<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>FIFA Mulai Investigasi Maradona</title><description>Badan Sepakbola Dunia (FIFA) tidak main-main dengan ancamannya menjatuhkan sanksi terhadap arsitek Timnas Argentina Diego Maradona.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2009/10/22/51/268074/fifa-mulai-investigasi-maradona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2009/10/22/51/268074/fifa-mulai-investigasi-maradona"/><item><title>FIFA Mulai Investigasi Maradona</title><link>https://bola.okezone.com/read/2009/10/22/51/268074/fifa-mulai-investigasi-maradona</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2009/10/22/51/268074/fifa-mulai-investigasi-maradona</guid><pubDate>Kamis 22 Oktober 2009 06:24 WIB</pubDate><dc:creator>Defanie Arianti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/10/22/51/268074/uXFiGpRVXQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/10/22/51/268074/uXFiGpRVXQ.jpg</image><title>Foto: Reuters</title></images><description>ZURICH - Badan Sepakbola Dunia (FIFA) tidak main-main dengan ancamannya menjatuhkan sanksi terhadap arsitek Timnas Argentina Diego Maradona.Reuters melansir, Kamis (22/10/2009), FIFA telah memulai investigasi terhadap Maradona menyusul tindakan tak pantasnya usai memastikan Tim Tango lolos Kualifikasi Piala Dunia 2010, beberapa waktu lalu.Seperti diketahui, Maradona memang berada dalam tekanan berat akibat performa Lionel Messi dkk yang mengecewakan sepanjang babak kualifikasi. Nyaris diragukan lolos ke putaran final, Argentina akhirnya mengamankan tiket usai menang atas Uruguay 1-0, pekan lalu.Puas dengan hasil yang diraih anak-anak asuhnya, Maradona seolah ingin membalas perlakuan jurnalis terhadapnya. Pemilik gol Tangan Tuhan menumpahkan kekesalan atas penilaian buruk atas kinerjanya dengan melontarkan kata-kata kasar kepada perwakilan media massa di konferensi pers.Ikon sepakbola Argentina itu terancam sanksi larangan mendampingi tim serta denda cukup besar. Pihak FIFA sendiri mengaku telah membuka kasus ini untuk segera diinvestigasi.&amp;quot;Kasus disipliner (terhadap Maradona) telah dibuka. Meski begitu, kami tidak punya detil lebih lanjut untuk saat ini,&amp;quot; jelas juru bicara FIFA Nicolas Maingot.Atas tindakannya melanggar kode etik disiplin FIFA, Maradona ternacam setidaknya hukuman lima laga.  </description><content:encoded>ZURICH - Badan Sepakbola Dunia (FIFA) tidak main-main dengan ancamannya menjatuhkan sanksi terhadap arsitek Timnas Argentina Diego Maradona.Reuters melansir, Kamis (22/10/2009), FIFA telah memulai investigasi terhadap Maradona menyusul tindakan tak pantasnya usai memastikan Tim Tango lolos Kualifikasi Piala Dunia 2010, beberapa waktu lalu.Seperti diketahui, Maradona memang berada dalam tekanan berat akibat performa Lionel Messi dkk yang mengecewakan sepanjang babak kualifikasi. Nyaris diragukan lolos ke putaran final, Argentina akhirnya mengamankan tiket usai menang atas Uruguay 1-0, pekan lalu.Puas dengan hasil yang diraih anak-anak asuhnya, Maradona seolah ingin membalas perlakuan jurnalis terhadapnya. Pemilik gol Tangan Tuhan menumpahkan kekesalan atas penilaian buruk atas kinerjanya dengan melontarkan kata-kata kasar kepada perwakilan media massa di konferensi pers.Ikon sepakbola Argentina itu terancam sanksi larangan mendampingi tim serta denda cukup besar. Pihak FIFA sendiri mengaku telah membuka kasus ini untuk segera diinvestigasi.&amp;quot;Kasus disipliner (terhadap Maradona) telah dibuka. Meski begitu, kami tidak punya detil lebih lanjut untuk saat ini,&amp;quot; jelas juru bicara FIFA Nicolas Maingot.Atas tindakannya melanggar kode etik disiplin FIFA, Maradona ternacam setidaknya hukuman lima laga.  </content:encoded></item></channel></rss>
