<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hanya Formalitas</title><description>Laga Derby d'Italia akhir pekan ini bisa dikatakan hanya sekedar formalitas memenuhi tuntutan jadwal Serie A. Bagaimana tidak, peluang Juventus mengejar Inter Milan nyaris tertutup. Tidak ada kejar-mengejar angka. Hanya faktor gengsi yang mewarnai Derby d'Italia kali ini.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2009/04/18/47/211703/hanya-formalitas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2009/04/18/47/211703/hanya-formalitas"/><item><title>Hanya Formalitas</title><link>https://bola.okezone.com/read/2009/04/18/47/211703/hanya-formalitas</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2009/04/18/47/211703/hanya-formalitas</guid><pubDate>Sabtu 18 April 2009 07:13 WIB</pubDate><dc:creator>Azwar Ferdian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/04/18/47/211703/HIERkgobft.jpg" expression="full" type="image/jpeg">F: daylife</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/04/18/47/211703/HIERkgobft.jpg</image><title>F: daylife</title></images><description>TURIN - Laga Derby d'Italia akhir pekan ini bisa dikatakan hanya sekedar formalitas memenuhi tuntutan jadwal Serie A. Bagaimana tidak, peluang Juventus mengejar Inter Milan nyaris tertutup. Tidak ada kejar-mengejar angka. Hanya faktor gengsi yang mewarnai Derby d'Italia kali ini.Juventus memang sedang tidak dalam performa terbaiknya di beberapa pertandingan terakhir Serie A. Pekan lalu, Bianconeri menyerah 2-3 melawan tim kejutan Genoa di Marassi. Dengan kurang lebih tujuh pertandingan tersisa, Inter pun bisa memastikan Scudetto lebih cepat. Kemenangan melawan Juve adalah tangga awal.Sementara bagi Juventus, yang bisa dilakukan saat ini adalah memperlambat Inter menjadi juara. Setidaknya, keputusan penentuan Scudetto itu akan dilakukan di penghujung musim. Juve pun wajib mengusung kemenangan pada laga yang akan dilangsungkan di Olimpico Turin nanti.Dengan selisih 10 poin, sudah sulit bagi Bianconeri bila berniat menyalip Inter. Kehilangan lima poin dari dua laga membuat Juve harus rela melihat Inter juara di musim ini. Tim besutan Claudio Ranieri ini mungkin sudah mencoba realistis dengan peluang yang ada. Juve kini ganya berharap pada trofi Coppa Italia dan finish aman di posisi dua agar musim depan langsung menuju putaran fase grup Liga Champions.Melawan Inter, Juventus punya catatan rekor yang lebih baik. Juve menang 74 kali dan kalah 42 kali. Yang paling anyar adalah gol beruntung Sulley Muntari membuat Inter mengantongi poin penuh. Sementara musim lalu di Turin laga berakhir 1-1. Julio Cruz membawa Inter memimpin 1-0 sebelum Mauro Camoranesi menyamakan angka.Lini pertahanan Juve adalah sektor yang paling banyak disorot di musim ini. Gawang Gianluigi Buffon mudah sekali kebobolan, padahal Juve sudah terkenal dengan pertahanan yang kuat di Serie A. Rapuhnya lini belakang diperparah dengan belum kembalinya performa Buffon di bawah rangka gawang, pascacedera yang dideritanya.Jose Mourinho akan mempelajari situasi ini untuk membongkar pertahanan Juve. Kepiawaian Zlatan Ibrahimovic yang didukung barisan gelandang kreatif adalah andalan Inter. Ibra akan kembali dipadukan dengan Mario Balotelli, sementara wingerAmantino Mancini juga akan dijajal sebagai starter.Sementara Ranieri sedang menghadapi situasi yang pelik. Absennya Momo Sissoko menggangu keseimbangan di lini tengah. Sementara alternatif lain Hasan Salihamidzic juga masih meragukan. Duo Italia Camoranesi dan Claudio Marchisio terkena hukuman. The Tinkerman akan memasang Christian Poulsen dan Tiago sebagai starter. Untuk lini depan, Alessandro Del Piero akan disimpan. Sebagai gantinya, duet Vicenzo Iaquinta dan David Trezeguet yang didukung Pavel Nedved adalah pendobrak Inter Milan.Kemungkinan Formasi:Juventus 4-4-2: Buffon, Grygera, Legrottaglie, Chiellini, Molinaro, Marchionni, Poulsen, Tiago, Nedved, Iaquinta, Trezeguet.Inter 4-3-1-2: Cesar, Santon, Cordoba, Chivu, Maxwell, Zanetti, Cambiasso, Muntari, Stankovic, Balotelli, Ibrahimovic.  </description><content:encoded>TURIN - Laga Derby d'Italia akhir pekan ini bisa dikatakan hanya sekedar formalitas memenuhi tuntutan jadwal Serie A. Bagaimana tidak, peluang Juventus mengejar Inter Milan nyaris tertutup. Tidak ada kejar-mengejar angka. Hanya faktor gengsi yang mewarnai Derby d'Italia kali ini.Juventus memang sedang tidak dalam performa terbaiknya di beberapa pertandingan terakhir Serie A. Pekan lalu, Bianconeri menyerah 2-3 melawan tim kejutan Genoa di Marassi. Dengan kurang lebih tujuh pertandingan tersisa, Inter pun bisa memastikan Scudetto lebih cepat. Kemenangan melawan Juve adalah tangga awal.Sementara bagi Juventus, yang bisa dilakukan saat ini adalah memperlambat Inter menjadi juara. Setidaknya, keputusan penentuan Scudetto itu akan dilakukan di penghujung musim. Juve pun wajib mengusung kemenangan pada laga yang akan dilangsungkan di Olimpico Turin nanti.Dengan selisih 10 poin, sudah sulit bagi Bianconeri bila berniat menyalip Inter. Kehilangan lima poin dari dua laga membuat Juve harus rela melihat Inter juara di musim ini. Tim besutan Claudio Ranieri ini mungkin sudah mencoba realistis dengan peluang yang ada. Juve kini ganya berharap pada trofi Coppa Italia dan finish aman di posisi dua agar musim depan langsung menuju putaran fase grup Liga Champions.Melawan Inter, Juventus punya catatan rekor yang lebih baik. Juve menang 74 kali dan kalah 42 kali. Yang paling anyar adalah gol beruntung Sulley Muntari membuat Inter mengantongi poin penuh. Sementara musim lalu di Turin laga berakhir 1-1. Julio Cruz membawa Inter memimpin 1-0 sebelum Mauro Camoranesi menyamakan angka.Lini pertahanan Juve adalah sektor yang paling banyak disorot di musim ini. Gawang Gianluigi Buffon mudah sekali kebobolan, padahal Juve sudah terkenal dengan pertahanan yang kuat di Serie A. Rapuhnya lini belakang diperparah dengan belum kembalinya performa Buffon di bawah rangka gawang, pascacedera yang dideritanya.Jose Mourinho akan mempelajari situasi ini untuk membongkar pertahanan Juve. Kepiawaian Zlatan Ibrahimovic yang didukung barisan gelandang kreatif adalah andalan Inter. Ibra akan kembali dipadukan dengan Mario Balotelli, sementara wingerAmantino Mancini juga akan dijajal sebagai starter.Sementara Ranieri sedang menghadapi situasi yang pelik. Absennya Momo Sissoko menggangu keseimbangan di lini tengah. Sementara alternatif lain Hasan Salihamidzic juga masih meragukan. Duo Italia Camoranesi dan Claudio Marchisio terkena hukuman. The Tinkerman akan memasang Christian Poulsen dan Tiago sebagai starter. Untuk lini depan, Alessandro Del Piero akan disimpan. Sebagai gantinya, duet Vicenzo Iaquinta dan David Trezeguet yang didukung Pavel Nedved adalah pendobrak Inter Milan.Kemungkinan Formasi:Juventus 4-4-2: Buffon, Grygera, Legrottaglie, Chiellini, Molinaro, Marchionni, Poulsen, Tiago, Nedved, Iaquinta, Trezeguet.Inter 4-3-1-2: Cesar, Santon, Cordoba, Chivu, Maxwell, Zanetti, Cambiasso, Muntari, Stankovic, Balotelli, Ibrahimovic.  </content:encoded></item></channel></rss>
