<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bruno Conti Banggakan Anaknya</title><description>Kendati tidak serta merta puas dengan cetakan gol Daniele Conti saat Cagliari dijamu Roma, Minggu (14/12/2008), direktur olahraga AS Roma Bruno Conti tetap bangga terhadap ana laki-lakinya itu.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2008/12/16/47/173875/bruno-conti-banggakan-anaknya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2008/12/16/47/173875/bruno-conti-banggakan-anaknya"/><item><title>Bruno Conti Banggakan Anaknya</title><link>https://bola.okezone.com/read/2008/12/16/47/173875/bruno-conti-banggakan-anaknya</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2008/12/16/47/173875/bruno-conti-banggakan-anaknya</guid><pubDate>Selasa 16 Desember 2008 01:44 WIB</pubDate><dc:creator>Devy Lubis</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2008/12/15/47/173875/fY6fDK57vW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: AP</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2008/12/15/47/173875/fY6fDK57vW.jpg</image><title>Foto: AP</title></images><description>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4             /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}  ROMA - Direktur olahraga AS Roma Bruno Conti tidak serta merta puas dengan cetakan gol Daniele Conti saat Cagliari dijamu Roma, Minggu (14/12/2008). Namun, Conti mengaku, gol anak laki-lakinya itu menjadi pertanda baik untuk Giallorossi.  Ya, kendati Cagliari sempat memimpin 2-1, namun mereka harus pulang dengan tangan hampa. Terkapar di Stadio Olimpico 3-2 setelah Mirko Vucinic membobol pertahanan Cagliari memasuki injury time.  &amp;quot;Fans kami telah banyak memberi dukungan di saat tersulit itu,&amp;quot; beber Bruno Conti seperti dilansir La Domenica Sportiva, Selasa (16/12/2008).  &amp;quot;Sejujurnya, kami sudah khawatir kalah sejak awal. Apalagi kami harus mengatasi masalah banyaknya pemain yang cedera. Namun, kondisi Max Tonetto dan Matteo Brighi semakin baik. Saya yakin, klub ini mampu menggebrak liga ini di masa depan,&amp;quot; tambah mantan pelatih AS Roma ini.  Anaknya, Daniele Conti memang telah menjadi pahlawan Cagliari, beberapa musim terakhir. Conti Sr pun bangga akannya.  &amp;quot;Sebagai direktur olahraga Roma, jelas saya tidak puas dengan golnya. Sebaliknya, saya juga bangga dia menunjukkan sisi profesionalitasnya,&amp;quot; aku Conti.    </description><content:encoded>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4             /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}  ROMA - Direktur olahraga AS Roma Bruno Conti tidak serta merta puas dengan cetakan gol Daniele Conti saat Cagliari dijamu Roma, Minggu (14/12/2008). Namun, Conti mengaku, gol anak laki-lakinya itu menjadi pertanda baik untuk Giallorossi.  Ya, kendati Cagliari sempat memimpin 2-1, namun mereka harus pulang dengan tangan hampa. Terkapar di Stadio Olimpico 3-2 setelah Mirko Vucinic membobol pertahanan Cagliari memasuki injury time.  &amp;quot;Fans kami telah banyak memberi dukungan di saat tersulit itu,&amp;quot; beber Bruno Conti seperti dilansir La Domenica Sportiva, Selasa (16/12/2008).  &amp;quot;Sejujurnya, kami sudah khawatir kalah sejak awal. Apalagi kami harus mengatasi masalah banyaknya pemain yang cedera. Namun, kondisi Max Tonetto dan Matteo Brighi semakin baik. Saya yakin, klub ini mampu menggebrak liga ini di masa depan,&amp;quot; tambah mantan pelatih AS Roma ini.  Anaknya, Daniele Conti memang telah menjadi pahlawan Cagliari, beberapa musim terakhir. Conti Sr pun bangga akannya.  &amp;quot;Sebagai direktur olahraga Roma, jelas saya tidak puas dengan golnya. Sebaliknya, saya juga bangga dia menunjukkan sisi profesionalitasnya,&amp;quot; aku Conti.    </content:encoded></item></channel></rss>
