<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Thailand Siap Balas Dendam</title><description>Kekalahan di kandang sendiri pada leg pertama partai final Piala AFF beberapa waktu lalu memang menjadi pukulan tersendiri bagi Thailand. Namun, tim besutan Peter Reid ini bertekad tidak akan menyerah pada laga balasan di Hanoi, Minggu (28/12/2008).</description><link>https://bola.okezone.com/read/2008/12/28/51/177477/thailand-siap-balas-dendam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2008/12/28/51/177477/thailand-siap-balas-dendam"/><item><title>Thailand Siap Balas Dendam</title><link>https://bola.okezone.com/read/2008/12/28/51/177477/thailand-siap-balas-dendam</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2008/12/28/51/177477/thailand-siap-balas-dendam</guid><pubDate>Minggu 28 Desember 2008 11:13 WIB</pubDate><dc:creator>Defanie Arianti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2008/12/28/51/177477/ibaZBDhUh7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Getty Images</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2008/12/28/51/177477/ibaZBDhUh7.jpg</image><title>Foto: Getty Images</title></images><description>HANOI - Kekalahan di kandang sendiri pada leg pertama partai final Piala AFF beberapa waktu lalu memang menjadi pukulan tersendiri bagi Thailand. Namun, tim besutan Peter Reid ini bertekad tidak akan menyerah pada laga balasan di Hanoi, Minggu (28/12/2008).Para pendukung Thailand di Stadion Rajamangala terhenyak ketika menyaksikan tim kesayangan mereka dibekuk Vietnam 1-2. Hasil itu memang mengejutkan, mengingat Thailand selalu tampil impresif di putaran-putaran sebelumnya dan belum pernah menelan kekalahan.Kendati demikian, Reid menyatakan bahwa kekalahan merupakan bagian dari sepakbola, dan ia akan memastikan bahwa anak-anak asuhannya tidak mengalami hal yang sama pada pertandingan malam nanti.&amp;quot;Kadang kami harus kalah dari tim lain. Tapi, masih ada pertandingan lainnya, dan tidak ada yang bisa mengatakan bahwa kami tidak akan menang di Hanoi,&amp;quot; tegas Reid seperti disitat Goal.&amp;quot;Saya pikir, kami bermain cukup baik. Meski saya percaya bahwa kiper Vietnam (Duong Hong Son) menjalankan tugasnya dengan baik dan melakukan sejumlah penyelamatan hebat,&amp;quot; lanjutnya.Reid kemudian menambahkan jika timnya harus mempertahankan fokus dan tidak kehilangan konsentrasi di lini belakang.&amp;quot;Kami harus mempertahankan lini belakang kami setiap saat dan tidak dibayangi rasa frustrasi karena takut tak bisa mencetak gol. Saya yakin segalanya akan berbeda di Hanoi nanti,&amp;quot; tutup Reid.  </description><content:encoded>HANOI - Kekalahan di kandang sendiri pada leg pertama partai final Piala AFF beberapa waktu lalu memang menjadi pukulan tersendiri bagi Thailand. Namun, tim besutan Peter Reid ini bertekad tidak akan menyerah pada laga balasan di Hanoi, Minggu (28/12/2008).Para pendukung Thailand di Stadion Rajamangala terhenyak ketika menyaksikan tim kesayangan mereka dibekuk Vietnam 1-2. Hasil itu memang mengejutkan, mengingat Thailand selalu tampil impresif di putaran-putaran sebelumnya dan belum pernah menelan kekalahan.Kendati demikian, Reid menyatakan bahwa kekalahan merupakan bagian dari sepakbola, dan ia akan memastikan bahwa anak-anak asuhannya tidak mengalami hal yang sama pada pertandingan malam nanti.&amp;quot;Kadang kami harus kalah dari tim lain. Tapi, masih ada pertandingan lainnya, dan tidak ada yang bisa mengatakan bahwa kami tidak akan menang di Hanoi,&amp;quot; tegas Reid seperti disitat Goal.&amp;quot;Saya pikir, kami bermain cukup baik. Meski saya percaya bahwa kiper Vietnam (Duong Hong Son) menjalankan tugasnya dengan baik dan melakukan sejumlah penyelamatan hebat,&amp;quot; lanjutnya.Reid kemudian menambahkan jika timnya harus mempertahankan fokus dan tidak kehilangan konsentrasi di lini belakang.&amp;quot;Kami harus mempertahankan lini belakang kami setiap saat dan tidak dibayangi rasa frustrasi karena takut tak bisa mencetak gol. Saya yakin segalanya akan berbeda di Hanoi nanti,&amp;quot; tutup Reid.  </content:encoded></item></channel></rss>
