<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PSIS Anti Demam Panggung</title><description>PSIS Semarang menghitung hari. Tiga hari lagi, Imral Usman dkk akan  mengawali petualangannya di lintasan Divisi Utama 2010/2011. Melihat  sepak terjang tim besutan Bonggo Pribadi dalam sejumlah uji coba  terakhir, tampaknya tidak ada yang perlu dirisaukan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2010/11/16/49/393997/psis-anti-demam-panggung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2010/11/16/49/393997/psis-anti-demam-panggung"/><item><title>PSIS Anti Demam Panggung</title><link>https://bola.okezone.com/read/2010/11/16/49/393997/psis-anti-demam-panggung</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2010/11/16/49/393997/psis-anti-demam-panggung</guid><pubDate>Selasa 16 November 2010 23:36 WIB</pubDate><dc:creator>Sundoyo Hardi (Koran Sindo)</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>SEMARANG - PSIS Semarang menghitung hari. Tiga hari lagi, Imral Usman dkk akan mengawali petualangannya di lintasan Divisi Utama 2010/2011. Melihat sepak terjang tim besutan Bonggo Pribadi dalam sejumlah uji coba terakhir, tampaknya tidak ada yang perlu dirisaukan.&amp;rdquo;Sisa waktu beberapa hari ini hanya akan kami gunakan untuk melakukan pemantapan tim secara keseluruhan saja. Kami tinggal mengasah pola sentuhan satu dua dan juga penyelesaian akhir,&amp;rdquo; kata Bonggo Pribadi.Secara khusus, Bonggo juga meminta kepada para pemain untuk tetap menjaga konsentrasi selama pertandingan. Memang, laga pertama tidak jarang membuat pemain demam panggung. Selain itu, beban harus menang di depan publik sendiri juga dikhawatirkan bisa menghambat permainan tim secara keseluruhan.&amp;rdquo;Saya berharap situasi ini tidak justru membebani para pemain. Sebaliknya, ini adalah sebuah keuntungan bagi kami. Karena kami memainkan laga pertama di kandang sendiri,&amp;rdquo; jelas Bonggo.Asisten Pelatih Eko Purjianto mengamini apa yang disampaikan Bonggo. Menurutnya, tidak hanya PSIS yang mengalami hal itu. Persik Kediri dan tim-tim lain yang juga memainkan laga perdana pasti akan merasakannya.Eko optimistis para pemain PSIS bisa keluar dari tekanan dan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya. Dia menyebut, PSIS diuntungkan karena memiliki pemain-pemain berpengalaman dengan jam terbang yang tidak perlu diragukan lagi.&amp;rdquo;Pemain-pemain kami sudah memiliki pengalaman mengenai apa yang harus dilakukan saat menjalani laga perdana. Target harus menang juga tidak akan membebani para pemain. Sebab, kami sudah bertekad untuk selalu meraih poin maksimal di setiap pertandingan,&amp;rdquo; ungkap Eko.Harus diakui, nama-nama seperti Imral Usman, Aris Indarto, Indriyanto Nugroho, dan Gustavo Chena merupakan deretan pemain dengan segudang pengalaman. Dengan jam terbang dan kualitas yang mereka miliki, tentu akan membuat PSIS lebih mudah melewati laga perdana ini.Meski demikian, Eko tetap mengingatkan pasukannya untuk menjaga kewaspadaannya. Sebab, kalau sebuah tim yang telah dihinggapi kepercayaan diri terlalu tinggi juga berdampak tidak baik. Para pemain terkesan meremehkan lawan dan itu bisa menjadi bumerang. Ini tidak boleh terjadi di tubuh PSIS.Dia menambahkan, satu per satu permasalahan yang selama ini menjadi kendala di PSIS telah terpecahkan. Kebuntuan di sektor sayap juga mulai menemukan titik terang. Di posisi ini, PSIS memiliki pilihan pemain &amp;rdquo;baru&amp;rdquo;, yakni Imral Usman dan Hery Susilo. Imral yang berposisi asli sebagai striker dan Hery Susilo sebagai pemain belakang, dalam tiga kali ujicoba PSIS mampu memainkan peran sebagai pemain gelandang sayap dan bek sayap. Kinerja dua pemain ini juga mendapat banyak pujian.Ketika menghadapi PSS Sleman dan Persis Solo beberapa waktu lalu, Imral dan Hery mampu memainkan peran mereka di posisi barunya tersebut dengan maksimal. Umpan-umpan mereka terarah dan berani membantu serangan serta cepat kembali ke pertahanan. Bahkan keduanya mampu mencetak gol dalam dua laga ujicoba tersebut.</description><content:encoded>SEMARANG - PSIS Semarang menghitung hari. Tiga hari lagi, Imral Usman dkk akan mengawali petualangannya di lintasan Divisi Utama 2010/2011. Melihat sepak terjang tim besutan Bonggo Pribadi dalam sejumlah uji coba terakhir, tampaknya tidak ada yang perlu dirisaukan.&amp;rdquo;Sisa waktu beberapa hari ini hanya akan kami gunakan untuk melakukan pemantapan tim secara keseluruhan saja. Kami tinggal mengasah pola sentuhan satu dua dan juga penyelesaian akhir,&amp;rdquo; kata Bonggo Pribadi.Secara khusus, Bonggo juga meminta kepada para pemain untuk tetap menjaga konsentrasi selama pertandingan. Memang, laga pertama tidak jarang membuat pemain demam panggung. Selain itu, beban harus menang di depan publik sendiri juga dikhawatirkan bisa menghambat permainan tim secara keseluruhan.&amp;rdquo;Saya berharap situasi ini tidak justru membebani para pemain. Sebaliknya, ini adalah sebuah keuntungan bagi kami. Karena kami memainkan laga pertama di kandang sendiri,&amp;rdquo; jelas Bonggo.Asisten Pelatih Eko Purjianto mengamini apa yang disampaikan Bonggo. Menurutnya, tidak hanya PSIS yang mengalami hal itu. Persik Kediri dan tim-tim lain yang juga memainkan laga perdana pasti akan merasakannya.Eko optimistis para pemain PSIS bisa keluar dari tekanan dan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya. Dia menyebut, PSIS diuntungkan karena memiliki pemain-pemain berpengalaman dengan jam terbang yang tidak perlu diragukan lagi.&amp;rdquo;Pemain-pemain kami sudah memiliki pengalaman mengenai apa yang harus dilakukan saat menjalani laga perdana. Target harus menang juga tidak akan membebani para pemain. Sebab, kami sudah bertekad untuk selalu meraih poin maksimal di setiap pertandingan,&amp;rdquo; ungkap Eko.Harus diakui, nama-nama seperti Imral Usman, Aris Indarto, Indriyanto Nugroho, dan Gustavo Chena merupakan deretan pemain dengan segudang pengalaman. Dengan jam terbang dan kualitas yang mereka miliki, tentu akan membuat PSIS lebih mudah melewati laga perdana ini.Meski demikian, Eko tetap mengingatkan pasukannya untuk menjaga kewaspadaannya. Sebab, kalau sebuah tim yang telah dihinggapi kepercayaan diri terlalu tinggi juga berdampak tidak baik. Para pemain terkesan meremehkan lawan dan itu bisa menjadi bumerang. Ini tidak boleh terjadi di tubuh PSIS.Dia menambahkan, satu per satu permasalahan yang selama ini menjadi kendala di PSIS telah terpecahkan. Kebuntuan di sektor sayap juga mulai menemukan titik terang. Di posisi ini, PSIS memiliki pilihan pemain &amp;rdquo;baru&amp;rdquo;, yakni Imral Usman dan Hery Susilo. Imral yang berposisi asli sebagai striker dan Hery Susilo sebagai pemain belakang, dalam tiga kali ujicoba PSIS mampu memainkan peran sebagai pemain gelandang sayap dan bek sayap. Kinerja dua pemain ini juga mendapat banyak pujian.Ketika menghadapi PSS Sleman dan Persis Solo beberapa waktu lalu, Imral dan Hery mampu memainkan peran mereka di posisi barunya tersebut dengan maksimal. Umpan-umpan mereka terarah dan berani membantu serangan serta cepat kembali ke pertahanan. Bahkan keduanya mampu mencetak gol dalam dua laga ujicoba tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
