<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sacchi: Inter Kompak, Milan Individualistis</title><description>Arrigo Sacchi mencoba menjelaskan perbedaan antara AC Milan dan Inter Milan. Menurut mantan arsitek Timnas Italia itu, saat ini permainan Inter lebih kompak. Sedangkan Milan, Sacchi menilai bermain sangat individualistis</description><link>https://bola.okezone.com/read/2009/12/23/47/287453/sacchi-inter-kompak-milan-individualistis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2009/12/23/47/287453/sacchi-inter-kompak-milan-individualistis"/><item><title>Sacchi: Inter Kompak, Milan Individualistis</title><link>https://bola.okezone.com/read/2009/12/23/47/287453/sacchi-inter-kompak-milan-individualistis</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2009/12/23/47/287453/sacchi-inter-kompak-milan-individualistis</guid><pubDate>Rabu 23 Desember 2009 02:15 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Mujiraharja</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/12/23/47/287453/u9BnIiWHt6.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Arrigo Sacchi sebelah kanan/Reuters</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/12/23/47/287453/u9BnIiWHt6.jpeg</image><title>Foto: Arrigo Sacchi sebelah kanan/Reuters</title></images><description>MILAN &amp;ndash; Arrigo Sacchi mencoba menjelaskan perbedaan antara AC Milan dan Inter Milan. Menurut mantan arsitek Timnas Italia itu, saat ini permainan Inter lebih kompak. Sedangkan Milan, Sacchi menilai bermain sangat individualistis.
&amp;nbsp;
Sacchi membicarakan persamaan dan perbedaan kedua klub dalam kolom di La Gazzetta Dello Sport, Rabu (23/12/2009). Meski pernah menjalani masa indah bersama I Rossoneri, Sacchi mencoba menilai Inter secara adil.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Nerazzurri dilatih secara mengagumkan oleh Jose Mourinho. Mereka menunjukkan sebuah tim penuh motivasi. Ini sangat membantu kemampuan teknis mereka di setiap ajang,&quot; demikian kata Sacchi.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Inter memiliki skuad yang sangat berkualitas. Mereka memang belum bermain sesuai harapan, tapi permainan mereka mulai meningkat. Sang pelatih juga mendapatkan kepercayaan dari presiden Massimo Moratti. Mourinho pelatih luar biasa,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;nbsp;
Sacchi mencoba membandingkan permainan Inter saat ini dengan Milan. Menurutnya, permainan tim besutan Leonardo Araujo itu mulai berkembang dengan pesat, layaknya mesin yang baru saja diberi oli.
&amp;nbsp;
&quot;Saya rasa titik balik Milan terjadi ketika Leonardo lebih mengoptimalkan kemampuan individu. Mereka bermain dengan pola 4-2-4 seperti Brasil, dan cenderung total football,&quot; papar Sacchi.
&amp;nbsp;
&quot;Milan memang bermain sepakbola menyerang dengan sangat baik bersama pemain seperti Ronaldinho, Alexandre Pato dan Clarence Seedorf. Tapi, terkadang mereka kehilangan keseimbangan tim,&quot; pungkasnya</description><content:encoded>MILAN &amp;ndash; Arrigo Sacchi mencoba menjelaskan perbedaan antara AC Milan dan Inter Milan. Menurut mantan arsitek Timnas Italia itu, saat ini permainan Inter lebih kompak. Sedangkan Milan, Sacchi menilai bermain sangat individualistis.
&amp;nbsp;
Sacchi membicarakan persamaan dan perbedaan kedua klub dalam kolom di La Gazzetta Dello Sport, Rabu (23/12/2009). Meski pernah menjalani masa indah bersama I Rossoneri, Sacchi mencoba menilai Inter secara adil.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Nerazzurri dilatih secara mengagumkan oleh Jose Mourinho. Mereka menunjukkan sebuah tim penuh motivasi. Ini sangat membantu kemampuan teknis mereka di setiap ajang,&quot; demikian kata Sacchi.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Inter memiliki skuad yang sangat berkualitas. Mereka memang belum bermain sesuai harapan, tapi permainan mereka mulai meningkat. Sang pelatih juga mendapatkan kepercayaan dari presiden Massimo Moratti. Mourinho pelatih luar biasa,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;nbsp;
Sacchi mencoba membandingkan permainan Inter saat ini dengan Milan. Menurutnya, permainan tim besutan Leonardo Araujo itu mulai berkembang dengan pesat, layaknya mesin yang baru saja diberi oli.
&amp;nbsp;
&quot;Saya rasa titik balik Milan terjadi ketika Leonardo lebih mengoptimalkan kemampuan individu. Mereka bermain dengan pola 4-2-4 seperti Brasil, dan cenderung total football,&quot; papar Sacchi.
&amp;nbsp;
&quot;Milan memang bermain sepakbola menyerang dengan sangat baik bersama pemain seperti Ronaldinho, Alexandre Pato dan Clarence Seedorf. Tapi, terkadang mereka kehilangan keseimbangan tim,&quot; pungkasnya</content:encoded></item></channel></rss>
