PARIS – Bagaimana masa depan David Beckham usai menyatakan pensiun? Pertanyaan itu membangkitkan beberapa tokoh terdekatnya untuk saling buka suara dan memberi prediksi. Opsi profesi pelatih jadi topik utama di mana terdapat pro dan kontra terhadap opsi klasik itu.
Ya, opsi klasik di mana biasanya seorang mantan pesepakbola yang masih punya cinta besar terhadap permainan olah bola itu – termasuk Beckham. Pelatih terakhirnya di Paris Saint-Germain, Carlo Ancelotti, memberi dukungan dan mengaku takkan kaget jika musim depan, Beckham akan langsung menangani sebuah klub.
“Hari ini (kemarin.red), dia merampungkan kariernya sebagai pemain tua. Besok atau lusa, mungkin saya akan melihatnya sebagai pelatih muda,” tutur Ancelotti, sebagaimana disitat ITVSport, Senin (20/5/2013).
“Saya bangga menjadi pelatih dari pemain hebat dan profesional yang memberi kesan indah terhadap sepakbola seperti dirinya. Saya pun menaruh hormat besar kepadanya,” sambung pelatih berpaspor Italia itu.
Namun legenda Inggris, Kevin Keegan, mengungkapkan jika pria flamboyan berusia 38 tahun itu takkan akan mengambil keputusan untuk menduduki kursi kepelatihan. Keegan melihat Beckham lebih cocok mengambil jabatan duta bagi klub yang telah membesarkan namanya – Manchester United.
“Saya tak melihat kesan ketertarikan melatih sebagai masa depan yang akan dijalaninya. Tapi Anda takkan pernah tahu masa depan. Ketika Anda punya karier seperti David Beckham, dia akan memiliki banyak tawaran di waktu yang sama dan harus memilih keputusan yang tepat,” timpal Keegan.
“Namun saya rasa dia tak ingin menjadi pelatih. Jika anda berbicara tentang peran seperti Bobby Charlton di Manchester United, ya, mungkin dia akan mengambil peran seperti itu,” tambah mantan pelatih berusia 52 tahun itu.
Terakhir, mantan rekan Beckham semasa di Manchester United – Ole Gunnar Solskjær, punya asumsi yang hampir serupa dengan Keegan di atas. Solskjær juga punya mantan rekan lainnya yang sudah mengambil jalan sebagai juru strategi seperti Gary Neville. Tapi Solskjær tak yakin jika Beckham bakal mengambil jalan yang sama.
“Gary dan Becks (panggilan Beckham) punya dua kepribadian yang berbeda. Saya yakin Gary menikmati pekerjaannya sekarang tapi saya tak yakin jika Becks akan mengikutinya sebagai pelatih. Saya hanya bisa membayangkan Becks mengambil jalan lain untuk masa depannya,” tutup Solskjær.
(Randy Wirayudha)