<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Junaedi Minta Uji Coba Diundur</title><description>Pelatih Junaedi meminta kepada manajemen untuk mengundurkan jadwal uji coba. Ini mengacu hasil pembicaraan manajemen Persijap dan PSIS yang telah menyepakati laga uji coba kedua tim akan digelar pada 17 November mendatang. Menurut Junaedi, pada 17 November itu, dia masih berkonsentrasi pada pemulihan kondisi fisik pemain setelah libur sepekan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2009/11/11/49/274638/junaedi-minta-uji-coba-diundur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2009/11/11/49/274638/junaedi-minta-uji-coba-diundur"/><item><title>Junaedi Minta Uji Coba Diundur</title><link>https://bola.okezone.com/read/2009/11/11/49/274638/junaedi-minta-uji-coba-diundur</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2009/11/11/49/274638/junaedi-minta-uji-coba-diundur</guid><pubDate>Rabu 11 November 2009 22:20 WIB</pubDate><dc:creator>Sundoyo Hardi (Koran Sindo)</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JEPARA - Pelatih Junaedi meminta kepada manajemen untuk mengundurkan jadwal uji coba. Ini mengacu hasil pembicaraan manajemen Persijap dan PSIS yang telah menyepakati laga uji coba kedua tim akan digelar pada 17 November mendatang. Menurut Junaedi, pada 17 November itu, dia masih berkonsentrasi pada pemulihan kondisi fisik pemain setelah libur sepekan.&amp;quot;Agenda program kami, dua pekan setelah libur akan dikonsentrasikan pada pemulihan fisik. Sehingga, jadwal uji coba baru dapat dilaksanakan pada pekan ketiga November,&amp;quot; kata Junaedi.Melihat situasi ini, dia akan segera membicarakannya dengan pihak manajemen. Dia memahami jika uji coba ini selain untuk menjaga kualitas para pemain juga guna menambah pemasukan dana bagi tim. Namun, dari sisi teknis Junaedi menyarankan agar tidak tergesa-gesa melakukan uji coba.&amp;quot;Saya belum bisa mengambil keputusan mengenai hal itu. Kami harus membicarakan dengan manajemen untuk mencari penyelesaian terbaik. Secara teknis, kami sudah memiliki program latihan,&amp;quot; ujarnya.Terpisah, Sekretaris Tim Nurjamil tetap berharap uji coba kontra PSIS dapat terlaksana sesuai jadwal. Jika diundur, dikhawatirkan Persijap akan menemui kesulitan mencari lawan tanding. Mengingat, pada pekan ketiga November sudah sangat mepet dengan pelaksanaan kompetisi Divisi Utama.&amp;quot;Kompetisi (Divisi Utama) akan digelar pada 25 November. Makanya PSIS setuju dilaksanakan pada 17 November karena tidak terlalu berdekatan dengan kompetisi. Berbagai pertimbangan tetap akan kami bahas dan diharapkan bisa muncul jalan keluar. Selain sebagai bagian dari persiapan teknis tim, kami melihat uji coba ini sangat berpotensi menarik penonton ke stadion,&amp;quot; terang Nurjamil.Sementara, suasana latihan tim Laskar Kalinyamat kemarin terlihat lain. Evaldo Silva de Assis dkk dibawa berlatih ke Pantai Bandengan. Di samping mendapat porsi menu pemulihan fisik, latihan di tepi laut ini juga dimaksudkan sebagai ajang refreshing para pemain.&amp;quot;Pelatih tidak ingin pemain jenuh. Iklim kondusif yang sudah tercipta di dalam tim harus senantiasa dijaga. Makanya, kami harus cermat dalam memberikan program latihan, termasuk di dalamnya memilih lokasi latihan,&amp;quot; ungkap Asisten Pelatih Persijap Anjar Jambore Widodo.Untuk sisi teknis, finishing touch masih menjadi pekerjaan rumah bagi kubu Persijap. Tidak menutup kemungkinan, Junaedi akan menciptakan duet anyar di barisan depan timnya. Apakah akan tetap menurunkan Pablo Frances berduet dengan Noor Hadi atau memasukkan pemain lainya. Hingga pertandingan terakhir melawan Persisam, produktifitas duet Pablo Frances dan Noor Hadi belum maksimal. Noor Hadi sudah mengantongi tiga gol. Namun, Pablo Frances belum menyarangkan bola ke gawang musuh.  </description><content:encoded>JEPARA - Pelatih Junaedi meminta kepada manajemen untuk mengundurkan jadwal uji coba. Ini mengacu hasil pembicaraan manajemen Persijap dan PSIS yang telah menyepakati laga uji coba kedua tim akan digelar pada 17 November mendatang. Menurut Junaedi, pada 17 November itu, dia masih berkonsentrasi pada pemulihan kondisi fisik pemain setelah libur sepekan.&amp;quot;Agenda program kami, dua pekan setelah libur akan dikonsentrasikan pada pemulihan fisik. Sehingga, jadwal uji coba baru dapat dilaksanakan pada pekan ketiga November,&amp;quot; kata Junaedi.Melihat situasi ini, dia akan segera membicarakannya dengan pihak manajemen. Dia memahami jika uji coba ini selain untuk menjaga kualitas para pemain juga guna menambah pemasukan dana bagi tim. Namun, dari sisi teknis Junaedi menyarankan agar tidak tergesa-gesa melakukan uji coba.&amp;quot;Saya belum bisa mengambil keputusan mengenai hal itu. Kami harus membicarakan dengan manajemen untuk mencari penyelesaian terbaik. Secara teknis, kami sudah memiliki program latihan,&amp;quot; ujarnya.Terpisah, Sekretaris Tim Nurjamil tetap berharap uji coba kontra PSIS dapat terlaksana sesuai jadwal. Jika diundur, dikhawatirkan Persijap akan menemui kesulitan mencari lawan tanding. Mengingat, pada pekan ketiga November sudah sangat mepet dengan pelaksanaan kompetisi Divisi Utama.&amp;quot;Kompetisi (Divisi Utama) akan digelar pada 25 November. Makanya PSIS setuju dilaksanakan pada 17 November karena tidak terlalu berdekatan dengan kompetisi. Berbagai pertimbangan tetap akan kami bahas dan diharapkan bisa muncul jalan keluar. Selain sebagai bagian dari persiapan teknis tim, kami melihat uji coba ini sangat berpotensi menarik penonton ke stadion,&amp;quot; terang Nurjamil.Sementara, suasana latihan tim Laskar Kalinyamat kemarin terlihat lain. Evaldo Silva de Assis dkk dibawa berlatih ke Pantai Bandengan. Di samping mendapat porsi menu pemulihan fisik, latihan di tepi laut ini juga dimaksudkan sebagai ajang refreshing para pemain.&amp;quot;Pelatih tidak ingin pemain jenuh. Iklim kondusif yang sudah tercipta di dalam tim harus senantiasa dijaga. Makanya, kami harus cermat dalam memberikan program latihan, termasuk di dalamnya memilih lokasi latihan,&amp;quot; ungkap Asisten Pelatih Persijap Anjar Jambore Widodo.Untuk sisi teknis, finishing touch masih menjadi pekerjaan rumah bagi kubu Persijap. Tidak menutup kemungkinan, Junaedi akan menciptakan duet anyar di barisan depan timnya. Apakah akan tetap menurunkan Pablo Frances berduet dengan Noor Hadi atau memasukkan pemain lainya. Hingga pertandingan terakhir melawan Persisam, produktifitas duet Pablo Frances dan Noor Hadi belum maksimal. Noor Hadi sudah mengantongi tiga gol. Namun, Pablo Frances belum menyarangkan bola ke gawang musuh.  </content:encoded></item></channel></rss>
