<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Persitara Tidak Sulit Cari Pembeli</title><description>Pengelola Persitara Jakarta Utara mengaku tidak sulit mencari pembeli lisensi Liga Super Indonesia. Wacana penjualan Persitara kian santer terdengar sejak Laskar si Pitung tersingkir di babak 8 besar Copa Indonesia.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2009/06/20/49/231294/persitara-tidak-sulit-cari-pembeli</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2009/06/20/49/231294/persitara-tidak-sulit-cari-pembeli"/><item><title>Persitara Tidak Sulit Cari Pembeli</title><link>https://bola.okezone.com/read/2009/06/20/49/231294/persitara-tidak-sulit-cari-pembeli</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2009/06/20/49/231294/persitara-tidak-sulit-cari-pembeli</guid><pubDate>Sabtu 20 Juni 2009 23:13 WIB</pubDate><dc:creator>muh sahlan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/06/20/49/231294/qd4xzFbFn1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">foto: Ist </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/06/20/49/231294/qd4xzFbFn1.jpg</image><title>foto: Ist </title></images><description>JAKARTA - Pengelola Persitara Jakarta Utara mengaku tidak sulit mencari pembeli lisensi Liga Super Indonesia. Wacana penjualan Persitara kian santer terdengar sejak Laskar si Pitung tersingkir di babak 8 besar Copa Indonesia.Beberapa daerah yang disebut-sebut tertarik membeli lisensi Persitara adalah Pemkab Purwakarta dan Kuningan, Jawa Barat. Selain itu, si Pitung juga siap menawarkan lisensi tersebut kepada tim yang kalah pada play off promosi-degradasi Liga Super antara Persebaya Surabaya melawan PSMS Medan.&amp;quot;Tentu banyak yang mau membeli lisensi Liga Super. Tapi penjualan lisensi Liga Super ini adalah kemungkinan terburuk karena elemen Persitara masih berusaha mencari solusi lain yang lebih baik,&amp;quot; ucap Manajer Persitara Harry â€~Gendhar' Ruswanto, Sabtu (20/6/2009).Gendhar cenderung menghindar ketika didesak klub-klub yang mereka dekati jika lisensi tersebut dijual. Manajemen Persitara mengaku masih fokus membuat laporan pertanggungjawaban atas kinerja tim pada kompetisi musim 2008-2009. Jika pun dijual, lanjut Gendhar, kedekatan emosi klub tersebut dengan Persitara tetap diutamakan.Persitara rencananya akan menggelar evaluasi, Senin (22/6/2009). Seluruh elemen akan hadir, termasuk Pengelola Effendi Anas. Wacana penjualan Persitara kian menguat setelah Wali Kota Jakarta Utara Bambang Sugiyono tidak mau memegang jabatan di Persitara.  </description><content:encoded>JAKARTA - Pengelola Persitara Jakarta Utara mengaku tidak sulit mencari pembeli lisensi Liga Super Indonesia. Wacana penjualan Persitara kian santer terdengar sejak Laskar si Pitung tersingkir di babak 8 besar Copa Indonesia.Beberapa daerah yang disebut-sebut tertarik membeli lisensi Persitara adalah Pemkab Purwakarta dan Kuningan, Jawa Barat. Selain itu, si Pitung juga siap menawarkan lisensi tersebut kepada tim yang kalah pada play off promosi-degradasi Liga Super antara Persebaya Surabaya melawan PSMS Medan.&amp;quot;Tentu banyak yang mau membeli lisensi Liga Super. Tapi penjualan lisensi Liga Super ini adalah kemungkinan terburuk karena elemen Persitara masih berusaha mencari solusi lain yang lebih baik,&amp;quot; ucap Manajer Persitara Harry â€~Gendhar' Ruswanto, Sabtu (20/6/2009).Gendhar cenderung menghindar ketika didesak klub-klub yang mereka dekati jika lisensi tersebut dijual. Manajemen Persitara mengaku masih fokus membuat laporan pertanggungjawaban atas kinerja tim pada kompetisi musim 2008-2009. Jika pun dijual, lanjut Gendhar, kedekatan emosi klub tersebut dengan Persitara tetap diutamakan.Persitara rencananya akan menggelar evaluasi, Senin (22/6/2009). Seluruh elemen akan hadir, termasuk Pengelola Effendi Anas. Wacana penjualan Persitara kian menguat setelah Wali Kota Jakarta Utara Bambang Sugiyono tidak mau memegang jabatan di Persitara.  </content:encoded></item></channel></rss>
