<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pekan Berat 'Macan Putih'</title><description>Dihantam 4-0 oleh Arema Indonesia, bukan persoalan sepele bagi Persik Kediri. Bisa jadi kekalahan itu menjadi antiklimaks bagi tim berjuluk Macan Putih, yang sebelumnya berambisi ke final Piala Indonesia (PI) 2010.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2010/07/29/49/357910/pekan-berat-macan-putih</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2010/07/29/49/357910/pekan-berat-macan-putih"/><item><title>Pekan Berat 'Macan Putih'</title><link>https://bola.okezone.com/read/2010/07/29/49/357910/pekan-berat-macan-putih</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2010/07/29/49/357910/pekan-berat-macan-putih</guid><pubDate>Kamis 29 Juli 2010 21:08 WIB</pubDate><dc:creator>Kukuh Setiawan (Koran Sindo)</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/07/29/49/357910/PCoZ4FU4Uv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Logo Persik Kediri / Ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/07/29/49/357910/PCoZ4FU4Uv.jpg</image><title>Foto: Logo Persik Kediri / Ist</title></images><description>KEDIRI - Dihantam 4-0 oleh Arema Indonesia, bukan persoalan sepele bagi Persik Kediri. Bisa jadi kekalahan itu menjadi antiklimaks bagi tim berjuluk Macan Putih, yang sebelumnya berambisi ke final Piala Indonesia (PI) 2010.Memang, masih ada peluang merebut gelar ketiga menghadapi Persipura Jayapura. Namun melihat runtuhnya mental Mahyadi Panggabean dkk, peluang untuk menempati urutan ketiga juga sangat kecil. Apalagi, kekuatan yang dihadapi adalah tim berjuluk Mutiara Hitam.&amp;ldquo;Situasi yang sangat tidak enak. Persik akan menghadapi Persipura dengan mental kurang bagus setelah kalah dari Arema,&amp;rdquo; kata pelatih Persik Kediri Agus Yuwono.Bagaimana pun, diakuinya, kualitas Persik memang berada di bawah tiga kontestan lain yang berjibaku di semifnal PI 2010. Terutama Persipura yang walaupun tersingkir namun masih bisa berjalan tegak karena hanya kalah adu penalti atas Sriwijaya FC (SFC), Selasa (27/7/2010).Mantan pelatih Persema ini pun tidak membebani anak asuhnya dengan target terlalu tinggi dalam perebutan peringkat 3 di Stadion Manahan Solo. Ia hanya ingin tim bermain sebaik mungkin, berapa pun skor akhirnya.&amp;ldquo;Kalah sudah biasa. Tapi dengan skor 4-0 jelas itu sudah di luar perkiraan. Saya memaklumi kondisi psikis pemain. Bohong kalau saya bilang itu tidak ada pengaruhnya,&amp;rdquo; tambahnya.Belum reda trauma hujan gol saat menghadapi Arema Indonesia sekaligus persiapan kontra Persipura, tim berjuluk Macan Putih masih harus memikirkan pertandingan ulang Liga Super Indonesia (LSI) minggu depan.Pekan yang benar-benar berat bagi tim kesayangan Persikmania. Agus menuturkan, memecah konsentrasi di dua pertandingan itu sangat sulit. Di sisi lain ia dihadapkan pada keinginan merebut posisi ketiga PI 2010, sementara Persik juga bertekad mengamankan peluang ke play off LSI.Rumitnya situasi, membuat Agus sementara ini memilih konsentrasi menghadapi Persipura di perebutan posisi 3. Setelah itu ia baru akan mempersiapkan ke laga ulang melawan Persebaya Surabaya, yang rencananya digelar 5 Agustus mendatang di Stadion Brawijaya Kediri. &amp;ldquo;Kita tidak akan mampu kalau memikirkan semuanya sekaligus. Pastinya sekarang kita memikirkan dulu bagaimana menghadapi Persipura. Mereka tim bagus dan semua sudah melihat bagaimana saat melawan Sriwijaya FC,&amp;rdquo; tandas pelatih yang selalu berpenampilan necis ini.</description><content:encoded>KEDIRI - Dihantam 4-0 oleh Arema Indonesia, bukan persoalan sepele bagi Persik Kediri. Bisa jadi kekalahan itu menjadi antiklimaks bagi tim berjuluk Macan Putih, yang sebelumnya berambisi ke final Piala Indonesia (PI) 2010.Memang, masih ada peluang merebut gelar ketiga menghadapi Persipura Jayapura. Namun melihat runtuhnya mental Mahyadi Panggabean dkk, peluang untuk menempati urutan ketiga juga sangat kecil. Apalagi, kekuatan yang dihadapi adalah tim berjuluk Mutiara Hitam.&amp;ldquo;Situasi yang sangat tidak enak. Persik akan menghadapi Persipura dengan mental kurang bagus setelah kalah dari Arema,&amp;rdquo; kata pelatih Persik Kediri Agus Yuwono.Bagaimana pun, diakuinya, kualitas Persik memang berada di bawah tiga kontestan lain yang berjibaku di semifnal PI 2010. Terutama Persipura yang walaupun tersingkir namun masih bisa berjalan tegak karena hanya kalah adu penalti atas Sriwijaya FC (SFC), Selasa (27/7/2010).Mantan pelatih Persema ini pun tidak membebani anak asuhnya dengan target terlalu tinggi dalam perebutan peringkat 3 di Stadion Manahan Solo. Ia hanya ingin tim bermain sebaik mungkin, berapa pun skor akhirnya.&amp;ldquo;Kalah sudah biasa. Tapi dengan skor 4-0 jelas itu sudah di luar perkiraan. Saya memaklumi kondisi psikis pemain. Bohong kalau saya bilang itu tidak ada pengaruhnya,&amp;rdquo; tambahnya.Belum reda trauma hujan gol saat menghadapi Arema Indonesia sekaligus persiapan kontra Persipura, tim berjuluk Macan Putih masih harus memikirkan pertandingan ulang Liga Super Indonesia (LSI) minggu depan.Pekan yang benar-benar berat bagi tim kesayangan Persikmania. Agus menuturkan, memecah konsentrasi di dua pertandingan itu sangat sulit. Di sisi lain ia dihadapkan pada keinginan merebut posisi ketiga PI 2010, sementara Persik juga bertekad mengamankan peluang ke play off LSI.Rumitnya situasi, membuat Agus sementara ini memilih konsentrasi menghadapi Persipura di perebutan posisi 3. Setelah itu ia baru akan mempersiapkan ke laga ulang melawan Persebaya Surabaya, yang rencananya digelar 5 Agustus mendatang di Stadion Brawijaya Kediri. &amp;ldquo;Kita tidak akan mampu kalau memikirkan semuanya sekaligus. Pastinya sekarang kita memikirkan dulu bagaimana menghadapi Persipura. Mereka tim bagus dan semua sudah melihat bagaimana saat melawan Sriwijaya FC,&amp;rdquo; tandas pelatih yang selalu berpenampilan necis ini.</content:encoded></item></channel></rss>
