<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PSM: Seri Akibat Kesalahan Pemain</title><description>Real Mataram berhasil menahan imbang PSM Makassar dalam rangkaian  kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI). Hasil itu mengecewakan Pelatih  tuan rumah.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2011/02/13/49/424251/psm-seri-akibat-kesalahan-pemain</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2011/02/13/49/424251/psm-seri-akibat-kesalahan-pemain"/><item><title>PSM: Seri Akibat Kesalahan Pemain</title><link>https://bola.okezone.com/read/2011/02/13/49/424251/psm-seri-akibat-kesalahan-pemain</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2011/02/13/49/424251/psm-seri-akibat-kesalahan-pemain</guid><pubDate>Minggu 13 Februari 2011 03:28 WIB</pubDate><dc:creator>Andi Aisyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/02/13/49/424251/iSAFi1Hw1K.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Pelatih PSM Makassar Wilhelmus G. Rijsbergen. Foto: Andi Aisyah/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/02/13/49/424251/iSAFi1Hw1K.JPG</image><title>Pelatih PSM Makassar Wilhelmus G. Rijsbergen. Foto: Andi Aisyah/Okezone</title></images><description>MAKASSAR &amp;ndash; Real Mataram berhasil menahan imbang PSM Makassar dalam rangkaian kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI). Hasil itu mengecewakan Pelatih tuan rumah.
&amp;nbsp;
Hal itu terungkap dalam konferensi pers yang digelar usai pertandingan. Pelatih PSM Makassar Wilhelmus G. Rijsbergen kepada wartawan mengemukakan, pada 20 menit pertama pertandingan para pemain PSM kurang fokus. Menurutnya, para pemain tim berjuluk Juku Eja banyak kehilangan bola karena kesalahan individu.
&amp;nbsp;
&quot;Kita sebenarnya punya banyak peluang gol. Sayangnya kondisi fisik pemain kurang optimal. Akibatnya, banyak yang melakukan kesalahan individu. Padu padan kerjasama tim tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan,&quot; tutur Wilhelmus.
&amp;nbsp;
Wilhelmus mengakui kualitas permainan tim lawan cukup bagus. Bahkan, dia memuji kemampuan kiper Real Mataram Arik Bakhtiar yang berkali-kali menyelamatkan gawangnya dari serangan Tim Juku Eja.
&amp;nbsp;
Namun, di sisi lain, Wilhelmus menyayangkan kelakuan beberapa pemain Real Mataram yang berpura-pura cedera, maupun sakit di tengah pertandingan berlangsung.
&amp;nbsp;
&quot;Pemain lawan banyak yang pura-pura cedera atau sakit. Hal itu malah menghabiskan banyak waktu. Padahal peluang itu dapat dimanfaaatkan PSM guna mencetak gol atau meningkatkan permainannya,&quot; pungkas pelatih asal Belanda ini.</description><content:encoded>MAKASSAR &amp;ndash; Real Mataram berhasil menahan imbang PSM Makassar dalam rangkaian kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI). Hasil itu mengecewakan Pelatih tuan rumah.
&amp;nbsp;
Hal itu terungkap dalam konferensi pers yang digelar usai pertandingan. Pelatih PSM Makassar Wilhelmus G. Rijsbergen kepada wartawan mengemukakan, pada 20 menit pertama pertandingan para pemain PSM kurang fokus. Menurutnya, para pemain tim berjuluk Juku Eja banyak kehilangan bola karena kesalahan individu.
&amp;nbsp;
&quot;Kita sebenarnya punya banyak peluang gol. Sayangnya kondisi fisik pemain kurang optimal. Akibatnya, banyak yang melakukan kesalahan individu. Padu padan kerjasama tim tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan,&quot; tutur Wilhelmus.
&amp;nbsp;
Wilhelmus mengakui kualitas permainan tim lawan cukup bagus. Bahkan, dia memuji kemampuan kiper Real Mataram Arik Bakhtiar yang berkali-kali menyelamatkan gawangnya dari serangan Tim Juku Eja.
&amp;nbsp;
Namun, di sisi lain, Wilhelmus menyayangkan kelakuan beberapa pemain Real Mataram yang berpura-pura cedera, maupun sakit di tengah pertandingan berlangsung.
&amp;nbsp;
&quot;Pemain lawan banyak yang pura-pura cedera atau sakit. Hal itu malah menghabiskan banyak waktu. Padahal peluang itu dapat dimanfaaatkan PSM guna mencetak gol atau meningkatkan permainannya,&quot; pungkas pelatih asal Belanda ini.</content:encoded></item></channel></rss>
