<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Veron, King of Americana</title><description>Nama Juan Sebastian Veron mungkin sudah dilupakan sebagian publik sepakbola dunia. Namun, Veron masih bisa unjuk gigi setelah mendapat anugerah King of Americas, atau pesepakbola terbaik di Benua Amerika. </description><link>https://bola.okezone.com/read/2009/01/02/51/178654/veron-king-of-americana</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2009/01/02/51/178654/veron-king-of-americana"/><item><title>Veron, King of Americana</title><link>https://bola.okezone.com/read/2009/01/02/51/178654/veron-king-of-americana</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2009/01/02/51/178654/veron-king-of-americana</guid><pubDate>Jum'at 02 Januari 2009 05:04 WIB</pubDate><dc:creator>Azwar Ferdian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/01/02/51/178654/RZCygf5g1Z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: AP</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/01/02/51/178654/RZCygf5g1Z.jpg</image><title>Foto: AP</title></images><description>BUENOS AIRES - Nama Juan Sebastian Veron mungkin sudah dilupakan sebagian publik sepakbola dunia. Namun, Veron masih bisa unjuk gigi setelah mendapat anugerah King of Americas, atau pesepakbola terbaik di Benua Amerika.Gelandang yang namanya melejit ketika membela Parma dan Lazio ini adalah bintang sepakbola yang bersinar di Italia. Namun, kariernya meredup ketika berkostum Chelsea dan Manchester United.Kini Veron membela klub Argentina Estudiantes de la Plata. Prestasinya dengan Estudiantes membuat surat kabar Uruguay El Pais, menobatkannya sebagai King of Americas.Jajak pendapat yang melibatkan wartawan sepakbola dari 18 negara Amerika Latin, menempatkan kapten Estudiantes de la Plata di urutan pertama dengan mengoleksi 66 suara.Playmaker internasional Argentina itu mengalahkan rekan senegaranya, Juan Roman Riquelme hanya dengan selisih tiga suara. Sementara pemenang King of Americas tahun lalu, Salvador Cabanas, mengoleksi 47 suara dan berada di urutan ketiga.Andres d'Allesandro masuk ke urutan lima besar. D'Allesandro dianggap berpengaruh besar atas sukses Internacional meraih gelar Copa Sudamericana.Kiper Ekuador Jose Fransisco Cevallos, duduk di urutan kelima. Cevallos berperan besar bagi sukses Liga Deportiva Universitaria (LDU) Quito memenangkan gelar Copa Libertadores. Sayang, LDU Quito kalah dari Manchester United di final Piala Dunia Antarklub di Tokyo, Desember lalu.  </description><content:encoded>BUENOS AIRES - Nama Juan Sebastian Veron mungkin sudah dilupakan sebagian publik sepakbola dunia. Namun, Veron masih bisa unjuk gigi setelah mendapat anugerah King of Americas, atau pesepakbola terbaik di Benua Amerika.Gelandang yang namanya melejit ketika membela Parma dan Lazio ini adalah bintang sepakbola yang bersinar di Italia. Namun, kariernya meredup ketika berkostum Chelsea dan Manchester United.Kini Veron membela klub Argentina Estudiantes de la Plata. Prestasinya dengan Estudiantes membuat surat kabar Uruguay El Pais, menobatkannya sebagai King of Americas.Jajak pendapat yang melibatkan wartawan sepakbola dari 18 negara Amerika Latin, menempatkan kapten Estudiantes de la Plata di urutan pertama dengan mengoleksi 66 suara.Playmaker internasional Argentina itu mengalahkan rekan senegaranya, Juan Roman Riquelme hanya dengan selisih tiga suara. Sementara pemenang King of Americas tahun lalu, Salvador Cabanas, mengoleksi 47 suara dan berada di urutan ketiga.Andres d'Allesandro masuk ke urutan lima besar. D'Allesandro dianggap berpengaruh besar atas sukses Internacional meraih gelar Copa Sudamericana.Kiper Ekuador Jose Fransisco Cevallos, duduk di urutan kelima. Cevallos berperan besar bagi sukses Liga Deportiva Universitaria (LDU) Quito memenangkan gelar Copa Libertadores. Sayang, LDU Quito kalah dari Manchester United di final Piala Dunia Antarklub di Tokyo, Desember lalu.  </content:encoded></item></channel></rss>
