Sinyal Bahaya Elang Jawa

Ridwan Anshori, Jurnalis
Selasa 21 Mei 2013 01:20 WIB
Share :

SLEMAN  - Kekalahan PSS Sleman dari tuan rumah PSBI Blitar pada lanjutan Divisi Utama LPIS di laga terakhir menjadi sinyal bahaya bagi tim bertabur bintang ini. Tim Elang Jawa pun harus merelakan capolista (pemuncak klasemen sementara) yang sudah dua bulan digenggamnya. Puncak klasemen diambil alih oleh Persekap.

Kekalahan yang diderita tim kebanggaan publik Sleman ini merupakan laga tandang perdana musim ini. Sebelumnya, dari lima laga yang dilakoni selalu dimainkan di kandangnya, Stadion Maguwoharjo. Mental bermain tandang dengan hasil negatif ini menjadi bahaya untuk menjaga reputasi tim yang ambisius ini.

Manajer Operasional PSS Rumadi menegaskan, tim yang berdiri sejak 1976 ini tetap berada di jalur yang benar. Saat kalah dari PSBI Blitar di laga terakhir hanya karena kurang beruntung saja. Dari segi permainan, PSS jauh lebih mendominasi, baik dari penguasaan bola maupun peluang yang diciptakan. "Kita dapat penalti, tapi tidak mampu menjadi gol. Itu salah satu ketidakburuntungan tim ini," katanya, Senin (20/5/2013).

Dia menegaskan, kekalahan dari PSBI Blitar 0-1 tersebut tidak mengganggu mental pemain. Bahkan, tim ini sudah sepakat melupakan ketidakburuntungan dan kekalahan tersebut. "Kami sudah melupakan kekalahan itu. Saatnya kita menunjukkan tim ini yang sebenarnya, yakni saat menantang tuan rumah Persekap besok (22/5/2013)," tegasnya.

Melawan Persekap menjadi langkah penting bagi PSS Sleman. Pasalnya, jika PSS mampu menang atas Persekap di Stadion Untung Suropati, maka defisit 3 poin berhasil dipangkas. Sedangkan jika kembali menelan kekalahan maka jurang raihan poin semakin melebar. Saat ini, PSS di poisi runner up dengan 15 poin, sedangkan Persekap bertengger di puncak klasemen dengan 18 poin.

Rumadi mengaku optimistis bisa memenangi laga meski harus bermain di depan suporter lawan. "Target kita tidak hanya mencuri poin, tetapi mengambil 3 poin penuh. Kami optimistis bisa melakukannya," tegasnya.

Salah satu yang membuatnya optimistis adalah materi pemain yang disiapkan melawan Persekap jauh lebih komplet dibanding saat meladeni PSBI Blitar. Dia memastikan lini belakang tidak lagi keropos setelah kapten Abda Ali dipastikan bisa dimainkan di laga big match besok.

"Materi pemain kami saat melawan Persekap nanti sudah full team, tidak seperti di Blitar kemarin. Abda Ali dipastikan bisa dimainkan," ujarnya.

Abda Ali dan Usep Munandar yang masih dalam pemulihan cedera tetap dibawa dalam tur di Jawa Timur ini. Keduanya memang disiapkan melawan Persekap karena dipastikan kondisinya suah 100% siap tempur. "Pertimbangan kami tetap membawa Abda Ali karena memang disiapkan untuk melawan Persekap, bukan melawan PSBI Blitar," kata Pelatih PSS Yusak Sutanto.

Menurut dia, hadirnya Abda Ali menjadi garansi lini belakang tim besutannya kian kokoh menghadang serangan lawan. Dia juag optimistis, hasil yang akan diraih di Pasuruan bakal berbeda dengan yang sudah dicapai di Blitar. "Menang melawan rival langsung (dalam klasemen) menjadi hal yang membanggakan. Itu yang akan kami buktikan," tegasnya.

Follow @bola_okezone untuk mendapatkan info seputar sepakbola

(Aditya Putra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya