<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wasit Gagalkan Rovers ke Final Carling?</title><description>Kekecewaan memang pantas dirasakan para pelatih akibat kegagalan timnya meraih kemenangan. Tak terkecuali pelatih Blackburn Rovers Sam Allardyce, usai pasukaanya ditundukkan Aston Villa 4-6, dini hari tadi. Sang pelatih pun mengklaim wasit sebagai penyebabnya. Mengapa?</description><link>https://bola.okezone.com/read/2010/01/21/45/296173/wasit-gagalkan-rovers-ke-final-carling</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2010/01/21/45/296173/wasit-gagalkan-rovers-ke-final-carling"/><item><title>Wasit Gagalkan Rovers ke Final Carling?</title><link>https://bola.okezone.com/read/2010/01/21/45/296173/wasit-gagalkan-rovers-ke-final-carling</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2010/01/21/45/296173/wasit-gagalkan-rovers-ke-final-carling</guid><pubDate>Kamis 21 Januari 2010 08:06 WIB</pubDate><dc:creator>Muhayati Faridatun</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/01/21/45/296173/zWybMmWsG2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Daylife</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/01/21/45/296173/zWybMmWsG2.jpg</image><title>Foto: Daylife</title></images><description>BIRMINGHAM - Kekecewaan memang pantas dirasakan para pelatih akibat kegagalan timnya meraih kemenangan. Tak terkecuali pelatih Blackburn Rovers Sam Allardyce, usai pasukaanya ditundukkan Aston Villa 4-6, dini hari tadi. Sang pelatih pun mengklaim wasit sebagai penyebabnya. Mengapa?
&amp;nbsp;
Rovers tak hanya kehilangan poin penuh, namun satu tiket menuju final Carling Cup melayang dari genggaman. Setelah menyerah 0-1 pada leg pertama partai semifinal di Ewood Park, tengah pekan lalu, kini anak-anak asuh Allardyce harus menelan kekalahan dramatis di Villa Park.
&amp;nbsp;
Rovers memang sempat unggul lebih dulu di awal babak pertama. Sayangnya, Villa juga tak ingin kehilangan kesempatan melaju ke babak final. Akibat kekalahan ini, Allardyce mengaku kecewa atas kepemimpinan wasit.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Mencetak empat gol sangatlah sulit dan itupun gagal membawa kami ke final,&amp;rdquo; aku Allardyce pada BBC, usai pertandingan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya sangat menyesali keputusan wasit yang tidak memberi hukuman saat pelanggaran terjadi pada Ryan Nelsen,&amp;rdquo; tambahnya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ya, mungkin kami gagal mencapai final karena keputusan itu,&amp;rdquo; tandas pelatih kelahiran Inggris, 55 tahun silam.</description><content:encoded>BIRMINGHAM - Kekecewaan memang pantas dirasakan para pelatih akibat kegagalan timnya meraih kemenangan. Tak terkecuali pelatih Blackburn Rovers Sam Allardyce, usai pasukaanya ditundukkan Aston Villa 4-6, dini hari tadi. Sang pelatih pun mengklaim wasit sebagai penyebabnya. Mengapa?
&amp;nbsp;
Rovers tak hanya kehilangan poin penuh, namun satu tiket menuju final Carling Cup melayang dari genggaman. Setelah menyerah 0-1 pada leg pertama partai semifinal di Ewood Park, tengah pekan lalu, kini anak-anak asuh Allardyce harus menelan kekalahan dramatis di Villa Park.
&amp;nbsp;
Rovers memang sempat unggul lebih dulu di awal babak pertama. Sayangnya, Villa juga tak ingin kehilangan kesempatan melaju ke babak final. Akibat kekalahan ini, Allardyce mengaku kecewa atas kepemimpinan wasit.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Mencetak empat gol sangatlah sulit dan itupun gagal membawa kami ke final,&amp;rdquo; aku Allardyce pada BBC, usai pertandingan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya sangat menyesali keputusan wasit yang tidak memberi hukuman saat pelanggaran terjadi pada Ryan Nelsen,&amp;rdquo; tambahnya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ya, mungkin kami gagal mencapai final karena keputusan itu,&amp;rdquo; tandas pelatih kelahiran Inggris, 55 tahun silam.</content:encoded></item></channel></rss>
