<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rebutan Penalti, Drogba Minta Maaf</title><description>Didier Drogba meminta maaf kepada Frank Lampard terkait kejadian saat penalti pertama Chelsea. Dia mengaku frustrasi karena tak bisa menjebol gawang lawan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2010/05/10/45/331114/rebutan-penalti-drogba-minta-maaf</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2010/05/10/45/331114/rebutan-penalti-drogba-minta-maaf"/><item><title>Rebutan Penalti, Drogba Minta Maaf</title><link>https://bola.okezone.com/read/2010/05/10/45/331114/rebutan-penalti-drogba-minta-maaf</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2010/05/10/45/331114/rebutan-penalti-drogba-minta-maaf</guid><pubDate>Senin 10 Mei 2010 13:56 WIB</pubDate><dc:creator>Dewi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/05/10/45/331114/H15b3gwPpZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Frank Lamprd dan Didier Drogba berdebat sebelum mengambil penalti/Getty Images </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/05/10/45/331114/H15b3gwPpZ.jpg</image><title>Foto: Frank Lamprd dan Didier Drogba berdebat sebelum mengambil penalti/Getty Images </title></images><description>LONDON &amp;ndash; Didier Drogba meminta maaf kepada Frank Lampard terkait kejadian saat penalti pertama Chelsea. Dia mengaku frustrasi karena tak bisa menjebol gawang lawan.
&amp;nbsp;
Drogba terlihat adu mulut dengan Lampard sebelum eksekusi tendangan penalti pertama di menit 32 ketika melawan Wigan Athletic, Minggu (9/5/2010).
&amp;nbsp;
Tapi, akhirnya Lampard-lah yang menjadi eksekutor dari titik 12 pas. Di akhir laga Drogba akhirnya meminta maaf kepada Lampard. Dia mengaku frustrasi karena belum mencetak gol, padahal dia memburu gelar topskorer.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ya, saya mengerti. Tapi, saat itu saya kecewa karena saya ingin mencetak gol,&amp;rdquo; tandas Lampard seperti dilansir Football365, Senin (10/5/2010).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Awalnya saya tak senang, tapi kemudian saya sadar telah melakukan kesalahan besar. Dia (Lampard) benar,&amp;rdquo; imbuh striker Timnas Pantai Gading.
&amp;nbsp;
Beruntung, Drogba bisa membayarnya di babak kedua. Dia mencetak hat-trick sekaligus mengamankan gelar topskorer dengan total 29 gol musim ini.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya harus melupakan rasa frustrasi ini dan kembali fokus di babak kedua. Kami bermain bagi, jadi saya memiliki banyak peluang mencetak gol,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Didier Drogba meminta maaf kepada Frank Lampard terkait kejadian saat penalti pertama Chelsea. Dia mengaku frustrasi karena tak bisa menjebol gawang lawan.
&amp;nbsp;
Drogba terlihat adu mulut dengan Lampard sebelum eksekusi tendangan penalti pertama di menit 32 ketika melawan Wigan Athletic, Minggu (9/5/2010).
&amp;nbsp;
Tapi, akhirnya Lampard-lah yang menjadi eksekutor dari titik 12 pas. Di akhir laga Drogba akhirnya meminta maaf kepada Lampard. Dia mengaku frustrasi karena belum mencetak gol, padahal dia memburu gelar topskorer.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ya, saya mengerti. Tapi, saat itu saya kecewa karena saya ingin mencetak gol,&amp;rdquo; tandas Lampard seperti dilansir Football365, Senin (10/5/2010).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Awalnya saya tak senang, tapi kemudian saya sadar telah melakukan kesalahan besar. Dia (Lampard) benar,&amp;rdquo; imbuh striker Timnas Pantai Gading.
&amp;nbsp;
Beruntung, Drogba bisa membayarnya di babak kedua. Dia mencetak hat-trick sekaligus mengamankan gelar topskorer dengan total 29 gol musim ini.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya harus melupakan rasa frustrasi ini dan kembali fokus di babak kedua. Kami bermain bagi, jadi saya memiliki banyak peluang mencetak gol,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
