<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Victory SC Mengaku Kalah Kelas</title><description>Seteru Sriwijaya FC asal Maladewa, Victory SC, akhirnya mengaku kalah. Padahal semula mereka yakin dapat mengimbangi permainan tuan rumah.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2010/04/21/50/325098/victory-sc-mengaku-kalah-kelas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2010/04/21/50/325098/victory-sc-mengaku-kalah-kelas"/><item><title>Victory SC Mengaku Kalah Kelas</title><link>https://bola.okezone.com/read/2010/04/21/50/325098/victory-sc-mengaku-kalah-kelas</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2010/04/21/50/325098/victory-sc-mengaku-kalah-kelas</guid><pubDate>Rabu 21 April 2010 23:13 WIB</pubDate><dc:creator>Arpan Rachman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/04/21/50/325098/DELJeFSF5E.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rahmad Darmawan memeberikan instruksi kepada pemain Sriwijaya FC saat latihan/ Foto: Koran SI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/04/21/50/325098/DELJeFSF5E.jpg</image><title>Rahmad Darmawan memeberikan instruksi kepada pemain Sriwijaya FC saat latihan/ Foto: Koran SI</title></images><description>PALEMBANG - Seteru Sriwijaya FC asal Maladewa, Victory SC, akhirnya mengaku kalah. Padahal semula mereka yakin dapat mengimbangi permainan tuan rumah.&amp;ldquo;Di lapangan terlihat beda antara kualitas sepakbola Indonesia dengan negeri kami. Tak dapat dipungkiri kami kalah segalanya,&amp;rdquo; kata pelatih Ali Suzain kepada wartawan di Media Centre Jakabaring, Rabu (21/4/2010).Ali menyebut bahwa ada tiga pemain kuncinya yang tak dapat tampil. Lantaran ketiganya terakumulasi regulasi hukuman kartukuning.Sedangkan pelatih SFC Rahmad Darmawan menyadari bahwa dengan kemenangan besarlah timnya masih mungkin bermain di kandang pada 16 Besar. &amp;ldquo;Ini juga sejarah bagi SFC karena lolos ke babak kedua atau 16 Besar AFC Cup,&amp;rdquo; ujar Darmawan.Imbuhnya, sempat pemain tidak bermain efektif pada babak pertama. Pergerakan tanpa bola minim diperagakan. Akibatnya, tidak banyak tercipta ruang tembak yang kosong untuk dimanfaatkan jadi celah peluang gol.&amp;ldquo;Tapi babak kedua, pemain tampil lebih baik. Mereka konstan menjaga ritme sehingga unggul dengan banyak gol,&amp;rdquo; pungkas Rahmad.</description><content:encoded>PALEMBANG - Seteru Sriwijaya FC asal Maladewa, Victory SC, akhirnya mengaku kalah. Padahal semula mereka yakin dapat mengimbangi permainan tuan rumah.&amp;ldquo;Di lapangan terlihat beda antara kualitas sepakbola Indonesia dengan negeri kami. Tak dapat dipungkiri kami kalah segalanya,&amp;rdquo; kata pelatih Ali Suzain kepada wartawan di Media Centre Jakabaring, Rabu (21/4/2010).Ali menyebut bahwa ada tiga pemain kuncinya yang tak dapat tampil. Lantaran ketiganya terakumulasi regulasi hukuman kartukuning.Sedangkan pelatih SFC Rahmad Darmawan menyadari bahwa dengan kemenangan besarlah timnya masih mungkin bermain di kandang pada 16 Besar. &amp;ldquo;Ini juga sejarah bagi SFC karena lolos ke babak kedua atau 16 Besar AFC Cup,&amp;rdquo; ujar Darmawan.Imbuhnya, sempat pemain tidak bermain efektif pada babak pertama. Pergerakan tanpa bola minim diperagakan. Akibatnya, tidak banyak tercipta ruang tembak yang kosong untuk dimanfaatkan jadi celah peluang gol.&amp;ldquo;Tapi babak kedua, pemain tampil lebih baik. Mereka konstan menjaga ritme sehingga unggul dengan banyak gol,&amp;rdquo; pungkas Rahmad.</content:encoded></item></channel></rss>
