<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terry Kritik Kualitas Wasit Eropa</title><description>Kepimpinan wasit yang buruk membuat Chelsea tersingkir oleh Inter Milan  di babak 16 besar Liga Champions. Demikian pendapat kapten John Terry.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2010/03/22/261/314634/terry-kritik-kualitas-wasit-eropa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2010/03/22/261/314634/terry-kritik-kualitas-wasit-eropa"/><item><title>Terry Kritik Kualitas Wasit Eropa</title><link>https://bola.okezone.com/read/2010/03/22/261/314634/terry-kritik-kualitas-wasit-eropa</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2010/03/22/261/314634/terry-kritik-kualitas-wasit-eropa</guid><pubDate>Senin 22 Maret 2010 00:03 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Mujiraharja</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/03/21/261/314634/jPywngPBGW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Pemain Chelsea: Joe Cole dan John Terry protes keputusan wasit saat melawan Inter/Getty Images</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/03/21/261/314634/jPywngPBGW.jpg</image><title>Foto: Pemain Chelsea: Joe Cole dan John Terry protes keputusan wasit saat melawan Inter/Getty Images</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Kepimpinan wasit yang buruk membuat Chelsea tersingkir oleh Inter Milan di babak 16 besar Liga Champions. Demikian pendapat kapten John Terry.
&amp;nbsp;
Diketahui, Inter berhasil mempermalukan Chelsea 1-0 di Stamford Bridge. Itu berkat gol sumbangan bomber andalan Samuel Eto'o. Kekalahan ini membuat The Blues tersingkir dengan agregat 3-1.
&amp;nbsp;
Sakit hati Chelsea semakin lengkap setelah Didier Drogba menerima kartu merah. Hal itu terjadi usai bomber Pantai Gading ini ditenggarai telah menginjak kaki gelandang Inter Thiago Motta.
&amp;nbsp;
Terry sendiri mengakui penampilan skuad asuhan Carlo Ancelotti dalam pertandingan itu sangat buruk. Kendati demikian, performa wasit Wolfgang Stark yang memimpin laga tersebut, juga tak lepas mendapatkan kritikan darinya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Penampilan kami memang sangat buruk, tapi begitu juga performa wasit. Aksi mereka kurang bagus untuk kompetisi level seperti ini. Kami bermain di kandang sendiri dan kami sering dirugikan,&amp;rdquo; cetus Terry dikutip Sky Sports, Senin (22/3/2010).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami sudah melakukan yang terbaik untuk berada di posisi ini dan dalam dua tahun kepemimpinan wasit sangat mengecewakan. Kami membutuhkan seseorang di klub yang memprotes hal ini ke UEFA,&amp;rdquo; lanjut bek asal Inggris.
&amp;nbsp;
Terry memang pantas kecewa. Pasalnya, dua penalti yang seharusnya didapat Chelsea, tidak diamini Stark. Namun, dia menolak ada konspirasi untuk menyingkirkan skuad besutan Ancelotti itu.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya tidak mau berpikir ada konspirasi. Tapi, saya sangat frustasi dengan apa yang terjadi. Padahal, Florent Malouda dilanggar di kotak terlarang. Begitu juga dengan Didier Drogba, namun wasit tidak melihatnya,&amp;rdquo; tuntasnya.</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Kepimpinan wasit yang buruk membuat Chelsea tersingkir oleh Inter Milan di babak 16 besar Liga Champions. Demikian pendapat kapten John Terry.
&amp;nbsp;
Diketahui, Inter berhasil mempermalukan Chelsea 1-0 di Stamford Bridge. Itu berkat gol sumbangan bomber andalan Samuel Eto'o. Kekalahan ini membuat The Blues tersingkir dengan agregat 3-1.
&amp;nbsp;
Sakit hati Chelsea semakin lengkap setelah Didier Drogba menerima kartu merah. Hal itu terjadi usai bomber Pantai Gading ini ditenggarai telah menginjak kaki gelandang Inter Thiago Motta.
&amp;nbsp;
Terry sendiri mengakui penampilan skuad asuhan Carlo Ancelotti dalam pertandingan itu sangat buruk. Kendati demikian, performa wasit Wolfgang Stark yang memimpin laga tersebut, juga tak lepas mendapatkan kritikan darinya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Penampilan kami memang sangat buruk, tapi begitu juga performa wasit. Aksi mereka kurang bagus untuk kompetisi level seperti ini. Kami bermain di kandang sendiri dan kami sering dirugikan,&amp;rdquo; cetus Terry dikutip Sky Sports, Senin (22/3/2010).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami sudah melakukan yang terbaik untuk berada di posisi ini dan dalam dua tahun kepemimpinan wasit sangat mengecewakan. Kami membutuhkan seseorang di klub yang memprotes hal ini ke UEFA,&amp;rdquo; lanjut bek asal Inggris.
&amp;nbsp;
Terry memang pantas kecewa. Pasalnya, dua penalti yang seharusnya didapat Chelsea, tidak diamini Stark. Namun, dia menolak ada konspirasi untuk menyingkirkan skuad besutan Ancelotti itu.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya tidak mau berpikir ada konspirasi. Tapi, saya sangat frustasi dengan apa yang terjadi. Padahal, Florent Malouda dilanggar di kotak terlarang. Begitu juga dengan Didier Drogba, namun wasit tidak melihatnya,&amp;rdquo; tuntasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
