<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gagal Amankan Laga, RD Kecewa</title><description>Sriwijaya FC akhirnya hanya bisa berbagi angka dengan tim tamu Persija Jakarta, pada lanjutan Liga Super Indonesia, Rabu (13/1/2010). Pelatih SFC Rahmad Darmawan tidak bisa menyembunyikan kekecewaan setelah anak-anak asuhnya ditahan 1-1.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2010/01/13/49/293829/gagal-amankan-laga-rd-kecewa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2010/01/13/49/293829/gagal-amankan-laga-rd-kecewa"/><item><title>Gagal Amankan Laga, RD Kecewa</title><link>https://bola.okezone.com/read/2010/01/13/49/293829/gagal-amankan-laga-rd-kecewa</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2010/01/13/49/293829/gagal-amankan-laga-rd-kecewa</guid><pubDate>Rabu 13 Januari 2010 19:14 WIB</pubDate><dc:creator>Arpan Rachman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/01/13/49/293829/PSemRgIVQ3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/01/13/49/293829/PSemRgIVQ3.jpg</image><title>Foto: ist</title></images><description>PALEMBANG - Sriwijaya FC akhirnya hanya bisa berbagi angka dengan tim tamu Persija Jakarta, pada lanjutan Liga Super Indonesia, Rabu (13/1/2010). Pelatih SFC Rahmad Darmawan tidak bisa menyembunyikan kekecewaan setelah anak-anak asuhnya ditahan 1-1.
&amp;nbsp;

Tampil di hadapan pendukungnya sendiri, di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Laskar Wong Kito sebenarnya cukup mendominasi pertandingan di babak pertama. Beberapa peluang striker Rahmat 'Poci' Rivai sempat membahayakan gawang Persija, yang dikawal M. Yasir.

&amp;nbsp;

Sempat mencetak angka di babak pertama, tuan rumah harus merelakan wasit menganulir gol Keith Kayamba. Pasalnya, hakim garis terlebih dulu mengangkat bendera offside. Alhasil, babak pertama diakhiri dengan skor kacamata.

&amp;nbsp;

Tuan rumah dikejutkan dengan gol Aliyudin di menit 51. Umpan terukur Bambang Pamungkas kepada Aliyudin di kotak penalti langsung dikonversikan menjadi gol ke gawang Ferry Rotinsulu.

&amp;nbsp;

Beruntung, SFC mampu bereaksi cepat. Hanya berselang empat menit setelah kebobolan, Rahmat Rivai berhasil membuat penonton bersorak setelah gol cantiknya membawa tuan rumah menyamakan kedudukan.

&amp;nbsp;

SFC sebenarnya berpeluang merebut angka maksimal, setelah Keith Kayamba mendapat hadiah penalti di menit 81 akibat pelanggaran yang dilakukan Ismed Sofyan. Sayang, Kayamba gagal memanfaatkan peluang emas. Kiper M. Yasir menahan tendangan Kayamba sekaligus memastikan hasil imbang laga.

&amp;nbsp;

Arsitek Macan Kemayoran Maman Suryaman mengaku bersyukur bisa mencuri satu angka dari tuan rumah. &quot;Kuncinya ada pada kesabaran para pemain mendikte lapangan tengah dengan menempatkan lima gelandang,&quot; demikian jelas Maman, seusai laga.

&amp;nbsp;

Sementara di sisi lain, pelatih tuan rumah Rahmad Darmawan jelas merasa kecewa atas hasil seri tersebut. Dia menilai, anak-anak asuhnya terbawa ritme permainan armada Persija.

&amp;nbsp;

Ketika ditanya mengenai penalti Kayamba yang gagal, RD berkilah, &quot;Kegagalan penalti juga bisa dialami pemain besar seperti Lionel Messi ataupun Maradona.&quot;

&amp;nbsp;

Meski demikian, RD tidak menampik niatnya untuk mencari algojo penalti lain pada partai selanjutnya.

&amp;nbsp;

Selain kehilangan dua angka, SFC juga harus merelakan tiga pemain akibat dibekap cedera, yakni Oktavianus, Arif Suyono, dan Isnan Ali. Jika Okta dan Arif terancam diistirahatkan pada beberapa pertandingan ke depan, Isnan Ali disinyalir hanya memerlukan terapi sekira dua pekan.</description><content:encoded>PALEMBANG - Sriwijaya FC akhirnya hanya bisa berbagi angka dengan tim tamu Persija Jakarta, pada lanjutan Liga Super Indonesia, Rabu (13/1/2010). Pelatih SFC Rahmad Darmawan tidak bisa menyembunyikan kekecewaan setelah anak-anak asuhnya ditahan 1-1.
&amp;nbsp;

Tampil di hadapan pendukungnya sendiri, di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Laskar Wong Kito sebenarnya cukup mendominasi pertandingan di babak pertama. Beberapa peluang striker Rahmat 'Poci' Rivai sempat membahayakan gawang Persija, yang dikawal M. Yasir.

&amp;nbsp;

Sempat mencetak angka di babak pertama, tuan rumah harus merelakan wasit menganulir gol Keith Kayamba. Pasalnya, hakim garis terlebih dulu mengangkat bendera offside. Alhasil, babak pertama diakhiri dengan skor kacamata.

&amp;nbsp;

Tuan rumah dikejutkan dengan gol Aliyudin di menit 51. Umpan terukur Bambang Pamungkas kepada Aliyudin di kotak penalti langsung dikonversikan menjadi gol ke gawang Ferry Rotinsulu.

&amp;nbsp;

Beruntung, SFC mampu bereaksi cepat. Hanya berselang empat menit setelah kebobolan, Rahmat Rivai berhasil membuat penonton bersorak setelah gol cantiknya membawa tuan rumah menyamakan kedudukan.

&amp;nbsp;

SFC sebenarnya berpeluang merebut angka maksimal, setelah Keith Kayamba mendapat hadiah penalti di menit 81 akibat pelanggaran yang dilakukan Ismed Sofyan. Sayang, Kayamba gagal memanfaatkan peluang emas. Kiper M. Yasir menahan tendangan Kayamba sekaligus memastikan hasil imbang laga.

&amp;nbsp;

Arsitek Macan Kemayoran Maman Suryaman mengaku bersyukur bisa mencuri satu angka dari tuan rumah. &quot;Kuncinya ada pada kesabaran para pemain mendikte lapangan tengah dengan menempatkan lima gelandang,&quot; demikian jelas Maman, seusai laga.

&amp;nbsp;

Sementara di sisi lain, pelatih tuan rumah Rahmad Darmawan jelas merasa kecewa atas hasil seri tersebut. Dia menilai, anak-anak asuhnya terbawa ritme permainan armada Persija.

&amp;nbsp;

Ketika ditanya mengenai penalti Kayamba yang gagal, RD berkilah, &quot;Kegagalan penalti juga bisa dialami pemain besar seperti Lionel Messi ataupun Maradona.&quot;

&amp;nbsp;

Meski demikian, RD tidak menampik niatnya untuk mencari algojo penalti lain pada partai selanjutnya.

&amp;nbsp;

Selain kehilangan dua angka, SFC juga harus merelakan tiga pemain akibat dibekap cedera, yakni Oktavianus, Arif Suyono, dan Isnan Ali. Jika Okta dan Arif terancam diistirahatkan pada beberapa pertandingan ke depan, Isnan Ali disinyalir hanya memerlukan terapi sekira dua pekan.</content:encoded></item></channel></rss>
