Roma Pernah Abaikan Lewandowski

Randy Wirayudha, Jurnalis
Jum'at 24 Mei 2013 22:22 WIB
Robert Lewandowski (Foto: Reuters)
Share :

WARSAWA – Tiga atau empat tahun lalu, Eropa dan dunia belum mengenal betul Robert Lewandowski. Tapi belakangan, bomber Borussia Dortmund dan tim nasional Polandia itu jadi rebutan banyak klub besar.
 
Ya, klub-klub megah dengan dana besar pula macam Manchester United hingga tim rival, Bayern Munich. Tapi yang jelas di luar jangkauan keuangan tim-tim macam AS Roma. Soal klub terakhir ini, padahal beberapa waktu silam Roma punya kesempatan besar mendapatkannya secara murah.
 
Lewandowski yang kala itu masih berkutat di liga domestik Polandia bersama Lech Poznan, berhasil menarik perhatian si legenda hidup, Zbigniew ‘Zibì’ Boniek yang pernah memperkuat Giallorossi musim 1985-88.
 
Boniek kala itu sudah bisa melihat potensi Lewandowski dan langsung mencoba mengontak relasinya di jajaran manajemen Roma. Tapi tak ada tanggapan sama sekali kendati banderol Lewandowski kala itu masih berkisar 1,5 juta euro.
 
“Ketika Lewandowski masih bermain untuk Lech Poznan, saya menelepon teman-teman saya di Roma. Saya bilang pada mereka untuk segera naik penerbangan pertama ke Polandia untuk merekrut Robert,” papar Boniek, seperti disitat Football-Italia, Jumat (24/5/2013).
 
“Kala itu Poznan bersedia melego Robert sebesar 1,5 juta euro. Bukan harga yang menjadi masalah. Tapi mereka (Roma) mengabaikan saran saya,” lanjut mantan pemain yang kini menjabat Presiden PZPN (PSSI-nya Polandia) tersebut.
 
Bahkan sedianya saat Lewandowski hijrah ke Dortmund, belum banyak yang tahu potensi dan kualitasnya. Padahal Boniek sudah sadar dari awal bahwa Lewandowski, tak hanya punya skill dan teknik, tapi juga kecerdasan bermain.
 
“Dia punya kualitas dan karakter yang besar. Di samping mencetak banyak gol, dia juga punya kemampuan mengkreasikan gol, saya pastikan itu. Saya tak mengerti mengapa Eropa harus lebih dulu melihatnya mencetak empat gol ke gawang Real Madrid, untuk memahami bahwa dia pemain hebat,” imbuh Boniek.
 
“Penting juga untuk melihat kecerdasan dari kepalanya, juga keyakinannya sendiri. Tak mudah untuk mencapai apa yang sudah dilakukannya di Bernabeu terhadap penjagaan Sergio Ramos atau pemain Real Madrid lainnya. Itu sudah menunjukkan karakternya bahwa dia punya semangat besar untuk ke final. Dia juga tak terpengaruh dengan provokasi di sekitarnya,” tukas Boniek.

(Randy Wirayudha)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Bola lainnya