<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Juan: Ini Musim Buruk Roma</title><description>Roma mengalami musim yang buruk kali ini. Padahal, AS Roma telah selamat dari krisis keuangan setelah Milyuner Amerika Serikat keturunan Italia, Thomas Di Benedetto datang menyelamatkan Il Lupi dengan sokongan dana segarnya</description><link>https://bola.okezone.com/read/2011/05/17/47/458009/juan-ini-musim-buruk-roma</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2011/05/17/47/458009/juan-ini-musim-buruk-roma"/><item><title>Juan: Ini Musim Buruk Roma</title><link>https://bola.okezone.com/read/2011/05/17/47/458009/juan-ini-musim-buruk-roma</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2011/05/17/47/458009/juan-ini-musim-buruk-roma</guid><pubDate>Selasa 17 Mei 2011 17:04 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/05/17/47/458009/WaHkfJCkwq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Juan Silveira dos Santos (kiri)/ Foto:Getty Images</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/05/17/47/458009/WaHkfJCkwq.jpg</image><title>Juan Silveira dos Santos (kiri)/ Foto:Getty Images</title></images><description>ROMA &amp;ndash; Klub ibukota Roma mengalami musim yang buruk kali ini. Padahal, AS Roma telah selamat dari krisis keuangan setelah Milyuner Amerika Serikat keturunan Italia, Thomas Di Benedetto datang menyelamatkan Il Lupi dengan sokongan dana segarnya.
&amp;nbsp;
Namun para Romanisti menilai Roma telah gagal musim ini, terlebih setelah keok dari Gli Elefanti, Catania 1-2 pada Minggu (15/5/2011) kemarin. Kekalahan tersebut memupuskan target dan harapan Roma satu-satunya, meraih tiket Liga Champions karena sekarang mereka tertinggal lima poin dari Il Zebrette, Udinese, sedangkan akhir pekan nanti merupakan giornata terakhir di musim 2010-2011 ini.
&amp;nbsp;
Para pemain I Giallorosi juga nampak mengamini kegagalan tersebut. Terlebih Juan Silveira dos Santos, salah satu pilar lini belakang AS Roma asal Brasil.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sebelumnya kami memiliki harapan besar untuk menyamai perjalanan kami musim lalu,&amp;rdquo; tandas Juan, seperti disitat Tribalfootball, Selasa (17/5/2011).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami memiliki tim yang bagus namun tak kesampaian untuk meraih tujuan kami. Segala hal tidak berjalan dengan semestinya musim ini,&amp;rdquo; lanjut bek berusia 32 tahun tersebut.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami tentu kecewa dan kami sadari musim ini merupakan sebuah kegagalan besar. Sekarang kami harus mulai pertimbangkan masa depan. Kami masih punya satu partai lagi dan kami harus mengakhirinya dengan kepala tegak,&amp;rdquo; tutup pemain kelahiran Rio de Janeiro ini.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>ROMA &amp;ndash; Klub ibukota Roma mengalami musim yang buruk kali ini. Padahal, AS Roma telah selamat dari krisis keuangan setelah Milyuner Amerika Serikat keturunan Italia, Thomas Di Benedetto datang menyelamatkan Il Lupi dengan sokongan dana segarnya.
&amp;nbsp;
Namun para Romanisti menilai Roma telah gagal musim ini, terlebih setelah keok dari Gli Elefanti, Catania 1-2 pada Minggu (15/5/2011) kemarin. Kekalahan tersebut memupuskan target dan harapan Roma satu-satunya, meraih tiket Liga Champions karena sekarang mereka tertinggal lima poin dari Il Zebrette, Udinese, sedangkan akhir pekan nanti merupakan giornata terakhir di musim 2010-2011 ini.
&amp;nbsp;
Para pemain I Giallorosi juga nampak mengamini kegagalan tersebut. Terlebih Juan Silveira dos Santos, salah satu pilar lini belakang AS Roma asal Brasil.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sebelumnya kami memiliki harapan besar untuk menyamai perjalanan kami musim lalu,&amp;rdquo; tandas Juan, seperti disitat Tribalfootball, Selasa (17/5/2011).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami memiliki tim yang bagus namun tak kesampaian untuk meraih tujuan kami. Segala hal tidak berjalan dengan semestinya musim ini,&amp;rdquo; lanjut bek berusia 32 tahun tersebut.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami tentu kecewa dan kami sadari musim ini merupakan sebuah kegagalan besar. Sekarang kami harus mulai pertimbangkan masa depan. Kami masih punya satu partai lagi dan kami harus mengakhirinya dengan kepala tegak,&amp;rdquo; tutup pemain kelahiran Rio de Janeiro ini.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
