<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tanpa Toni, Munich Lebih Baik</title><description>Suasana dalam skuad Bayern Munich jauh lebih baik, sekarang. Menurut Mark van Bommel, netralitas itu hadir berkat kepergian Luca Toni. Benarkah?</description><link>https://bola.okezone.com/read/2010/01/09/48/292394/tanpa-toni-munich-lebih-baik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2010/01/09/48/292394/tanpa-toni-munich-lebih-baik"/><item><title>Tanpa Toni, Munich Lebih Baik</title><link>https://bola.okezone.com/read/2010/01/09/48/292394/tanpa-toni-munich-lebih-baik</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2010/01/09/48/292394/tanpa-toni-munich-lebih-baik</guid><pubDate>Sabtu 09 Januari 2010 01:37 WIB</pubDate><dc:creator>Devy Lubis</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/01/09/48/292394/tbw69RKbSI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Courtesy: Getty Images</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/01/09/48/292394/tbw69RKbSI.jpg</image><title>Courtesy: Getty Images</title></images><description>MUNICH &amp;ndash; Suasana dalam skuad Bayern Munich jauh lebih baik, sekarang. Menurut  Mark van Bommel, netralitas itu hadir berkat kepergian Luca Toni. Benarkah?
&amp;nbsp;
Ya, van Bommel dengan gamblang mengungkapkan kepergian Toni dari Allianz Arena merupakan harapan banyak pihak di Munich. Sebab, mandeknya permainan bintang Italia itu di kancah elit Bundesliga dinilai memperburuk atmosfer skuad, beberapa bulan terakhir.
&amp;nbsp;
Setelah perang mulut dua kubu di media -juga ceplas-ceplosnya Toni yang berharap segera pulang ke Serie A- kepergian striker 33 tahun itu menjadi jawaban.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Suasana di Munich sekarang sungguh menakjubkan. Semua orang di sini saling menghargai. Dan tak satu orangpun mengacaukan kondisi ini,&amp;rdquo; cetus Van Bommel kepada Bild, Sabtu (9/1/2010).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Salah satu penyebabnya, tentu saja kepergian Luca Toni,&amp;rdquo; sebutnya, &amp;ldquo;Dia sudah mendapat banyak dari kami, dan melepasnya adalah keputusan yang tepat.&amp;rdquo;
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sulit bagi kami melihat potensi macam dia harus duduk diam di pinggir lapangan,&amp;rdquo; kilahnya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Jika kami mampu bertahan seperti ini, saya yakin kebersamaan tim makin kuat. Karena di sini kami membuang sikap individu,&amp;rdquo; jelasnya, &amp;ldquo;Kami memang tidak punya pemain bintang seperti Barcelona atau Real Madrid, tapi kami bisa mengalahkan siapapun berkat kerjasama hebat tim.&amp;rdquo;
&amp;nbsp;</description><content:encoded>MUNICH &amp;ndash; Suasana dalam skuad Bayern Munich jauh lebih baik, sekarang. Menurut  Mark van Bommel, netralitas itu hadir berkat kepergian Luca Toni. Benarkah?
&amp;nbsp;
Ya, van Bommel dengan gamblang mengungkapkan kepergian Toni dari Allianz Arena merupakan harapan banyak pihak di Munich. Sebab, mandeknya permainan bintang Italia itu di kancah elit Bundesliga dinilai memperburuk atmosfer skuad, beberapa bulan terakhir.
&amp;nbsp;
Setelah perang mulut dua kubu di media -juga ceplas-ceplosnya Toni yang berharap segera pulang ke Serie A- kepergian striker 33 tahun itu menjadi jawaban.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Suasana di Munich sekarang sungguh menakjubkan. Semua orang di sini saling menghargai. Dan tak satu orangpun mengacaukan kondisi ini,&amp;rdquo; cetus Van Bommel kepada Bild, Sabtu (9/1/2010).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Salah satu penyebabnya, tentu saja kepergian Luca Toni,&amp;rdquo; sebutnya, &amp;ldquo;Dia sudah mendapat banyak dari kami, dan melepasnya adalah keputusan yang tepat.&amp;rdquo;
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sulit bagi kami melihat potensi macam dia harus duduk diam di pinggir lapangan,&amp;rdquo; kilahnya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Jika kami mampu bertahan seperti ini, saya yakin kebersamaan tim makin kuat. Karena di sini kami membuang sikap individu,&amp;rdquo; jelasnya, &amp;ldquo;Kami memang tidak punya pemain bintang seperti Barcelona atau Real Madrid, tapi kami bisa mengalahkan siapapun berkat kerjasama hebat tim.&amp;rdquo;
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
