<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Abbiati: Fokus ke Liga, Milan!</title><description>Kendati harus rela angkat koper dari kancah Liga Champions 2009/2010, penjaga gawang Christian Abbiati tetap percaya diri bahwa AC Milan mampu bangkit dan kembali fokus melanjutkan persaingan meraih Scudetto.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2010/03/11/261/311490/abbiati-fokus-ke-liga-milan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2010/03/11/261/311490/abbiati-fokus-ke-liga-milan"/><item><title>Abbiati: Fokus ke Liga, Milan!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2010/03/11/261/311490/abbiati-fokus-ke-liga-milan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2010/03/11/261/311490/abbiati-fokus-ke-liga-milan</guid><pubDate>Kamis 11 Maret 2010 11:42 WIB</pubDate><dc:creator>Muhayati Faridatun</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/03/11/261/311490/kb3WbWHpko.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Christian Abbiati / Daylife</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/03/11/261/311490/kb3WbWHpko.jpg</image><title>Foto: Christian Abbiati / Daylife</title></images><description>MANCHESTER - Kendati harus rela angkat koper dari kancah Liga Champions 2009/2010, penjaga gawang Christian Abbiati tetap percaya diri bahwa AC Milan mampu bangkit dan kembali fokus melanjutkan persaingan meraih Scudetto.
&amp;nbsp;
Milan menyerah 0-4 dari Manchester United, dalam leg kedua babak 16 besar dini hari tadi. Anak-anak asuh Leonardo Araujo pulang membawa kenangan buruk dari Old Trafford. Kekalahan 2-3 pada leg pertama di San Siro, pastinya memastikan Rossoneri gagal melaju ke perempat final.
&amp;nbsp;
Abbiati mengakui ketangguhan United, sekaligus menyayangkan lemahnya skuad Rossoneri. Menurutnya, banyak kekosongan di berbagai lini yang mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Wayne Rooney dkk.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami memang harus bangkit setelah leg pertama. Tapi, lebih banyak risiko yang kami ambil, dimana banyak ruang kosong yang tak mampu kami tutupi. United selalu melakukan serangan balik yang mematikan,&amp;rdquo; ungkap Abbiati, seperti dilansir Sky, Kamis (11/3/2010).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami tahu, melawan United pasti sulit. Bangkit dalam keadaan seperti ini tidaklah mudah. Tapi, kami harus segera melakukannya,&amp;rdquo; lanjut penjaga gawang kelahiran Italia, 32 tahun silam.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saat ini, kami harus konsentrasi ke liga, dimana kami masih punya kekuatan untuk melewatinya. Kami hanya tertinggal empat poin dari Inter dan harus melakukan yang terbaik hingga akhir musim,&amp;rdquo; tandas pelapis penjaga gawang asal Brasil Nelson Dida.</description><content:encoded>MANCHESTER - Kendati harus rela angkat koper dari kancah Liga Champions 2009/2010, penjaga gawang Christian Abbiati tetap percaya diri bahwa AC Milan mampu bangkit dan kembali fokus melanjutkan persaingan meraih Scudetto.
&amp;nbsp;
Milan menyerah 0-4 dari Manchester United, dalam leg kedua babak 16 besar dini hari tadi. Anak-anak asuh Leonardo Araujo pulang membawa kenangan buruk dari Old Trafford. Kekalahan 2-3 pada leg pertama di San Siro, pastinya memastikan Rossoneri gagal melaju ke perempat final.
&amp;nbsp;
Abbiati mengakui ketangguhan United, sekaligus menyayangkan lemahnya skuad Rossoneri. Menurutnya, banyak kekosongan di berbagai lini yang mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Wayne Rooney dkk.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami memang harus bangkit setelah leg pertama. Tapi, lebih banyak risiko yang kami ambil, dimana banyak ruang kosong yang tak mampu kami tutupi. United selalu melakukan serangan balik yang mematikan,&amp;rdquo; ungkap Abbiati, seperti dilansir Sky, Kamis (11/3/2010).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami tahu, melawan United pasti sulit. Bangkit dalam keadaan seperti ini tidaklah mudah. Tapi, kami harus segera melakukannya,&amp;rdquo; lanjut penjaga gawang kelahiran Italia, 32 tahun silam.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saat ini, kami harus konsentrasi ke liga, dimana kami masih punya kekuatan untuk melewatinya. Kami hanya tertinggal empat poin dari Inter dan harus melakukan yang terbaik hingga akhir musim,&amp;rdquo; tandas pelapis penjaga gawang asal Brasil Nelson Dida.</content:encoded></item></channel></rss>
