<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kandaskan Milan, Mazzarri Belum Puas</title><description>Pelatih Napoli, Walter Mazzarri sejujurnya belum bisa bahagia setelah timnya mengalahkan AC Milan 3-1, Senin (19/9/2011), dini hari WIB. Dia justru menghimbau agar timnya membuang rasa takut ketika menghadapi tim besar.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2011/09/19/47/504306/kandaskan-milan-mazzarri-belum-puas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2011/09/19/47/504306/kandaskan-milan-mazzarri-belum-puas"/><item><title>Kandaskan Milan, Mazzarri Belum Puas</title><link>https://bola.okezone.com/read/2011/09/19/47/504306/kandaskan-milan-mazzarri-belum-puas</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2011/09/19/47/504306/kandaskan-milan-mazzarri-belum-puas</guid><pubDate>Senin 19 September 2011 13:29 WIB</pubDate><dc:creator>A. Firdaus</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/09/19/47/504306/wx4HHV0MGQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Walter Mazzarri (foto:AP Photo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/09/19/47/504306/wx4HHV0MGQ.jpg</image><title>Walter Mazzarri (foto:AP Photo)</title></images><description>NAPOLI - Pelatih Napoli, Walter Mazzarri sejujurnya belum bisa bahagia setelah timnya mengalahkan AC Milan 3-1, Senin (19/9/2011), dini hari WIB. Dia justru menghimbau agar timnya membuang rasa takut ketika menghadapi tim besar.
&amp;nbsp;
Il Partenopei sempat tertinggal 0-1 dari Milan lewat gol Alberto Aquilani, sebelum akhirnya Edinson Cavani membuat hattrick kemenangan bagi Napoli. Tapi bagi pelatih Mazzarri, kemenangan itu tak membuat dirinya merasa puas.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami menjalani pertandingan tadi malam dengan awal yang buruk. Kami merasa gugup menghadapi tim besar dan itu tak baik untuk klub,&amp;rdquo; ujar Mazzarri, seperti disitat Football Italia, Senin (19/9/2011).
&amp;nbsp;
Sebenarnya Mazzarri tak menyukai penampilan anak asuhnya tadi malam. Baginya timnya bermain secara gugup dan belum terbiasa dengan menjalani tiga pertandingan dalam seminggu. &amp;ldquo;Jika saya boleh jujur, saya tidak suka dengan kinerja tim. Kami memiliki masalah dengan jadwal yang padat dan itu adalah bagian dari risiko kami saat ini,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;nbsp;
Menghadapi Milan tadi malam, bagi Mazzarri seharusnya para pemain lebih banyak memegang bola. Sebab jika strategi itu dilakukan, timnya akan bermain lebih berkembang. &amp;ldquo;Saya ingin melihat tim saya lebih berwibawa dalam hal menekan permainan lawa dan bermain lebih inisiatif,&amp;rdquo; tutupnya.</description><content:encoded>NAPOLI - Pelatih Napoli, Walter Mazzarri sejujurnya belum bisa bahagia setelah timnya mengalahkan AC Milan 3-1, Senin (19/9/2011), dini hari WIB. Dia justru menghimbau agar timnya membuang rasa takut ketika menghadapi tim besar.
&amp;nbsp;
Il Partenopei sempat tertinggal 0-1 dari Milan lewat gol Alberto Aquilani, sebelum akhirnya Edinson Cavani membuat hattrick kemenangan bagi Napoli. Tapi bagi pelatih Mazzarri, kemenangan itu tak membuat dirinya merasa puas.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami menjalani pertandingan tadi malam dengan awal yang buruk. Kami merasa gugup menghadapi tim besar dan itu tak baik untuk klub,&amp;rdquo; ujar Mazzarri, seperti disitat Football Italia, Senin (19/9/2011).
&amp;nbsp;
Sebenarnya Mazzarri tak menyukai penampilan anak asuhnya tadi malam. Baginya timnya bermain secara gugup dan belum terbiasa dengan menjalani tiga pertandingan dalam seminggu. &amp;ldquo;Jika saya boleh jujur, saya tidak suka dengan kinerja tim. Kami memiliki masalah dengan jadwal yang padat dan itu adalah bagian dari risiko kami saat ini,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;nbsp;
Menghadapi Milan tadi malam, bagi Mazzarri seharusnya para pemain lebih banyak memegang bola. Sebab jika strategi itu dilakukan, timnya akan bermain lebih berkembang. &amp;ldquo;Saya ingin melihat tim saya lebih berwibawa dalam hal menekan permainan lawa dan bermain lebih inisiatif,&amp;rdquo; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
