<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kelelahan, Inter Urung Rebut Tiga Angka</title><description>Inter Milan harus puas berbagi angka pada Derby d&amp;rsquo;Italia melawan Juventus, Senin (4/10/2010) dini hari. Gelandang Serbia Dejan Stankovic meyakini, kondisi fisik rekan-rekan setimnya yang kurang optimal menjadi penyebab utama skor kacamata.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2010/10/04/47/378703/kelelahan-inter-urung-rebut-tiga-angka</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2010/10/04/47/378703/kelelahan-inter-urung-rebut-tiga-angka"/><item><title>Kelelahan, Inter Urung Rebut Tiga Angka</title><link>https://bola.okezone.com/read/2010/10/04/47/378703/kelelahan-inter-urung-rebut-tiga-angka</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2010/10/04/47/378703/kelelahan-inter-urung-rebut-tiga-angka</guid><pubDate>Senin 04 Oktober 2010 07:15 WIB</pubDate><dc:creator>Defanie Arianti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/10/04/47/378703/DK6PZ26eNj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Inter Milan mengakhiri Derby d'Italia kontra Juventus tanpa gol / Foto: Reuters</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/10/04/47/378703/DK6PZ26eNj.jpg</image><title>Inter Milan mengakhiri Derby d'Italia kontra Juventus tanpa gol / Foto: Reuters</title></images><description>

MILAN - Inter Milan harus puas berbagi angka pada Derby d&amp;rsquo;Italia melawan Juventus, Senin (4/10/2010) dini hari. Gelandang Serbia Dejan Stankovic meyakini, kondisi fisik rekan-rekan setimnya yang kurang optimal menjadi penyebab utama skor kacamata.
&amp;nbsp;
Big match yang dinanti-nantikan pecinta Serie A harus berakhir antiklimaks. Tampil di hadapan pendukungnya sendiri, pasukan Nerazzurri tak mampu menggetarkan jala gawang Marco Storari.

&amp;nbsp;

Justru, gawang Julio Cesar lah yang sempat kebobolan di menit 30, berkat aksi ciamik VIncenzo Iaquinta menyambut umpan Milos Krasic. Beruntung, gol itu segera dianulir, karena posisi Iaquinta terlebih dulu offside.

&amp;nbsp;

&quot;Seperti yang sudah kami duga, pertandingan berjalan sengit hingga akhir. Ini laga yang sangat sulit,&quot; komentar Stankovic kepada Mediaset Premium.

&amp;nbsp;

Menanggapi kemandulan barisan striker Nerazzurri di depan gawang Juve, Stankovic berkilah, jadwal padat yang harus mereka lakoni mulai mempengaruhi performa sang jawara Eropa.

&amp;nbsp;

&quot;Akhir-akhir ini kami melakoni banyak pertandingan, tepatnya tiga hari sekali. Tapi, kami harus tetap menjalaninya,&quot; tegas mantan punggawa Red Star Belgrade dan Lazio.</description><content:encoded>

MILAN - Inter Milan harus puas berbagi angka pada Derby d&amp;rsquo;Italia melawan Juventus, Senin (4/10/2010) dini hari. Gelandang Serbia Dejan Stankovic meyakini, kondisi fisik rekan-rekan setimnya yang kurang optimal menjadi penyebab utama skor kacamata.
&amp;nbsp;
Big match yang dinanti-nantikan pecinta Serie A harus berakhir antiklimaks. Tampil di hadapan pendukungnya sendiri, pasukan Nerazzurri tak mampu menggetarkan jala gawang Marco Storari.

&amp;nbsp;

Justru, gawang Julio Cesar lah yang sempat kebobolan di menit 30, berkat aksi ciamik VIncenzo Iaquinta menyambut umpan Milos Krasic. Beruntung, gol itu segera dianulir, karena posisi Iaquinta terlebih dulu offside.

&amp;nbsp;

&quot;Seperti yang sudah kami duga, pertandingan berjalan sengit hingga akhir. Ini laga yang sangat sulit,&quot; komentar Stankovic kepada Mediaset Premium.

&amp;nbsp;

Menanggapi kemandulan barisan striker Nerazzurri di depan gawang Juve, Stankovic berkilah, jadwal padat yang harus mereka lakoni mulai mempengaruhi performa sang jawara Eropa.

&amp;nbsp;

&quot;Akhir-akhir ini kami melakoni banyak pertandingan, tepatnya tiga hari sekali. Tapi, kami harus tetap menjalaninya,&quot; tegas mantan punggawa Red Star Belgrade dan Lazio.</content:encoded></item></channel></rss>
