Rencana Ganti Kandang Hingga Utang Lapangan

Kukuh Setiawan, Jurnalis
Minggu 19 Mei 2013 06:27 WIB
Share :

MALANG—Krisis finansial sejak munculnya aturan pelarangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sangat membekas di sejumlah klub Indonesian Premier League (IPL). Krisis ibarat sudah menjadi sahabat setia yang telah berlangsung dalam dua musim terakhir.

Pergantian musim serta upaya efisiensi yang dilakukan sejumlah klub belum menjamin situasi membaik. Hingga detik ini, sejumlah klub IPL Jawa Timur masih merasakan himpitan hebat karena kantong kempes alias tak ada duit. Tidak seimbangnya neraca pengeluaran dan pemasukan membuat klub bergelimang hutang.

Kabar terkini, Persema Malang malah sudah menjajaki opsi meninggalkan Stadion Gajayana karena pertimbangan keuangan. Dengan asalan sewa stadion yang kelewat berat untuk ditanggung, klub berjuluk Bledeg Biru tengah merencanakan pindah ke Stadion Brantas, Kota Batu.

Jika benar rencana itu terealisasi, maka akan menjadi kemunduran besar bagi klub yang dulunya dikelola Pemerintah Kota Malang. Stadion Gajayana selama ini identik sebagai stadion milik Persema karena sudah ditempati sejak 1953. Selama itu pula Persema tidak pernah berganti ke stadion lain.

Perpindahan stadion dipercaya bakal meringankan beban keuangan Persema yang sejak awal musim telah melakukan efisiensi. Di stadion berkapasitas 35.000 penonton itu, Bledeg Biru dikenakan sewa sekira Rp22 juta per pertandingan. Sedangkan Stadion Brantas jauh lebih murah dan tidak sampai sebagian dari nominal itu.

“Manajemen sedang mempertimbangkan itu (pindah ke Stadion Brantas). Sewa Stadion Gajayana terlalu memberatkan keuangan kami dan ini sebagai salah satu langkah efisiensi. Saya rasa tidak ada dampak buruknya jika pindah home base ke Kota Batu,” ungkap Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persema Dito Arif.

Persema juga tidak perlu mempertimbangkan aspek supporter atau penonton. Sebab selama di Gajayana sendiri jumlah penonton sangat sedikit. Sehingga kalau pun berpindah ke Stadion Brantas, tidak risau urusan kapasitas stadion karena masih cukup menampung.

Musim ini Persema sudah melakukan sejumlah langkah efisiensi dengan memecat pelatih Slave Radovski, tidak memakai pemain asing, serta mengontrak pemain muda yang berharga murah. Namun ternyata itu belum cukup, sehingga manajemen berpikir mengurangi beban finansial dari sewa stadion.

Kondisi nyaris sama dialami Persibo Bojonegoro. Klub yang sedang diinvestigasi Komisi Disiplin (Komdis) PSSI karena dugaan match fixing di AFC Cup ini juga terbelit hutang. Walau sudah mulai mampu membayar kontrak pemain, diketahui Persibo masih nunggak sewa lapangan Reso Truno Pacul.

Lapangan tersebut selama ini menjadi lokasi latihan rutin tim Laskar Angling Dharma. Besarnya tunggakan Persibo hingga sekarang mencapai hampir Rp10 juta. Itu belum termasuk hutang di sektor lain, di antaranya sewa mess pemain, penginapan dan mobil pelatih, serta perlengkapan tim.

“Benar, pihak pengelola lapangan (Reso Truno Pacul) sudah melakukan penagihan tapi kami belum bisa membayarnya. Sewa lapangfan Reso Truno Rp100 per jam. Persibo selalu memakai lapangan itu untuk lokasi latihan rutin di luar pertandingan atau ujicoba,” jelas Nur Yahya, Manajer Persibo Bojonegoro. Sayang dirinya tidak merinci berapa total tunggakan hutang klub.

Bukan itu saja, Persibo yang tidak mau rugi, memberlakukan gaji bulanan untuk pemainnya. Itu sebagai langkah antisipasi seandainya kompetisi IPL terhenti di tengah jalan. “Secara teknis memang pemain tandatangan kontrak. Tapi mereka tetap dengan sistem gaji bulanan. Jadi kalau kompetisi terhenti, klub tidak rugi.” terangnya.

Pemikiran itu berlatar semakin tidak jelasnya kompetisi yang dioperatori Pt Liga prima Indonesia Sportindo (LPIS) Menjalani musim terakhir sebelum bubar pada 2014, IPL terkesan tidak serius dan asal jalan. Bahkan sudah menjadi hal lumrah sebuah tim kalah atau menang dengan cara walk over (WO).

(Muhammad Indra Nugraha)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya