<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gasperini Sesalkan Hilangnya Kendali Permainan</title><description>Allenatore anyar Inter Milan, Gian Piero Gasperini sungguh menyayangkan kekalahan mereka,1-2, dari tim sekota, AC Milan. Padahal mereka sempat unggul terlebih dahulu dan mengendalikan jalannya permainan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2011/08/06/47/488994/gasperini-sesalkan-hilangnya-kendali-permainan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2011/08/06/47/488994/gasperini-sesalkan-hilangnya-kendali-permainan"/><item><title>Gasperini Sesalkan Hilangnya Kendali Permainan</title><link>https://bola.okezone.com/read/2011/08/06/47/488994/gasperini-sesalkan-hilangnya-kendali-permainan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2011/08/06/47/488994/gasperini-sesalkan-hilangnya-kendali-permainan</guid><pubDate>Sabtu 06 Agustus 2011 22:37 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/08/06/47/488994/Bo64TLStuF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Gian Piero Gasperini (Daylife)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/08/06/47/488994/Bo64TLStuF.jpg</image><title>Foto: Gian Piero Gasperini (Daylife)</title></images><description>BEIJING &amp;ndash; Allenatore anyar Inter Milan, Gian Piero Gasperini sungguh menyayangkan kekalahan mereka,1-2, dari tim sekota, AC Milan. Padahal mereka sempat unggul terlebih dahulu dan mengendalikan jalannya permainan.
&amp;nbsp;
Gasperini juga menanggapi aksi Wesley Sneijder yang terlihat cukup tegang, terlebih diantara sejumlah isu-isu transfer mengenainya.
&amp;nbsp;
Sungguh sangat disayangkan, padahal kami sempat memegang kendali permainan. Wesley Sneijder? Kita lihat saja nanti,&amp;rdquo; tutur Gasperini, seperti disitat Football-italia.net, Sabtu (6/8/2011).
&amp;nbsp;
La Beneamata sempat unggul 1-0 di babak pertama melalui gol yang disarangkan Sneijder. Tapi Il Diavolo berhasil bangkit, melalui gol penyeimbang yang dicetak Zlatan Ibrahimovic di babak kedua, tepatnya di menit ke-60. Kemudian, Kevin-Prince Boateng akhirnya menghukum Inter melalui sontekannya di menit ke-69.
&amp;nbsp;
Gasperini pun menyesalkan kelengahan lini belakang Inter yang tak tampil sebaik babak pertama. Tapi, meski mengakui kekalahannya, Gasperini menyatakan anak-anak asuhnya telah bermain baik, dia hanya menyayangkan mereka tak mampu mengatur irama permainan sejak awal babak kedua.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami bermain kurang baik setelah jeda, terutama jika dibandingkan dengan babak pertama. Sungguh disayangkan, jika saja kami tahu bagaimana mengendalikan waktu lebih baik di awal babak kedua,&amp;rdquo; sesal Gasperini.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Tapi, laga ini merupakan pengalaman yang luar biasa, terutama untuk antusiasme yang kami terima dari publik yang mengikuti perkembangan Inter Milan dan sepakbola Italia di Cina,&amp;rdquo; lanjut mantan pelatih Genoa tersebut.
&amp;nbsp;
Mengenai Sneijder yang tampak bermain tegang, Gasperini tak dapat berkomentar panjang. Dia hanya akan menunggu keputusan klub selanjutnya, pekan depan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya tidak tahu. Kami akan memikirkannya pekan depan jika ada perkembangan lebih lanjut,&amp;rdquo; tutup Gasperini.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>BEIJING &amp;ndash; Allenatore anyar Inter Milan, Gian Piero Gasperini sungguh menyayangkan kekalahan mereka,1-2, dari tim sekota, AC Milan. Padahal mereka sempat unggul terlebih dahulu dan mengendalikan jalannya permainan.
&amp;nbsp;
Gasperini juga menanggapi aksi Wesley Sneijder yang terlihat cukup tegang, terlebih diantara sejumlah isu-isu transfer mengenainya.
&amp;nbsp;
Sungguh sangat disayangkan, padahal kami sempat memegang kendali permainan. Wesley Sneijder? Kita lihat saja nanti,&amp;rdquo; tutur Gasperini, seperti disitat Football-italia.net, Sabtu (6/8/2011).
&amp;nbsp;
La Beneamata sempat unggul 1-0 di babak pertama melalui gol yang disarangkan Sneijder. Tapi Il Diavolo berhasil bangkit, melalui gol penyeimbang yang dicetak Zlatan Ibrahimovic di babak kedua, tepatnya di menit ke-60. Kemudian, Kevin-Prince Boateng akhirnya menghukum Inter melalui sontekannya di menit ke-69.
&amp;nbsp;
Gasperini pun menyesalkan kelengahan lini belakang Inter yang tak tampil sebaik babak pertama. Tapi, meski mengakui kekalahannya, Gasperini menyatakan anak-anak asuhnya telah bermain baik, dia hanya menyayangkan mereka tak mampu mengatur irama permainan sejak awal babak kedua.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami bermain kurang baik setelah jeda, terutama jika dibandingkan dengan babak pertama. Sungguh disayangkan, jika saja kami tahu bagaimana mengendalikan waktu lebih baik di awal babak kedua,&amp;rdquo; sesal Gasperini.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Tapi, laga ini merupakan pengalaman yang luar biasa, terutama untuk antusiasme yang kami terima dari publik yang mengikuti perkembangan Inter Milan dan sepakbola Italia di Cina,&amp;rdquo; lanjut mantan pelatih Genoa tersebut.
&amp;nbsp;
Mengenai Sneijder yang tampak bermain tegang, Gasperini tak dapat berkomentar panjang. Dia hanya akan menunggu keputusan klub selanjutnya, pekan depan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya tidak tahu. Kami akan memikirkannya pekan depan jika ada perkembangan lebih lanjut,&amp;rdquo; tutup Gasperini.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
