<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bagi Villas-Boas Sukses Porto Adalah Sukses Bersama</title><description>Malam nanti akan menjadi sebuah ajang pertaruhan besar bagi FC Porto.  Pasalnya, lewat polesan seorang Andre Villas-Boas mereka berhasil  mengulang sejarah dengan berada di Final Europa League.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2011/05/18/50/458200/bagi-villas-boas-sukses-porto-adalah-sukses-bersama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2011/05/18/50/458200/bagi-villas-boas-sukses-porto-adalah-sukses-bersama"/><item><title>Bagi Villas-Boas Sukses Porto Adalah Sukses Bersama</title><link>https://bola.okezone.com/read/2011/05/18/50/458200/bagi-villas-boas-sukses-porto-adalah-sukses-bersama</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2011/05/18/50/458200/bagi-villas-boas-sukses-porto-adalah-sukses-bersama</guid><pubDate>Rabu 18 Mei 2011 11:30 WIB</pubDate><dc:creator>Sebastianus Epifany</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/05/18/50/458200/25riAsf7kh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Andre Villas-Boas (Foto: Daylife)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/05/18/50/458200/25riAsf7kh.jpg</image><title>Andre Villas-Boas (Foto: Daylife)</title></images><description>PORTO - Malam nanti akan menjadi sebuah ajang pertaruhan besar bagi FC Porto. Pasalnya, lewat polesan seorang Andre Villas-Boas mereka berhasil mengulang sejarah dengan berada di Final Europa League.
&amp;nbsp;
Dalam laga final tersebut, tim yang berasal dari utara Portugal ini akan bersua tim senegara mereka Sporting Braga, Rabu (18/5/2011). Kesuksesan FC Porto menjuarai liga Portugal dan melaju ke final seperti di masa kepemimpinan Jose Mourinho di tahun 2003.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya tidak sependapat bila masyarakat hanya melihat kerja keras manajer. Ini bukanlah pertunjukan satu orang. Untuk menang di sepakbola butuh kemampuan kolektif dan manajemen klub yang baik,&amp;rdquo; tutur Villas-Boas seperti disitat dari Soccerway, Rabu (18/5/2011).
&amp;nbsp;
Pernyataan sang pelatih tentu menyiratkan kerendahan hatinya yang dianggap paling berjasa dengan pencapaian FC Porto musim ini. Mantan asisten Jose Mourinho inipun membeberkan resep rahasia kepelatihannya di tim berjuluk Portistas tersebut.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya hanya ingin membuat pemain memberikan yang terbaik. Saya memberi mereka ruang untuk mengekspresikan diri karena dengan begitu mereka berkembang.Saya mempromosikan talenta mereka dan membiarkan mereka membuat keputusan,&amp;rdquo; tutupnya.
&amp;nbsp;
Kini perhatian pelatih berusia 37 tahun ini akan terfokus dalam laga final malam nanti. Dirinya tentu sudah menyiapkan taktik khusus untuk meladeni Sporting Braga yang juga menjadi musuh mereka di Liga Portugal.</description><content:encoded>PORTO - Malam nanti akan menjadi sebuah ajang pertaruhan besar bagi FC Porto. Pasalnya, lewat polesan seorang Andre Villas-Boas mereka berhasil mengulang sejarah dengan berada di Final Europa League.
&amp;nbsp;
Dalam laga final tersebut, tim yang berasal dari utara Portugal ini akan bersua tim senegara mereka Sporting Braga, Rabu (18/5/2011). Kesuksesan FC Porto menjuarai liga Portugal dan melaju ke final seperti di masa kepemimpinan Jose Mourinho di tahun 2003.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya tidak sependapat bila masyarakat hanya melihat kerja keras manajer. Ini bukanlah pertunjukan satu orang. Untuk menang di sepakbola butuh kemampuan kolektif dan manajemen klub yang baik,&amp;rdquo; tutur Villas-Boas seperti disitat dari Soccerway, Rabu (18/5/2011).
&amp;nbsp;
Pernyataan sang pelatih tentu menyiratkan kerendahan hatinya yang dianggap paling berjasa dengan pencapaian FC Porto musim ini. Mantan asisten Jose Mourinho inipun membeberkan resep rahasia kepelatihannya di tim berjuluk Portistas tersebut.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya hanya ingin membuat pemain memberikan yang terbaik. Saya memberi mereka ruang untuk mengekspresikan diri karena dengan begitu mereka berkembang.Saya mempromosikan talenta mereka dan membiarkan mereka membuat keputusan,&amp;rdquo; tutupnya.
&amp;nbsp;
Kini perhatian pelatih berusia 37 tahun ini akan terfokus dalam laga final malam nanti. Dirinya tentu sudah menyiapkan taktik khusus untuk meladeni Sporting Braga yang juga menjadi musuh mereka di Liga Portugal.</content:encoded></item></channel></rss>
