<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Disangka Calo, Pengantri Tiket Diamankan Polisi</title><description>Nasib sial dialami salah seorang pendukung Timnas Indonesia bernama  Ikbal. Gara-gara diteriakin calo, pria asal Solo ini diamankan polisi.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2010/12/24/51/406923/disangka-calo-pengantri-tiket-diamankan-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2010/12/24/51/406923/disangka-calo-pengantri-tiket-diamankan-polisi"/><item><title>Disangka Calo, Pengantri Tiket Diamankan Polisi</title><link>https://bola.okezone.com/read/2010/12/24/51/406923/disangka-calo-pengantri-tiket-diamankan-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2010/12/24/51/406923/disangka-calo-pengantri-tiket-diamankan-polisi</guid><pubDate>Jum'at 24 Desember 2010 15:49 WIB</pubDate><dc:creator>Bagus Santosa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/12/24/51/406923/pos5Q58I0Y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Masyarakat mengantri untuk membeli tiket. Foto: Heru Haryono/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/12/24/51/406923/pos5Q58I0Y.jpg</image><title>Masyarakat mengantri untuk membeli tiket. Foto: Heru Haryono/Okezone</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Nasib sial dialami salah seorang pendukung Timnas Indonesia bernama Ikbal. Gara-gara diteriakin calo, pria asal Solo ini diamankan polisi.Ikbal merupakan salah satu dari puluhan ribu penonton yang mengantre untuk membeli tiket kategori II di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan. Dia juga ikut menyerang kantor Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).Ikbal berserta puluhan ribu orang itu berteriak kepada panitia AFF Cup 2010 karena kesal belum mendapatkan tiket. Setelah aksi itu pria yang datang dengan kakaknya ini justru dikejar oleh petugas keamanan. Nahas, petugas keamanan justru meneriaki Ikbal sebagai seorang calo. Akhirnya massa menghampiri dan memberikan bogem mentah kepadanya. Ikbal sendiri terpaksa lari ke pihak kepolisian untuk minta tolong. Polisi membawa Ikbal ke kantor pengelola SUGBK.&amp;ldquo;Saya kesel mas. Saya sudah melakukan antrean sejak tadi pagi, tapi belum memperoleh tiket juga, yang ada saya mendapatkan dua pukulan di muka,&amp;rdquo; jelas Ikbal kepada Okezone, Jumat (24/12/2010). Ada calon penonton lain mencoba menolong Ikbal.Mereka adalah Daeng Rahmat dan Joel. Kedua orang asal Jakarta ini juga kesal dan mengkritik cara kerja panitia AFF Cup 2010. &amp;ldquo;Kami ingin mengkritik masalah penjualan tiket. Kami ingin revolusi di PSSI,&amp;rdquo; tandas mereka.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Nasib sial dialami salah seorang pendukung Timnas Indonesia bernama Ikbal. Gara-gara diteriakin calo, pria asal Solo ini diamankan polisi.Ikbal merupakan salah satu dari puluhan ribu penonton yang mengantre untuk membeli tiket kategori II di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan. Dia juga ikut menyerang kantor Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).Ikbal berserta puluhan ribu orang itu berteriak kepada panitia AFF Cup 2010 karena kesal belum mendapatkan tiket. Setelah aksi itu pria yang datang dengan kakaknya ini justru dikejar oleh petugas keamanan. Nahas, petugas keamanan justru meneriaki Ikbal sebagai seorang calo. Akhirnya massa menghampiri dan memberikan bogem mentah kepadanya. Ikbal sendiri terpaksa lari ke pihak kepolisian untuk minta tolong. Polisi membawa Ikbal ke kantor pengelola SUGBK.&amp;ldquo;Saya kesel mas. Saya sudah melakukan antrean sejak tadi pagi, tapi belum memperoleh tiket juga, yang ada saya mendapatkan dua pukulan di muka,&amp;rdquo; jelas Ikbal kepada Okezone, Jumat (24/12/2010). Ada calon penonton lain mencoba menolong Ikbal.Mereka adalah Daeng Rahmat dan Joel. Kedua orang asal Jakarta ini juga kesal dan mengkritik cara kerja panitia AFF Cup 2010. &amp;ldquo;Kami ingin mengkritik masalah penjualan tiket. Kami ingin revolusi di PSSI,&amp;rdquo; tandas mereka.</content:encoded></item></channel></rss>
