LONDON - Chelsea mengamankan peringkat tiga pada klasemen akhir Premier League, usai membungkam Everton pada pertandingan penutup musim ini. Striker Fernando Torres menjadi penentu kemenangan, setelah golnya pada menit 76 memastikan kemenangan The Blues 2-1 atas The Toffees.
Pada pertandingan yang dihelat di Stamford Bridge, Minggu (19/5/2013) malam WIB tersebut, Everton sebenarnya mampu meladeni permainan The Blues, terutama pada babak pertama. Namun, pada interval kedua, Chelsea kian beringas, sementara Everton tak mampu menciptakan gol tambahan, hingga akhirnya harus pulang tanpa mendulang poin.
Dengan hasil tersebut, Chelsea mengumpulkan poin 75 atau terpaut tiga poin dari Manchester City -yang pada laga lain takluk dari Norwich City, di peringkat dua. The Blues juga terbebas dari kejaran Arsenal, yang di saat bersamaan menang 1-0 atas tuan rumah Newcastle United. Hasil ini membuat Chelsea lolos otomatis ke Liga Champions musim depan. Sementara Everton tetap berada di peringkat enam dengan 63 poin.
Jalannya pertandingan
Babak I
Tampil di hadapan puluhan ribu pendukungnya, Chelsea langsung melakukan inisiatif serangan. Hasilnya, pada menit kedelapan, The Blues langsung memimpin lewat gol yang dicetak Juan Mata. Berawal dari buruknya antisipasi Tim Howard terhadap tendangan Demba Ba, bola langsung disambar oleh Mata. Chelsea pun memimpin 1-0.
Tujuh menit berselang, tepatnya pada menit ke-15, Everton mampu menyamakan kedudukan. Pelakunya adalah Steven Naismith yang berlari tanpa bola ke daerah pertahanan Chelsea, sebelum mendapat sodoran bola nikmat dari Victor Anichebe. Naismith pun kemudian menaklukkan Petr Cech dengan sepakannya dan membuat kedudukan 1-1.
Setelah gol tersebut, Everton di atas angin. Pada menit 17, mereka nyaris berbalik unggul, saat tembakan Darron Gibson masih membentur tiang gawang. Bola sebenarnya mengenai kepala Cech, namun beruntung bagi Chelsea, karena bola memantul keluar, bukan ke dalam gawang. Mereka aman dari kebobolan dan kedudukan pun masih tetap sama kuat.
Berikutnya, terus dilancarkan oleh kedua tim dan serangan-serangan. Berkali-kali Torres, Mata, dan Lampard menyerbu pertahanan Everton, sebaliknya, Kevin Mirallas dan Steven Pienaar pun kerap menebar ancaman ke gawang Cech. Namun, hingga paruh pertama berakhir, tak ada perubahan di papan skor di mana kedudukan tetap imbang 1-1.
Babak II
Memasuki paruh kedua, Chelsea, yang mengincar kemenangan demi mengamankan posisi tiga, terus melakukan serangan demi serangan ke daerah pertahanan The Toffees. Pada menit 51, The Blues mendapat peluang melalui Ba, yang berlari kencang menuju pertahanan Everton, namun Distin melakukan blok dengan gemilang dan membuat gawang tetap aman.
Dua menit berselang, The Blues kembali mendapat peluang, kali ini melalui pahlawan mereka pada final Europa League lalu, Branislav Ivanovic, yang melepaskan tembakan jarak jauh. Namun, bola hasil sepakan pemain asal Serbia berusia 29 tahun tersebut masih melambung di atas mistar gawang Howard, dan membuat kedudukan tetap bertahan.
Stamford Bridge pun akhirnya bergemuruh pada menit 76. Diawali umpan lambung yang dilepaskan Oscar ke dalam kotak penalti Everton, Victor Moses menyambutnya dengan sundulan, dan membuat bola menghampiri Torres. Tanpa ampun, striker berjuluk El Nino itu melakukan tembakan keras ke sudut sempit, dan gol! Kedudukan pun berubah menjadi 2-1.
Pada menit 81, Everton nyaris menyamakan kedudukan lewat Nikica Jelavic, namun bola masih mampu dimentahkan Cech, begitupun pada menit 86, saat sundulannya diantisipasi dengan brilian oleh kiper asal Republik Cek tersebut. Dan, hingga wasit meniup peluit tanda pertandingan berakhir, kedudukan tetap 2-1 untuk keunggulan The Blues.
Susunan pemain:
CHELSEA: Cech, Ivanovic, Cahill, Luiz, Cole; Ake, Lampard, Torres, Mata (Azpilicueta 83’), Oscar (Ferreira 89’); Ba (Moses 66’)
EVERTON: Howard, Coleman, Baines, Jagielka, Distin, Gibson, Fellaini, Pienaar, Mirallas, Naismith (Jelavic 66’), Anichebe (Heitinga 67’)
Follow @bola_okezone untuk update seputar sepakbola
(Aditya Putra)