<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Spalletti: Roma Pantas Menang Lawan Arsenal</title><description>Pelatih AS Roma memang sedikit kecewa dengan kekalahan yang dialami timnya lewat drama adu penalti dari Arsenal (6-7) dalam perebutan tiket babak perempatfinal di Stadion Olimpico, dinhari tadi. Spalletti mengatakan Roma seharusnya bisa memenangkan pertandingan tersebut.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2009/03/12/261/200639/spalletti-roma-pantas-menang-lawan-arsenal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2009/03/12/261/200639/spalletti-roma-pantas-menang-lawan-arsenal"/><item><title>Spalletti: Roma Pantas Menang Lawan Arsenal</title><link>https://bola.okezone.com/read/2009/03/12/261/200639/spalletti-roma-pantas-menang-lawan-arsenal</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2009/03/12/261/200639/spalletti-roma-pantas-menang-lawan-arsenal</guid><pubDate>Kamis 12 Maret 2009 09:16 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Firdaus</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/03/12/261/200639/900otE4Ezr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">foto: Daylife</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/03/12/261/200639/900otE4Ezr.jpg</image><title>foto: Daylife</title></images><description>ROMA - Pelatih AS Roma memang sedikit kecewa dengan kekalahan yang dialami timnya lewat drama adu penalti dari Arsenal (6-7) dalam perebutan tiket babak perempatfinal di Stadion Olimpico, dinhari tadi. Spalletti mengatakan Roma seharusnya bisa memenangkan pertandingan tersebut.Menyimak pertandingan tersebut, Roma memang bisa dikatakan mendominasi Arsenal sepanjang laga. Namun kesialan justru menghampiri Il Lupo pada babak adu penalti. Bek sayap Max Tonetto gagal menjalankan tugasnya dengan baik saat tendangannya melambung diatas mistar.Kendati mengaku timnya seharunya bisa meraih kemenangan, namun Spalletti mengaku tidak kecewa dengan performa anak asuhnya pada laga tersebut. Menurutnya, Roma telah tampil maksimal dan pantas mendapat penghargaan tersendiri.&amp;quot;Kami meninggalkan pertandingan ini dengan kepala tegak, sebab kami telah memberikan segalanya. Jadi, tak ada yang perlu kami sesali,&amp;quot; papar Spalletti seperti dilansir AP, Kamis (12/3/2009).&amp;quot;Dalam opini saya, kami pantas mendulang hasil lebih dari ini. Namun, kenyataannya kami tidak beruntung. Meski begitu, kami harus bangga atas apa yang kami lakukan dan kami raih pada kompetisi ini,&amp;quot; lanjutnya.&amp;quot;Ini adalah malam yang luar biasa bagi kami. Terutama dukungan fans yang membuat pertandingan terasa sangat emosional bagi kami,&amp;quot; imbuh pelatih berkepala plontos tersebut.&amp;quot;Jujur, saya sangat berharap kami bisa memenangkan pertandingan saat drama adu penalti. Sebab menurut saya, kami memang pentas mendapatkannya,&amp;quot; tutup Spalletti.Kekalahan Roma atas Arsenal semakin mempertegas dominasi Premier League atas Serie A. Seperti diketahui, sebelumnya dua tim Italia lainnya Inter Milan dan Juventus juga harus tersingkir setelah dibekuk duo Inggris Manchester United dan Chelsea.Habisnya seluruh wakil Italia memang memang membuat Spalletti kecewa. Untuk itu, ia pun meminta maaf karena tak mampu menyelamatkan muka Italia di pentas Liga Champions musim ini.&amp;quot;Saya kecewa melihat Inter dan Juve harus tersingkir. Terutama Juve yang saya rasa pantas melaju. Bagaimanapun, saya meminta maaf kepada seluruh fans karena sebenarnya mereka pantas menerima ending yang lebih baik dari ini,&amp;quot; tutupnya.  </description><content:encoded>ROMA - Pelatih AS Roma memang sedikit kecewa dengan kekalahan yang dialami timnya lewat drama adu penalti dari Arsenal (6-7) dalam perebutan tiket babak perempatfinal di Stadion Olimpico, dinhari tadi. Spalletti mengatakan Roma seharusnya bisa memenangkan pertandingan tersebut.Menyimak pertandingan tersebut, Roma memang bisa dikatakan mendominasi Arsenal sepanjang laga. Namun kesialan justru menghampiri Il Lupo pada babak adu penalti. Bek sayap Max Tonetto gagal menjalankan tugasnya dengan baik saat tendangannya melambung diatas mistar.Kendati mengaku timnya seharunya bisa meraih kemenangan, namun Spalletti mengaku tidak kecewa dengan performa anak asuhnya pada laga tersebut. Menurutnya, Roma telah tampil maksimal dan pantas mendapat penghargaan tersendiri.&amp;quot;Kami meninggalkan pertandingan ini dengan kepala tegak, sebab kami telah memberikan segalanya. Jadi, tak ada yang perlu kami sesali,&amp;quot; papar Spalletti seperti dilansir AP, Kamis (12/3/2009).&amp;quot;Dalam opini saya, kami pantas mendulang hasil lebih dari ini. Namun, kenyataannya kami tidak beruntung. Meski begitu, kami harus bangga atas apa yang kami lakukan dan kami raih pada kompetisi ini,&amp;quot; lanjutnya.&amp;quot;Ini adalah malam yang luar biasa bagi kami. Terutama dukungan fans yang membuat pertandingan terasa sangat emosional bagi kami,&amp;quot; imbuh pelatih berkepala plontos tersebut.&amp;quot;Jujur, saya sangat berharap kami bisa memenangkan pertandingan saat drama adu penalti. Sebab menurut saya, kami memang pentas mendapatkannya,&amp;quot; tutup Spalletti.Kekalahan Roma atas Arsenal semakin mempertegas dominasi Premier League atas Serie A. Seperti diketahui, sebelumnya dua tim Italia lainnya Inter Milan dan Juventus juga harus tersingkir setelah dibekuk duo Inggris Manchester United dan Chelsea.Habisnya seluruh wakil Italia memang memang membuat Spalletti kecewa. Untuk itu, ia pun meminta maaf karena tak mampu menyelamatkan muka Italia di pentas Liga Champions musim ini.&amp;quot;Saya kecewa melihat Inter dan Juve harus tersingkir. Terutama Juve yang saya rasa pantas melaju. Bagaimanapun, saya meminta maaf kepada seluruh fans karena sebenarnya mereka pantas menerima ending yang lebih baik dari ini,&amp;quot; tutupnya.  </content:encoded></item></channel></rss>
