<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cavani Buntuti Messi &amp; CR7</title><description>Bintang Edinson Cavani semakin bersinar sepanjang musim 2010/2011. Striker SSC Napoli bahkan terus membuntuti perolehan gol duo mega bintang, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, guna meraih ESM Golden Shoe (sepatu emas-red).</description><link>https://bola.okezone.com/read/2011/03/22/51/437381/cavani-buntuti-messi-cr7</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2011/03/22/51/437381/cavani-buntuti-messi-cr7"/><item><title>Cavani Buntuti Messi &amp; CR7</title><link>https://bola.okezone.com/read/2011/03/22/51/437381/cavani-buntuti-messi-cr7</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2011/03/22/51/437381/cavani-buntuti-messi-cr7</guid><pubDate>Selasa 22 Maret 2011 02:21 WIB</pubDate><dc:creator>Muhayati Faridatun</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/03/22/51/437381/Tipo6XvTpF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Edinson Cavani / Foto: Daylife</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/03/22/51/437381/Tipo6XvTpF.jpg</image><title>Edinson Cavani / Foto: Daylife</title></images><description>ZURICH - Bintang Edinson Cavani semakin bersinar sepanjang musim 2010/2011. Striker SSC Napoli bahkan terus membuntuti perolehan gol duo mega bintang, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, guna meraih ESM Golden Shoe (sepatu emas-red).Cavani baru saja menorehkan gol ke-21 dan 22 di kancah Serie A musim ini, saat mengantarkan kemenangan 2-1 Napoli atas Cagliari. Striker internasional Uruguay juga tercatat sudah mencetak dua kali hattrick, yakni ke gawang Juventus (3-0) dan Sampdoria (4-0).Berkat prestasinya, Cavani kini menempati posisi kedua topskor sementara Serie A dan berada di urutan keempat rangking ESM Golden Shoe, di belakang Lionel Messi (27), CR7 (27), dan striker Udinese Antonio Di Natale (25).Mengingat masih tersisa 8 pertandingan menuju akhir musim, tak mustahil Cavani menambah pundi-pundi golnya untuk mengejar raihan ketiga pesaing utamanya. Dengan catatan, striker 24 tahun mampu menjaga konsistensi performanya, di samping mengharapkan kebuntuan Messi dan CR7 seperti akhir pekan kemarin.Cavani juga harus berhati-hati dengan kejaran striker Manchester United, Dimitar Berbatov, yang sudah mengantongi 20 gol, juga Samuel Eto&amp;rsquo;o dan Mario Gomez, yang masing-masing sudah mempersembahkan 19 gol bagi Inter Milan dan Bayern Munich.Rangking ESM Golden Shoe per 21 Maret 2011, seperti dilansir FIFA.com:1. Lionel Messi (FC Barcelona) 27 x 2 = 542. Cristiano Ronaldo (Real Madrid CF) 27 x 2 = 543. Antonio Di Natale (Udinese Calcio) 25 x 2 = 504. Edinson Cavani (SSC Napoli) 22 x 2 = 445. Dimitar Berbatov (Manchester United FC) 20 x 2 = 406. Samuel Eto'o (FC Internazionale Milano) 19 x 2 = 387. Mario Gomez (FC Bayern Munich) 19 x 2 = 388. Moussa Sow (LOSC Lille M&amp;eacute;tropole) 19 x 2 = 389. Kenny Miller (Rangers FC/Bursaspor) 25 x 1.5 = 37.510. Carlos T&amp;eacute;vez (Manchester City FC) 18 x 2 = 3611. Papiss Ciss&amp;eacute; (SC Freiburg) 18 x 2 = 3612. Marco Di Vaio (Bologna FC) 18 x 2 = 36Peraturan:*Hanya lima negara penghuni lima peringkat teratas UEFA - Spanyol, Italia, Jerman, Prancis, dan Inggris - yang berhak menempatkan dua kandidatnya. Hal ini untuk menekankan perbedaan level performa antarklub masing-masing negara dan dengan klub negara lain.*Seorang pemain tidak bisa bermain liga musim panas, seperti di Norwegia, kemudian di liga musim dingin, seperti di Spanyol, dan menggabungkan poin dari setiap musim.</description><content:encoded>ZURICH - Bintang Edinson Cavani semakin bersinar sepanjang musim 2010/2011. Striker SSC Napoli bahkan terus membuntuti perolehan gol duo mega bintang, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, guna meraih ESM Golden Shoe (sepatu emas-red).Cavani baru saja menorehkan gol ke-21 dan 22 di kancah Serie A musim ini, saat mengantarkan kemenangan 2-1 Napoli atas Cagliari. Striker internasional Uruguay juga tercatat sudah mencetak dua kali hattrick, yakni ke gawang Juventus (3-0) dan Sampdoria (4-0).Berkat prestasinya, Cavani kini menempati posisi kedua topskor sementara Serie A dan berada di urutan keempat rangking ESM Golden Shoe, di belakang Lionel Messi (27), CR7 (27), dan striker Udinese Antonio Di Natale (25).Mengingat masih tersisa 8 pertandingan menuju akhir musim, tak mustahil Cavani menambah pundi-pundi golnya untuk mengejar raihan ketiga pesaing utamanya. Dengan catatan, striker 24 tahun mampu menjaga konsistensi performanya, di samping mengharapkan kebuntuan Messi dan CR7 seperti akhir pekan kemarin.Cavani juga harus berhati-hati dengan kejaran striker Manchester United, Dimitar Berbatov, yang sudah mengantongi 20 gol, juga Samuel Eto&amp;rsquo;o dan Mario Gomez, yang masing-masing sudah mempersembahkan 19 gol bagi Inter Milan dan Bayern Munich.Rangking ESM Golden Shoe per 21 Maret 2011, seperti dilansir FIFA.com:1. Lionel Messi (FC Barcelona) 27 x 2 = 542. Cristiano Ronaldo (Real Madrid CF) 27 x 2 = 543. Antonio Di Natale (Udinese Calcio) 25 x 2 = 504. Edinson Cavani (SSC Napoli) 22 x 2 = 445. Dimitar Berbatov (Manchester United FC) 20 x 2 = 406. Samuel Eto'o (FC Internazionale Milano) 19 x 2 = 387. Mario Gomez (FC Bayern Munich) 19 x 2 = 388. Moussa Sow (LOSC Lille M&amp;eacute;tropole) 19 x 2 = 389. Kenny Miller (Rangers FC/Bursaspor) 25 x 1.5 = 37.510. Carlos T&amp;eacute;vez (Manchester City FC) 18 x 2 = 3611. Papiss Ciss&amp;eacute; (SC Freiburg) 18 x 2 = 3612. Marco Di Vaio (Bologna FC) 18 x 2 = 36Peraturan:*Hanya lima negara penghuni lima peringkat teratas UEFA - Spanyol, Italia, Jerman, Prancis, dan Inggris - yang berhak menempatkan dua kandidatnya. Hal ini untuk menekankan perbedaan level performa antarklub masing-masing negara dan dengan klub negara lain.*Seorang pemain tidak bisa bermain liga musim panas, seperti di Norwegia, kemudian di liga musim dingin, seperti di Spanyol, dan menggabungkan poin dari setiap musim.</content:encoded></item></channel></rss>
