<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tardelli: Masalah Juve Berawal Tiga Tahun Lalu</title><description>Mantan bintang Juventus Marco Tardelli mengaku tak terkejut dengan merosotnya prestasi Juve musim ini. Menurutnya, sudah sejak tiga tahun lalu Bianconeri dihimpit masalah. Apakah itu?</description><link>https://bola.okezone.com/read/2010/02/09/47/301652/tardelli-masalah-juve-berawal-tiga-tahun-lalu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2010/02/09/47/301652/tardelli-masalah-juve-berawal-tiga-tahun-lalu"/><item><title>Tardelli: Masalah Juve Berawal Tiga Tahun Lalu</title><link>https://bola.okezone.com/read/2010/02/09/47/301652/tardelli-masalah-juve-berawal-tiga-tahun-lalu</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2010/02/09/47/301652/tardelli-masalah-juve-berawal-tiga-tahun-lalu</guid><pubDate>Selasa 09 Februari 2010 02:09 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Firdaus</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/02/09/47/301652/iEdoFFJo0d.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Marco Tardell/Dailymail/Isti </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/02/09/47/301652/iEdoFFJo0d.jpg</image><title>Foto: Marco Tardell/Dailymail/Isti </title></images><description>DUBLIN - Mantan bintang Juventus Marco Tardelli mengaku tak terkejut dengan merosotnya prestasi Juve musim ini. Menurutnya, sudah sejak tiga tahun lalu Bianconeri dihimpit masalah. Apakah itu?Mantan gelandang Juve di era 1975-1985 ini menilai akar permasalahan Juve muncul sejak tiga tahun lalu atau saat klub kebanggaan Kota Turin itu terjerat skandal Calciopoli. Saat itu, Juve yang ditinggalkan sejumlah staff terbaiknya melakukan kesalahan besar dengan menunjuk jajaran staff yang menurutnya tidak mengerti sepak bola.&amp;ldquo;Apakah saya terkejut? Tidak, saya sudah mengetahuinya sejak lama,&amp;rdquo; papar Tardelli menyikapi penurunan prestasi Juve yang kini melorot ke posisi tujuh klasemen dan terancam gagal lolos ke Liga Champions musim depan.&amp;ldquo;Saya telah mengatakan kepada mereka (Juve) beberapa kali. Mereka harus membangun era baru sejak tiga tahun silam. Namun di sisi lain, mereka justru tetap pada pendiriannya, mengelontorkan dana besar dan hingga kini belum mendapatkan hasil maksimal. Kini mereka harus menerima situasi ini,&amp;rdquo; tambahnya.Tardelli yang mundur dari jabatan direksi administratif Juve setahun setelah Juve tersandung skandal Calciopoli pada 2006 silam menyatakan, kini Juve harus membayar mahal kesalahannya tersebut.&amp;ldquo;Sebenarnya saya telah mengingatkan hal ini (membangun klub) sejak saya menjabat direksi administratif. Tapi, mereka tak menolaknya dan tetap mendukung sejumlah staff yang tidak mengerti dan tidak pernah terlibat langsung di dunia sepak bola. Kini, mereka harus memulainya lagi dari awal,&amp;rdquo; tutup 55 tahun yang kini menjabat sebagao asisten manajer Timnas Republik Irlandia ini.</description><content:encoded>DUBLIN - Mantan bintang Juventus Marco Tardelli mengaku tak terkejut dengan merosotnya prestasi Juve musim ini. Menurutnya, sudah sejak tiga tahun lalu Bianconeri dihimpit masalah. Apakah itu?Mantan gelandang Juve di era 1975-1985 ini menilai akar permasalahan Juve muncul sejak tiga tahun lalu atau saat klub kebanggaan Kota Turin itu terjerat skandal Calciopoli. Saat itu, Juve yang ditinggalkan sejumlah staff terbaiknya melakukan kesalahan besar dengan menunjuk jajaran staff yang menurutnya tidak mengerti sepak bola.&amp;ldquo;Apakah saya terkejut? Tidak, saya sudah mengetahuinya sejak lama,&amp;rdquo; papar Tardelli menyikapi penurunan prestasi Juve yang kini melorot ke posisi tujuh klasemen dan terancam gagal lolos ke Liga Champions musim depan.&amp;ldquo;Saya telah mengatakan kepada mereka (Juve) beberapa kali. Mereka harus membangun era baru sejak tiga tahun silam. Namun di sisi lain, mereka justru tetap pada pendiriannya, mengelontorkan dana besar dan hingga kini belum mendapatkan hasil maksimal. Kini mereka harus menerima situasi ini,&amp;rdquo; tambahnya.Tardelli yang mundur dari jabatan direksi administratif Juve setahun setelah Juve tersandung skandal Calciopoli pada 2006 silam menyatakan, kini Juve harus membayar mahal kesalahannya tersebut.&amp;ldquo;Sebenarnya saya telah mengingatkan hal ini (membangun klub) sejak saya menjabat direksi administratif. Tapi, mereka tak menolaknya dan tetap mendukung sejumlah staff yang tidak mengerti dan tidak pernah terlibat langsung di dunia sepak bola. Kini, mereka harus memulainya lagi dari awal,&amp;rdquo; tutup 55 tahun yang kini menjabat sebagao asisten manajer Timnas Republik Irlandia ini.</content:encoded></item></channel></rss>
