<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lawan Inter, Palermo Terlalu Naif</title><description>Delio Rossi bangga dengan penampilan Palermo, meski akhirnya kalah 2-3 dari Inter Milan dalam lanjutan Serie A, Minggu (30/1/2011).</description><link>https://bola.okezone.com/read/2011/01/31/47/419555/lawan-inter-palermo-terlalu-naif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2011/01/31/47/419555/lawan-inter-palermo-terlalu-naif"/><item><title>Lawan Inter, Palermo Terlalu Naif</title><link>https://bola.okezone.com/read/2011/01/31/47/419555/lawan-inter-palermo-terlalu-naif</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2011/01/31/47/419555/lawan-inter-palermo-terlalu-naif</guid><pubDate>Senin 31 Januari 2011 04:18 WIB</pubDate><dc:creator>Dewi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/01/31/47/419555/DZr5a9tR2x.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Delio Rossi/Getty Images </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/01/31/47/419555/DZr5a9tR2x.jpg</image><title>Foto: Delio Rossi/Getty Images </title></images><description>MILAN &amp;ndash; Delio Rossi bangga dengan penampilan Palermo, meski akhirnya kalah 2-3 dari Inter Milan dalam lanjutan Serie A, Minggu (30/1/2011).
&amp;nbsp;
Rosanero harus mengakui keunggulan La Beneamata setelah unggul 2-0 di babak pertama. Namun, Rossi sama sekali kegagalan timnya mencuri angka dari Giuseppe Meazza.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Hari ini kami sangat spektakuler, kuat, dan naif. Ini pertandingan hebat melawan tim kelas dunia, tapi kami terlalu naif saat memegang keunggulan,&amp;rdquo; jelas Rossi, dilansir Football-Italia, Senin (31/1/2011).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami memiliki peluang untuk mencuri (angka), tapi semuanya dibuang sia-sia. Ini juga membuat kami paham bahwa di level seperti ini, kami harus lebih baik. Tim ini sudah membuang kesempatan besar,&amp;rdquo; Rossi menambahkan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami harus mengembangkan efisiensi, tak cukup mengandalkan permainan indah dalam sepakbola. Kami harus bergerak, meski minim pengalaman,&amp;rdquo; papar Rossi lagi.
&amp;nbsp;
Ketika ditanya penampilan penampilan Palermo yang seharusnya menerapkan pola bertahan saat unggul 2-0, Rossi mengaku itu bukan gaya permainan timnya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami memiliki banyak pemain kreatif dan akan sulit bagi mereka jika harus di belakang bola,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>MILAN &amp;ndash; Delio Rossi bangga dengan penampilan Palermo, meski akhirnya kalah 2-3 dari Inter Milan dalam lanjutan Serie A, Minggu (30/1/2011).
&amp;nbsp;
Rosanero harus mengakui keunggulan La Beneamata setelah unggul 2-0 di babak pertama. Namun, Rossi sama sekali kegagalan timnya mencuri angka dari Giuseppe Meazza.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Hari ini kami sangat spektakuler, kuat, dan naif. Ini pertandingan hebat melawan tim kelas dunia, tapi kami terlalu naif saat memegang keunggulan,&amp;rdquo; jelas Rossi, dilansir Football-Italia, Senin (31/1/2011).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami memiliki peluang untuk mencuri (angka), tapi semuanya dibuang sia-sia. Ini juga membuat kami paham bahwa di level seperti ini, kami harus lebih baik. Tim ini sudah membuang kesempatan besar,&amp;rdquo; Rossi menambahkan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami harus mengembangkan efisiensi, tak cukup mengandalkan permainan indah dalam sepakbola. Kami harus bergerak, meski minim pengalaman,&amp;rdquo; papar Rossi lagi.
&amp;nbsp;
Ketika ditanya penampilan penampilan Palermo yang seharusnya menerapkan pola bertahan saat unggul 2-0, Rossi mengaku itu bukan gaya permainan timnya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami memiliki banyak pemain kreatif dan akan sulit bagi mereka jika harus di belakang bola,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
