).
&amp;nbsp;
Love juga mengakui dia merasa sudah lelah bermain di Moskow, bahkan dia telah menghitung hari-hari terakhir bersama raksasa Rusia itu di Moskow. &amp;ldquo;Saya sangat lelah di sini (Moskow), tidak ada tekanan dari media atau publik. Bahkan ketika tim ini tersingkir di Piala Rusia dari tim divisi dua,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;nbsp;
Bagi Love, dia merasa lelah untuk membela timnya ini dan bermain tanpa tekanan membuatnya resah sehingga tak betah untuk bertahan di Moskow. Saat ini yang dibutuhkan adalah tantangan baru, meski dia masih mencintai kota ini. &amp;ldquo;Saya sangat senang dengan CSKA, tapi saya pikir tugas saya sudah berakhir di sini,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>MOSKOW-&amp;nbsp; Striker Brasil, Vagner Love telah mengakui bahwa dirinya pernah dihubung-hubungkan dengan dua klub Eropa, FC Porto dan Paris Saint Germain. Bahkan dirinya nyaris bergabung dengan salah satu klub tersebut.
&amp;nbsp;
Klub yang dibela Love, CSKA Moskow padahal sudah setuju apabila pemainnya hijrah di salah satu klub tersebut pada jendela transfer musim panas lalu. Tapi besarnya cinta Vagner terhadap klub Moskow tersebut, mengubur impian para klub yang akan meminangnya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Musim panas lalu saya telah menerima proposal dari Porto yang dianggap terlalu rendah bagi CSKA,&amp;rdquo; ungkap Love, seperti dilansir Soccer News, Rabu (28/9/2011).
&amp;nbsp;
Love juga mengakui dia merasa sudah lelah bermain di Moskow, bahkan dia telah menghitung hari-hari terakhir bersama raksasa Rusia itu di Moskow. &amp;ldquo;Saya sangat lelah di sini (Moskow), tidak ada tekanan dari media atau publik. Bahkan ketika tim ini tersingkir di Piala Rusia dari tim divisi dua,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;nbsp;
Bagi Love, dia merasa lelah untuk membela timnya ini dan bermain tanpa tekanan membuatnya resah sehingga tak betah untuk bertahan di Moskow. Saat ini yang dibutuhkan adalah tantangan baru, meski dia masih mencintai kota ini. &amp;ldquo;Saya sangat senang dengan CSKA, tapi saya pikir tugas saya sudah berakhir di sini,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
