<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Schweinsteiger Tahu Apa yang Dirasakan Zidane</title><description>Bastian Schweinsteiger akhirnya tahu bagaimana perasaan seorang Zinedine  Zidane saat berhadapan dengan Marco Materazzi di Piala Dunia 2006 lalu.  Gelandang Bayern Munich ini mengaku menerima perlakuan yang sama saat  berhadapan dengan Materazzi yang membela panji Inter Milan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2011/03/16/261/435390/schweinsteiger-tahu-apa-yang-dirasakan-zidane</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2011/03/16/261/435390/schweinsteiger-tahu-apa-yang-dirasakan-zidane"/><item><title>Schweinsteiger Tahu Apa yang Dirasakan Zidane</title><link>https://bola.okezone.com/read/2011/03/16/261/435390/schweinsteiger-tahu-apa-yang-dirasakan-zidane</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2011/03/16/261/435390/schweinsteiger-tahu-apa-yang-dirasakan-zidane</guid><pubDate>Rabu 16 Maret 2011 11:08 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Firdaus</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/03/16/261/435390/ThJ16qiIGK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Ekspresi kekesalan Bastian Schweinsteiger setelah mendapat provokasi dari Marco Materazzi/Getty Images</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/03/16/261/435390/ThJ16qiIGK.jpg</image><title>Foto: Ekspresi kekesalan Bastian Schweinsteiger setelah mendapat provokasi dari Marco Materazzi/Getty Images</title></images><description>MUNICH - Bastian Schweinsteiger akhirnya tahu bagaimana perasaan seorang Zinedine Zidane saat berhadapan dengan Marco Materazzi di Piala Dunia 2006 lalu. Gelandang Bayern Munich ini mengaku menerima perlakuan yang sama saat berhadapan dengan Materazzi yang membela panji Inter Milan.Schweinsteiger mengatakan dirinya terus mendapat provokasi dari Matrix, baik sebelum maupun sesudah pertandingan. Hal inilah yang membuatnya tidak bisa fokus, sama seperti yang dialami Zidane hingga akhirnya legenda hidup Timnas Prancis tersebut kesal dan menanduk dada Materazzi di final Piala Dunia 2006 lalu.&amp;ldquo;Kini, saya mengerti apa yang dirasakan Zidane. Dia (Materazzi) memprovokasi saya sebelum pertandingan, saat masuk ke lapangan dan terus mengganggu saya setelah pertandingan,&amp;rdquo; ujarnya sebagaimana dikutip Bild, Rabu (16/3/2011).&amp;ldquo;Setiap orang tahu dia (Materazzi), sebab dia merupakan pemain yang sama yang selalu memprovokasi setiap lawannya,&amp;rdquo; sambung gelandang timnas Jerman.Terlepas dari provokasi yang diterima Schweini, klubnya Bayern Munich memang harus menerima kenyataan pahit setelah ditumbangkan Inter dengan skor 3-2 pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Allianz Arena, dini hari tadi. Secara keseluruhan, Bayern mengoleksi agregat sama yakni 3-3 (Bayern menang 1-0 di pertemuan pertama), namun Nerazzurri berhak melaju karena unggul agregat gol tandang.</description><content:encoded>MUNICH - Bastian Schweinsteiger akhirnya tahu bagaimana perasaan seorang Zinedine Zidane saat berhadapan dengan Marco Materazzi di Piala Dunia 2006 lalu. Gelandang Bayern Munich ini mengaku menerima perlakuan yang sama saat berhadapan dengan Materazzi yang membela panji Inter Milan.Schweinsteiger mengatakan dirinya terus mendapat provokasi dari Matrix, baik sebelum maupun sesudah pertandingan. Hal inilah yang membuatnya tidak bisa fokus, sama seperti yang dialami Zidane hingga akhirnya legenda hidup Timnas Prancis tersebut kesal dan menanduk dada Materazzi di final Piala Dunia 2006 lalu.&amp;ldquo;Kini, saya mengerti apa yang dirasakan Zidane. Dia (Materazzi) memprovokasi saya sebelum pertandingan, saat masuk ke lapangan dan terus mengganggu saya setelah pertandingan,&amp;rdquo; ujarnya sebagaimana dikutip Bild, Rabu (16/3/2011).&amp;ldquo;Setiap orang tahu dia (Materazzi), sebab dia merupakan pemain yang sama yang selalu memprovokasi setiap lawannya,&amp;rdquo; sambung gelandang timnas Jerman.Terlepas dari provokasi yang diterima Schweini, klubnya Bayern Munich memang harus menerima kenyataan pahit setelah ditumbangkan Inter dengan skor 3-2 pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Allianz Arena, dini hari tadi. Secara keseluruhan, Bayern mengoleksi agregat sama yakni 3-3 (Bayern menang 1-0 di pertemuan pertama), namun Nerazzurri berhak melaju karena unggul agregat gol tandang.</content:encoded></item></channel></rss>
