<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Leonardo Kapok Jadi Allenatore</title><description>Debut Leonardo Araujo menjadi pelatih memang tidak semulus yang dibayangkan. Usai membesut AC Milan, pria berkebangsaan Brasil ini mengaku kapok memangku jabatan sebagai allenatore.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2010/05/17/47/333425/leonardo-kapok-jadi-allenatore</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2010/05/17/47/333425/leonardo-kapok-jadi-allenatore"/><item><title>Leonardo Kapok Jadi Allenatore</title><link>https://bola.okezone.com/read/2010/05/17/47/333425/leonardo-kapok-jadi-allenatore</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2010/05/17/47/333425/leonardo-kapok-jadi-allenatore</guid><pubDate>Senin 17 Mei 2010 15:18 WIB</pubDate><dc:creator>Muhayati Faridatun</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/05/17/47/333425/8a3H3dvPw0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Leonardo Araujo / Reuters</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/05/17/47/333425/8a3H3dvPw0.jpg</image><title>Foto: Leonardo Araujo / Reuters</title></images><description>MILAN - Debut Leonardo Araujo menjadi pelatih memang tidak semulus yang dibayangkan. Usai membesut AC Milan, pria berkebangsaan Brasil ini mengaku kapok memangku jabatan sebagai allenatore.
&amp;nbsp;
Meski hanya menduduki peringkat tiga Serie A, Milan mengakhiri musim dengan gemilang berkat kemenangan besar 3-0 atas Juventus di San Siro, akhir pekan lalu.
&amp;nbsp;
Dua hari sebelumnya, Jumat (14/5/2010), Leonardo didampingi Wakil Presiden Milan, Adriano Galliani, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya. Mantan punggawa Rossoneri pun menyatakan enggan meneruskan kiprahnya sebagai pelatih, paling tidak dalam waktu dekat.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Memang tidak ada alasan kuat mengapa saya harus membuat keputusan ini. Saya harus berterima kasih kepada siapapun atas pengalaman indah selama 13 tahun di San Siro,&amp;rdquo; aku Leonardo, yang dikabarkan siap menggantikan Carlos Dunga sebagai arsitek Timnas Brasil.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sebelumnya saya tidak pernah berpikir menjadi seorang pelatih dan ini merupakan pengalaman hebat dalam hidup saya. Hingga kini, saya belum tahu bagaimana kelanjutan masa depan saya,&amp;rdquo; jelas pelatih 40 tahun ini.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Prinsip utama saya adalah tetap bahagia dan tidak tertarik melakukan sesuatu tanpa berpikir lebih jauh,&amp;rdquo; pungkasnya, sedikit menyesalkan kegagalan debutnya sebagai pelatih, dikutip dari Sport.co.uk, Senin (17/5/2010).</description><content:encoded>MILAN - Debut Leonardo Araujo menjadi pelatih memang tidak semulus yang dibayangkan. Usai membesut AC Milan, pria berkebangsaan Brasil ini mengaku kapok memangku jabatan sebagai allenatore.
&amp;nbsp;
Meski hanya menduduki peringkat tiga Serie A, Milan mengakhiri musim dengan gemilang berkat kemenangan besar 3-0 atas Juventus di San Siro, akhir pekan lalu.
&amp;nbsp;
Dua hari sebelumnya, Jumat (14/5/2010), Leonardo didampingi Wakil Presiden Milan, Adriano Galliani, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya. Mantan punggawa Rossoneri pun menyatakan enggan meneruskan kiprahnya sebagai pelatih, paling tidak dalam waktu dekat.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Memang tidak ada alasan kuat mengapa saya harus membuat keputusan ini. Saya harus berterima kasih kepada siapapun atas pengalaman indah selama 13 tahun di San Siro,&amp;rdquo; aku Leonardo, yang dikabarkan siap menggantikan Carlos Dunga sebagai arsitek Timnas Brasil.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sebelumnya saya tidak pernah berpikir menjadi seorang pelatih dan ini merupakan pengalaman hebat dalam hidup saya. Hingga kini, saya belum tahu bagaimana kelanjutan masa depan saya,&amp;rdquo; jelas pelatih 40 tahun ini.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Prinsip utama saya adalah tetap bahagia dan tidak tertarik melakukan sesuatu tanpa berpikir lebih jauh,&amp;rdquo; pungkasnya, sedikit menyesalkan kegagalan debutnya sebagai pelatih, dikutip dari Sport.co.uk, Senin (17/5/2010).</content:encoded></item></channel></rss>
