<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>De Rossi Nikmati Peran Baru</title><description>Skor kaca mata melawan Inter membuat AS Roma meraup poin pertamanya musim ini. Namun, meski tampil dengan penguasaan bola, I Giallorossi kerap keteteran mengantisipasi serangan balik.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2011/09/18/47/503953/de-rossi-nikmati-peran-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2011/09/18/47/503953/de-rossi-nikmati-peran-baru"/><item><title>De Rossi Nikmati Peran Baru</title><link>https://bola.okezone.com/read/2011/09/18/47/503953/de-rossi-nikmati-peran-baru</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2011/09/18/47/503953/de-rossi-nikmati-peran-baru</guid><pubDate>Minggu 18 September 2011 13:14 WIB</pubDate><dc:creator>Dewi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/09/18/47/503953/wKqOeNvrwh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Daniele De Rossi/Foto: Getty Images</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/09/18/47/503953/wKqOeNvrwh.jpg</image><title>Daniele De Rossi/Foto: Getty Images</title></images><description>ROMA &amp;ndash; Skor kaca mata melawan Inter membuat AS Roma meraup poin pertamanya musim ini. Namun, meski tampil dengan penguasaan bola, I Giallorossi kerap keteteran mengantisipasi serangan balik.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya tak menyukai pertandingan di 10-15 menit terakhir (lawan Inter-red), kami memberikan ruang terlalu banyak dan kehilangan ketajaman. Kami berisiko dengan serangan balik yang terlihat saat melawan Cagliari (pekan lalu) dan Slovan Bratislava (Europa League),&amp;rsquo; paparnya mengomentari jalannya pertandingan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Mungkin karena kelemahan kami adalah dalam serangan balik, kami tampil lebih baik melawan tim besar ketimbang tim kecil,&amp;rdquo; imbuh De Rossi.
&amp;nbsp;
Kendati gagal meraup kemenangan, Roma tetap mendapat dukungan penuh dari tifosi. Menurut gelandang internasional Italia, Roma masih butuh waktu untuk menemukan penampilan terbaik, setelah kehadiran pelatih anyar Luis Enrique.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya melihat kerja bagus dari semua orang dan kami berada di jalur yang benar. Ini membutuhkan waktu dan kesabaran, jadi kami senang fans mulai memahami itu,&amp;rdquo; tandas pemain usia 26 tahun.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Suporter memberikan aplaus di peluit akhir saat kalah dari Cagliari. Kami terkesan, karena itu reaksi luar biasa. Reaksi itu memberikan kekuatan untuk saya,&amp;rdquo; ujar De Rossi, seperti dikutip Football-Italia, Minggu (18/9/2011).
&amp;nbsp;
Enrique membuat perombakan signifikan di tim dengan memainkan De Rossi di depan barisan belakang. Dengan posisi barunya De Rossi harus memblok serangan lawan sekaligus memberikan umpan ke lini depan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sejujurnya saya merasa telah menemukan posisi ideal di lapangan. Jika tim terorganisir, Anda lebih bebas memberikan umpan. Saya merasa terbantu dengan gaya kami musim ini,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>ROMA &amp;ndash; Skor kaca mata melawan Inter membuat AS Roma meraup poin pertamanya musim ini. Namun, meski tampil dengan penguasaan bola, I Giallorossi kerap keteteran mengantisipasi serangan balik.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya tak menyukai pertandingan di 10-15 menit terakhir (lawan Inter-red), kami memberikan ruang terlalu banyak dan kehilangan ketajaman. Kami berisiko dengan serangan balik yang terlihat saat melawan Cagliari (pekan lalu) dan Slovan Bratislava (Europa League),&amp;rsquo; paparnya mengomentari jalannya pertandingan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Mungkin karena kelemahan kami adalah dalam serangan balik, kami tampil lebih baik melawan tim besar ketimbang tim kecil,&amp;rdquo; imbuh De Rossi.
&amp;nbsp;
Kendati gagal meraup kemenangan, Roma tetap mendapat dukungan penuh dari tifosi. Menurut gelandang internasional Italia, Roma masih butuh waktu untuk menemukan penampilan terbaik, setelah kehadiran pelatih anyar Luis Enrique.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya melihat kerja bagus dari semua orang dan kami berada di jalur yang benar. Ini membutuhkan waktu dan kesabaran, jadi kami senang fans mulai memahami itu,&amp;rdquo; tandas pemain usia 26 tahun.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Suporter memberikan aplaus di peluit akhir saat kalah dari Cagliari. Kami terkesan, karena itu reaksi luar biasa. Reaksi itu memberikan kekuatan untuk saya,&amp;rdquo; ujar De Rossi, seperti dikutip Football-Italia, Minggu (18/9/2011).
&amp;nbsp;
Enrique membuat perombakan signifikan di tim dengan memainkan De Rossi di depan barisan belakang. Dengan posisi barunya De Rossi harus memblok serangan lawan sekaligus memberikan umpan ke lini depan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sejujurnya saya merasa telah menemukan posisi ideal di lapangan. Jika tim terorganisir, Anda lebih bebas memberikan umpan. Saya merasa terbantu dengan gaya kami musim ini,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
