<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Moggi: Saya Hanya Korban Calciopoli</title><description>Luciano Moggi membantah dirinya biang kerok Calciopoli musim 2006.  Mantan direktur Juventus itu menilai hanya menjadi korban dari insiden  itu. Benarkah?</description><link>https://bola.okezone.com/read/2010/04/16/47/323237/moggi-saya-hanya-korban-calciopoli</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2010/04/16/47/323237/moggi-saya-hanya-korban-calciopoli"/><item><title>Moggi: Saya Hanya Korban Calciopoli</title><link>https://bola.okezone.com/read/2010/04/16/47/323237/moggi-saya-hanya-korban-calciopoli</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2010/04/16/47/323237/moggi-saya-hanya-korban-calciopoli</guid><pubDate>Jum'at 16 April 2010 05:33 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Mujiraharja</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/04/16/47/323237/qNwUJ4sSyH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Luciano Moggi (tengah) saat hendak melakukan sidang di Naples/Getty Images</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/04/16/47/323237/qNwUJ4sSyH.jpg</image><title>Foto: Luciano Moggi (tengah) saat hendak melakukan sidang di Naples/Getty Images</title></images><description>NAPLES &amp;ndash; Luciano Moggi membantah dirinya biang kerok Calciopoli musim 2006. Mantan direktur Juventus itu menilai hanya menjadi korban dari insiden itu. Benarkah?
&amp;nbsp;
Diketahui, Badan Sepakbola Italia (FIGC) ketika itu memutuskan Moggi telah mengatur hasil pertandingan. Akibat skandal itu, FIGC menghukumnya selama lima tahun pada 2006 dan mendegradasikan Juventus ke Serie B.
&amp;nbsp;
Saat ini Moggi tengah berada di Naples, dimana tim pengacaranya sudah menyiapkan beberapa bukti baru yang memperlihatkan bahwa tim seperti Inter dan beberapa klub lain terlibat.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya tidak pernah menjadi kambing hitam di sepakbola Italia. Mereka yang memaksa saya berada di situasi ini supaya pihak lain bisa bebas,&amp;rdquo; jelas Moggi kepada Mattino 5, Jumat (16/4/2010).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya dituduh karena tim saya menang dan menang, mengingat Juventus adalah tim terkuat. Jika mereka semua kalah, maka mereka tidak puas,&amp;rdquo; lanjut pria asal Italia tersebut.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya berharap persidangan ini tidak menyimpan bukti-bukti penyadapan yang ada ini. Merahasiakan bukti sama saja tidak mengedepankan keadilan,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>NAPLES &amp;ndash; Luciano Moggi membantah dirinya biang kerok Calciopoli musim 2006. Mantan direktur Juventus itu menilai hanya menjadi korban dari insiden itu. Benarkah?
&amp;nbsp;
Diketahui, Badan Sepakbola Italia (FIGC) ketika itu memutuskan Moggi telah mengatur hasil pertandingan. Akibat skandal itu, FIGC menghukumnya selama lima tahun pada 2006 dan mendegradasikan Juventus ke Serie B.
&amp;nbsp;
Saat ini Moggi tengah berada di Naples, dimana tim pengacaranya sudah menyiapkan beberapa bukti baru yang memperlihatkan bahwa tim seperti Inter dan beberapa klub lain terlibat.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya tidak pernah menjadi kambing hitam di sepakbola Italia. Mereka yang memaksa saya berada di situasi ini supaya pihak lain bisa bebas,&amp;rdquo; jelas Moggi kepada Mattino 5, Jumat (16/4/2010).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya dituduh karena tim saya menang dan menang, mengingat Juventus adalah tim terkuat. Jika mereka semua kalah, maka mereka tidak puas,&amp;rdquo; lanjut pria asal Italia tersebut.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya berharap persidangan ini tidak menyimpan bukti-bukti penyadapan yang ada ini. Merahasiakan bukti sama saja tidak mengedepankan keadilan,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
