Persela Pecundangi Persita di Kuningan

Kukuh Setiawan, Jurnalis
Sabtu 18 Mei 2013 18:28 WIB
Share :

KUNINGAN - Persela Lamongan membuktikan sesumbarnya bangkit dari kekalahan di Bandung pekan lalu. Datang ke Stadion Masud Wisnusaputra, Kuningan, Jawa Barat, Persela Lamongan bermain impresif dan memecundangi tuan rumah Persita Tangerang dengan tiga gol tanpa balas.
 
Gol dari Gustavo Lopez (menit 22), Samsul Arif (42) dan Zaenal Arifi (70) membawa Laskar Joko Tingkir memenangi laga tandang untuk kedua kalinya musim ini. Persela sore itu memang pantas memetik kemenangan jika melihat apa yang mereka pertontonkan sepanjang 90 nenit di lapangan.
 
Tampil tenang dan fokus, sekaligus tidak terpengaruh kondisi lapangan yang becek karena diguyur hujan. Paling tidak Persela menunjukkan mereka adalah tim yang lebih berpengalaman main di lapangan tak bersahabat karena lapangan di Lamongan malah lebih buruk dari itu saat diguyur hujan deras.
 
Dibanding babak pertama, Persela sebenarnya sempat menurun di babak kedua dan dibombardir Christian Carassco dkk. Namun permainan brilian kiper Khoirul Huda membuat gawang tim biru laut tetap perawan. Dia layak menyandang man of the match di pertandingan itu.
 
Momen krusial bagi Huda adalah ketika mementahkan tendangan pinalti Christian Carassco di awal babak kedua. Bukan itu saja, setidaknya empat peluang bersih Persita juga mentah di tangan kiper asli didikan Persela Lamongan itu. Konsentrasi dan antisipasi yang memesona dari Khoirul Huda.
 
Paling menggembirakan bagi Pelatih Caretaker Persela Didik Ludiyanto adalah timnya bisa mencatat clean sheet alias tak kebobolan. Persela sebelumnya selalu kemasukan dalam sembilan pertandingan. Didik membuat perubahan di laga itu dengan memasukkan Djayusman Triasdi mengganti Han Sang Min.
 
Permainan Djayusman sebenarnya tidak bergitu bagus, mengingat dia nyaris membuat petaka dengan melakukan pelanggaran kepada Christian Carassco yang berbuah pinalti untuk Persita. Tapi secara umum penampilan lini belakang Persela sekaligus kiper pantas mendapat kredit tersendiri.
 
Sedangkan Persita, kekalahan ini membuat problem serius dan bakal semakin sulit merangkak ke zona aman. Penampilan tim asuhan Giman Nurjaman sangat buruk di segala lini, terutama pertahanan yang membiarkan adanya lubang besar dan berhasil dioptimalkan anak-anak Lamongan dengan sangat sederhana.
 
"Ini hasil yang luar biasa bagi Persela. Pemain berkomitmen untuk bangkit dan mereka telah membuktikan di pertandingan ini. Terima kasih untuk permain yang telah melakukan kerja bagus. Ini benar-benar hasil yang kami butuhkan," tegas Pelatih Caretaker Persela Didik Ludiyanto tak bisa menutupi kegembiraannya.
 
Dia mengakui tampil dalam situasi lapangan becek sangat tidak mudah. Beruntung timnya bisa membelah jala Persita dua kali di babak pertama dan itu sangat menentukan hasil pertandingan. "Kami lebih tenang ketika berhasil mencetak dua gol. Beruntung konsentrasi pemain tidak turun ketika Persita bermaksud bangkit di babak kedua," tambah Didik.

(Hendra Mujiraharja)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya