ZURICH – FIFA merilis tujuh nama kandidat yang akan bersaing memperebutkan posisi sebagai Presiden untuk menggantikan Sepp Blatter yang mundur dari jabatannya. Pemilihan Presiden FIFA sendiri akan dilaksanakan pada 26 Februari 2016.
Prince Ali, Musa Bility, Jerome Champagne, Gianni Infantino, Michael Platini, Sheikh Salman, dan Tokyo Sexwale resmi menjadi calon yang akan memperebutkan kursi kepresidenan FIFA. Sebenarnya, ada satu calon lagi yang mengajukan diri ke FIFA pada Senin lalu, yakni mantan pemain Timnas Trinidad dan Tobago, David Nakhid. Sayang, Nakhid gagal mendapat dukungan dari lima asosiasi keanggotaan FIFA. Alhasil, Nakhid gagal bersaing menjadi Presiden FIFA.
“Asosiasi anggota FIFA meresmikan tujuh nama untuk calon presiden FIFA yang akan berlangsung di kongres luar biasa FIFA di Zurich, 26 Februari 2016,” ujar perwakilan FIFA, seperti diberitakan Sportsmole, Kamis (29/10/2015).
Namun untuk Presiden UEFA, Michael Platini tidak akan di proses oleh FIFA sebelum kasus yang melibatkan dirinya usai. Mengingat, saat ini Platini dilarang terlibat dalam kegiatan apa pun yang berhubungan dengan sepakbola.
“Larangan tersebut harus atau berakhir sebelum pemilihan Presiden FIFA berakhir. Komite Ad-Hoc akan memutuskan apakah pencalonan Platini bisa dilanjutkan atau tidak,” tutupnya.
(Fajar Anugrah Putra)