<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Zaccheroni: Saya Menyesal</title><description>Alberto Zaccheroni mengaku sebagai orang yang patut disalahkan atas kegagalan Juventus musim ini.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2010/05/14/47/332796/zaccheroni-saya-menyesal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2010/05/14/47/332796/zaccheroni-saya-menyesal"/><item><title>Zaccheroni: Saya Menyesal</title><link>https://bola.okezone.com/read/2010/05/14/47/332796/zaccheroni-saya-menyesal</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2010/05/14/47/332796/zaccheroni-saya-menyesal</guid><pubDate>Jum'at 14 Mei 2010 23:11 WIB</pubDate><dc:creator>Dewi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/05/14/47/332796/J7XeLdsRT9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Alberto Zaccheroni/Getty Images </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/05/14/47/332796/J7XeLdsRT9.jpg</image><title>Foto: Alberto Zaccheroni/Getty Images </title></images><description>TURIN &amp;ndash; Alberto Zaccheroni mengaku sebagai orang yang patut disalahkan atas kegagalan Juventus musim ini.
&amp;nbsp;
Sejak mengambil alih kursi pelatih dari Ciro Ferrara, Januari silam, Zaccheroni tahu betul pekerjaanya bersama I Bianconeri tak mudah. Kondisi klub asal Turin lagi morat-marit.
&amp;nbsp;
Zaccheroni tak saja dituntut mengembalikan posisi Juventus ke papan atas, tapi juga memompa semangat Alessandro Del Piero dkk yang tengah terpuruk. Sayang, dia gagal menyelesaikan tugas. I Bianconeri bahkan gagal mengamankan satu tiket ke Liga Champions musim depan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya merasa menyesal karena tak mampu memperbaiki situasi, yakni mendongkrak posisi klub di klasemen,&amp;rdquo; keluh Zaccheroni seperti dilansir Goal, Jumat (14/5/2010).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya selalu berharap tak menemui banyak kesulitan. Keberuntungan bagi pelatih yang memiliki banyak pilihan, tapi saya tak memiliki itu karena banyaknya pemain cedera,&amp;rdquo; lanjut pria yang pernah membesut AC Milan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami akan melawan Milan di San Siro. Tapi, memalukan karena di pertandingan terakhir tak ada lagi yang kami pertaruhkan, biasanya ini pertandingan penting,&amp;rdquo; tandas pria kelahiran 57 tahun lalu.
&amp;nbsp;
Lebih lanjut, Zaccheroni mengaku tak tahu siapa yang akan menggantikan posisinya, meski belakangan disebut-sebut Luigi Del Neri sebagai kandidat kuat.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Klub sudah bicara soal kemungkinan saya pergi, tapi saya tak tahu siapa yang akan datang. Banyak nama menjadi kandidat dan mereka pelatih hebat,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>TURIN &amp;ndash; Alberto Zaccheroni mengaku sebagai orang yang patut disalahkan atas kegagalan Juventus musim ini.
&amp;nbsp;
Sejak mengambil alih kursi pelatih dari Ciro Ferrara, Januari silam, Zaccheroni tahu betul pekerjaanya bersama I Bianconeri tak mudah. Kondisi klub asal Turin lagi morat-marit.
&amp;nbsp;
Zaccheroni tak saja dituntut mengembalikan posisi Juventus ke papan atas, tapi juga memompa semangat Alessandro Del Piero dkk yang tengah terpuruk. Sayang, dia gagal menyelesaikan tugas. I Bianconeri bahkan gagal mengamankan satu tiket ke Liga Champions musim depan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya merasa menyesal karena tak mampu memperbaiki situasi, yakni mendongkrak posisi klub di klasemen,&amp;rdquo; keluh Zaccheroni seperti dilansir Goal, Jumat (14/5/2010).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya selalu berharap tak menemui banyak kesulitan. Keberuntungan bagi pelatih yang memiliki banyak pilihan, tapi saya tak memiliki itu karena banyaknya pemain cedera,&amp;rdquo; lanjut pria yang pernah membesut AC Milan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami akan melawan Milan di San Siro. Tapi, memalukan karena di pertandingan terakhir tak ada lagi yang kami pertaruhkan, biasanya ini pertandingan penting,&amp;rdquo; tandas pria kelahiran 57 tahun lalu.
&amp;nbsp;
Lebih lanjut, Zaccheroni mengaku tak tahu siapa yang akan menggantikan posisinya, meski belakangan disebut-sebut Luigi Del Neri sebagai kandidat kuat.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Klub sudah bicara soal kemungkinan saya pergi, tapi saya tak tahu siapa yang akan datang. Banyak nama menjadi kandidat dan mereka pelatih hebat,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
