LAMONGAN - Persela Lamongan gagal memaksimalkan laga tandangnya saat menjamu Arema Cronous. Skuad Laskar Joko Tingkir hanya mampu menambah satu angka di Stadion Surajaya.
Dalam laga yang diwarnai dua kartu merah, masing-masing untuk Djayusman Triasdi (Persela) dan Victor Igbonefo (Arema), kedua tim gagal memaksimalkan setiap peluang yang didapat. Alhasil, skor 0-0 bertahan hingga laga usai.
Bagi kubu tuan rumah, satu angka sebenarnya tidak rugi mengingat yang dihadapi adalah tim ambisius macam Arema. Laskar Joko Tingkir malah beruntung bisa mempertahankan konsentrasi ketika Djayusman Triasdi diusir wasit menit 72. Dua kali clean sheet menjadi catatan terbaik bagi pertahanan Persela belakangan ini (Persela menang 3-0 atas Persita di laga sebelumnya).
Pelatih Carateker Persela Didik Ludiyanto sekali lagi dengan rendah hati meminta maaf kepada supporter karena tak bisa mempersembahkan angka mutlak. Namun dia mengapresiasi lini pertahanan yang bermain solid dalam dua pertandingan terakhir, terutama menghadang gempuran striker-striker papan atas Arema.
"Pertahanan bermain bagus dan tidak sampai kebobolan walau kami sempat bermain dengan 10 orang. Menghadapi tim sekelas Arema memang tidak mudah dan saya mohon maaf kalau hanya mendapat satu angka di kandang. Tim akan fokus untuk memenangkan pertandingan selanjutnya," ucap Didik Ludiyanto selepas laga.
Dengan hasil ini, Persela berhasil naik satu strip ke posisi 10, unggul selisih gol dari Persiwa Wamena yang sama-sama mengoleksi 23 poin.
Follow @bola_okezone untuk mendapatkan info seputar sepakbola
(Achmad Firdaus)