<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inilah Penyesalan Terbesar Fabregas untuk Arsenal</title><description>Gelandang anyar Barcelona yang baru didatangkan dari Arsenal, Cesc Fabregas mengaku penyesalan terbesar dalam kariernya adalah tak pernah sekali pun sebagai kapten The Gunners ia memberikan sebuah trofi.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2011/08/16/46/492543/inilah-penyesalan-terbesar-fabregas-untuk-arsenal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2011/08/16/46/492543/inilah-penyesalan-terbesar-fabregas-untuk-arsenal"/><item><title>Inilah Penyesalan Terbesar Fabregas untuk Arsenal</title><link>https://bola.okezone.com/read/2011/08/16/46/492543/inilah-penyesalan-terbesar-fabregas-untuk-arsenal</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2011/08/16/46/492543/inilah-penyesalan-terbesar-fabregas-untuk-arsenal</guid><pubDate>Selasa 16 Agustus 2011 10:11 WIB</pubDate><dc:creator>Windi Wicaksono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/08/16/46/492543/cFvhnB0ONI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cesc Fabregas/Getty Images</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/08/16/46/492543/cFvhnB0ONI.jpg</image><title>Cesc Fabregas/Getty Images</title></images><description>BARCELONA &amp;ndash; Gelandang anyar Barcelona yang baru didatangkan dari Arsenal, Cesc Fabregas mengaku penyesalan terbesar dalam kariernya adalah tak pernah sekali pun sebagai kapten The Gunners ia memberikan sebuah trofi.
&amp;nbsp;
Fabregas yang dikontrak lima tahun oleh Barcelona juga mengatakan ia masih mengingat saat meninggalkan Barca akademi untuk bergabung dengan Arsenal pada tahun 2003 di usia 16 tahun.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Penyesalan terbesar dalam karier saya adalah saya tak pernah memberikan trofi juara sebagai kapten Arsenal,&amp;rdquo; tutur Fabregas saat konferensi pers di stadion Nou Camp seperti dilansir Daily Star, Selasa (16/8/2011).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Lebih dari tidak hanya memenangkan trofi atau medali, itu adalah fakta rutin yang sama dilakukan terus menerus, mencoba menang dan kemudian selalu haus akan kemenangan,&amp;rdquo; papar pemain internasional Spanyol ini.
&amp;nbsp;
Gelandang berusia 24 tahun ini juga mengambil contoh bagaimana kapten-kapten Arsenal sebelumnya telah mengukir prestasi bersama tim gudang peluru saat menjabat sebagai kapten.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Bersama Henry dan Vieira Arsenal merebut juara lalu sepeninggal mereka, bersama saya, Arsenal hanya mencapai final. Tapi, Arsenal tetaplah klub hebat baik setelah ditinggalkan Henry dan Vieira mau pun saya,&amp;rdquo; tandasnya.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>BARCELONA &amp;ndash; Gelandang anyar Barcelona yang baru didatangkan dari Arsenal, Cesc Fabregas mengaku penyesalan terbesar dalam kariernya adalah tak pernah sekali pun sebagai kapten The Gunners ia memberikan sebuah trofi.
&amp;nbsp;
Fabregas yang dikontrak lima tahun oleh Barcelona juga mengatakan ia masih mengingat saat meninggalkan Barca akademi untuk bergabung dengan Arsenal pada tahun 2003 di usia 16 tahun.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Penyesalan terbesar dalam karier saya adalah saya tak pernah memberikan trofi juara sebagai kapten Arsenal,&amp;rdquo; tutur Fabregas saat konferensi pers di stadion Nou Camp seperti dilansir Daily Star, Selasa (16/8/2011).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Lebih dari tidak hanya memenangkan trofi atau medali, itu adalah fakta rutin yang sama dilakukan terus menerus, mencoba menang dan kemudian selalu haus akan kemenangan,&amp;rdquo; papar pemain internasional Spanyol ini.
&amp;nbsp;
Gelandang berusia 24 tahun ini juga mengambil contoh bagaimana kapten-kapten Arsenal sebelumnya telah mengukir prestasi bersama tim gudang peluru saat menjabat sebagai kapten.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Bersama Henry dan Vieira Arsenal merebut juara lalu sepeninggal mereka, bersama saya, Arsenal hanya mencapai final. Tapi, Arsenal tetaplah klub hebat baik setelah ditinggalkan Henry dan Vieira mau pun saya,&amp;rdquo; tandasnya.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
