<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Trapattoni: Irlandia Tak Akan Mundur</title><description>Pelatih Timnas Rep. Irlandia Giovanni Trapattoni bersumpah tidak akan mundur dari tuntutannya agar FIFA melaksanakan pertandingan ulang kontra Prancis pada play-off Piala Dunia 2010.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2009/11/21/51/277828/trapattoni-irlandia-tak-akan-mundur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2009/11/21/51/277828/trapattoni-irlandia-tak-akan-mundur"/><item><title>Trapattoni: Irlandia Tak Akan Mundur</title><link>https://bola.okezone.com/read/2009/11/21/51/277828/trapattoni-irlandia-tak-akan-mundur</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2009/11/21/51/277828/trapattoni-irlandia-tak-akan-mundur</guid><pubDate>Sabtu 21 November 2009 13:22 WIB</pubDate><dc:creator>Defanie Arianti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/11/21/51/277828/WrZ4LewVLm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/11/21/51/277828/WrZ4LewVLm.jpg</image><title>Foto: Reuters</title></images><description>DUBLIN - Pelatih Timnas Rep. Irlandia Giovanni Trapattoni bersumpah tidak akan mundur dari tuntutannya agar FIFA melaksanakan pertandingan ulang kontra Prancis pada play-off Piala Dunia 2010.The Boys in Green menjadi â€~korban' pada play-off terakhir Piala Dunia 2010, Kamis (19/11/2009). Robbie Keane dkk harus tersingkir dari pesta akbar sepakbola tahun depan setelah Prancis menang agregat 2-1 berkat gol William Gallas di masa perpanjangan waktu.Yang menjadi masalah, sebelum bek Arsenal mencetak gol, kapten Thierry Henry terlebih dahulu melakukan handball hingga dua kali. Namun, wasit maupun ofisial pertandingan lainnya tidak mengambil tindakan apapun.Irlandia jelas meradang. Mereka menuntut FIFA untuk melaksanakan pertandingan ulang. Usulan yang didukung sepenuhnya oleh Henry usai mengakui kesalahannya. Sayang, FIFA memiliki pemikiran berbeda dengan bomber Barcelona dan menolak tuntutan itu.Namun, Trapattoni sama sekali tidak berpikiran untuk menyerah. Dia bertekad akan terus memperjuangkan hak skuadnya.&amp;quot;Keraguan seputar keputusan akhir FIFA memang sempat muncul, tapi saya tidak akan menyerah,&amp;quot; tegas Trapattoni seperti dilansir Press Association, Sabtu (21/11/2009).&amp;quot;Saya membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk melupakan Byron Moreno, tapi saya tidak menyerah,&amp;quot; imbuhnya merujuk pada kekalahan Italia dari Korea Selatan (1-2) pada babak 16 besar Piala Dunia 2002 silam. Moreno yang menjadi wasit pada laga tersebut belakangan mengakui bahwa Gli Azzurri yang masih dibesut Trapattoni memang dirugikan pada pertandingan itu.  </description><content:encoded>DUBLIN - Pelatih Timnas Rep. Irlandia Giovanni Trapattoni bersumpah tidak akan mundur dari tuntutannya agar FIFA melaksanakan pertandingan ulang kontra Prancis pada play-off Piala Dunia 2010.The Boys in Green menjadi â€~korban' pada play-off terakhir Piala Dunia 2010, Kamis (19/11/2009). Robbie Keane dkk harus tersingkir dari pesta akbar sepakbola tahun depan setelah Prancis menang agregat 2-1 berkat gol William Gallas di masa perpanjangan waktu.Yang menjadi masalah, sebelum bek Arsenal mencetak gol, kapten Thierry Henry terlebih dahulu melakukan handball hingga dua kali. Namun, wasit maupun ofisial pertandingan lainnya tidak mengambil tindakan apapun.Irlandia jelas meradang. Mereka menuntut FIFA untuk melaksanakan pertandingan ulang. Usulan yang didukung sepenuhnya oleh Henry usai mengakui kesalahannya. Sayang, FIFA memiliki pemikiran berbeda dengan bomber Barcelona dan menolak tuntutan itu.Namun, Trapattoni sama sekali tidak berpikiran untuk menyerah. Dia bertekad akan terus memperjuangkan hak skuadnya.&amp;quot;Keraguan seputar keputusan akhir FIFA memang sempat muncul, tapi saya tidak akan menyerah,&amp;quot; tegas Trapattoni seperti dilansir Press Association, Sabtu (21/11/2009).&amp;quot;Saya membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk melupakan Byron Moreno, tapi saya tidak menyerah,&amp;quot; imbuhnya merujuk pada kekalahan Italia dari Korea Selatan (1-2) pada babak 16 besar Piala Dunia 2002 silam. Moreno yang menjadi wasit pada laga tersebut belakangan mengakui bahwa Gli Azzurri yang masih dibesut Trapattoni memang dirugikan pada pertandingan itu.  </content:encoded></item></channel></rss>
